Revitalisasi Trotoar, Pemprov DKI Diminta Pikirkan Hak Warga Pejalan kaki melintas di trotoar yang dihias dengan patung bergaya modern di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Koalisi Pejalan Kaki mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membenahi ibu kota, salah satunya melakukan revitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan yang nantinya ramah bagi pejalan kaki.

Namun, Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus menyayangkan Pemprov DKI bila melakukan pembenahan pendestrian di Jakarta tak memikirkan pengganti fasilitas sementara untuk dilalui masyarakat.

Trotorar
Pejalan kaki melintasi pedestrian di area perkantoran di Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (23/5/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir

"Kami berpesan pada saat pembangunan trotoar yang dilakukan oleh Pemprov yang paling nakal itu kontraktornya jarang menyediakan namanya fasilitas sementara," kata Alfred saat dikonfirmasi, Senin (8/4).

Alfred pun mengatakan pihaknya tak ingin pendestrian di Kemang seperti pembangunan proyek kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta lantaran jarang sekali menyediakan fasilitas sementara.

Ia pun mengaku sering kritik kontraktor proyek Ratangga MRT yang tak memikirkan hak masyarakat dalam pembangunan moda transportasi berbasis rel itu.

"Nah itu waktu pembangunan MRT itu paling banyak Kita kritisi," tuturnya.

Dengan begitu, Afred mengharapkan ketegasan dari pihak Pemprov DKI terhadap para kontraktor yang tak menyediakan fasilitas sementara untuk pejalan kaki.

Apalagi, pihak kontraktor seharusnya bisa bersikap lebih profesional dengan mengedepankan faktor keamanan bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Pejalan kaki melintas di trotoar yang dihias dengan patung bergaya modern di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Foto: ANTARA

"Jadi setiap yang kita apresiasi, juga harus dibarengi dengan pekerjaan yang sesuai dengan SOP. Tadi kalau memang kontraktornya masih nggak mau seperti itu ya ganti. Karena gini, kan sudah dikasih sesuai dengan harga profesional, untuk apa lagi nggak menjalankan prosedur itu," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH