Revisi UU ITE, Menko Polhukam Gandeng Kemenkominfo Menko Polhukam Mahfud MD. (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membentuk dua tim untuk menjalankan instruksi Presiden Jokowi melakukan revisi UU No. 11 Tahun 2018 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Sekarang ini Kemenko Polhukam telah membentuk dua tim. Tim pertama yang bertugas membentuk interpretasi yang lebih teknis dan membuat kriteria implementasi dari pasal yang dianggap pasal karet," kata Mahfud di Jakarta, Jumat (19/2).

Baca Juga

Pemerintah dan DPR Didesak Masukkan Revisi UU ITE ke Prolegnas Prioritas 2021

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyebutkan Kemenko Polhukam yang mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah UU ITE yang mengandung muatan satu pembuatan kriteria implementatif agar tidak terjadi pasal karet.

Tim pertama itu, kata dia, akan dilakukan oleh Kemenkominfo di bawah pimpinan Johnny G Plate bersama tim-nya, tetapi tetap di bawah Kemenko Polhukam.

"Tim yang kedua adalah tim rencana revisi UU ITE. Karena ada gugatan UU ini, karena mengandung pasal karet, diskriminatif dan membahayakan demokrasi," tutur Mahfud dikutip Antara

Tangkapan layar - Menko Polhukam Mahfud MD saat menyampaikan pernyataan resmi melalui akun YouTube Kemenko Polhukam RI, Jakarta, Selasa (2/2/2021). ANTARA/Syaiful Hakim/am.
Tangkapan layar - Menko Polhukam Mahfud MD saat menyampaikan pernyataan resmi melalui akun YouTube Kemenko Polhukam RI, Jakarta, Selasa (2/2/2021). ANTARA/Syaiful Hakim/am.

Pihaknya juga akan mendiskusikan dan mengundang pakar, PWI, LSM untuk mengetahui mana saja yang dianggap pasal karet dan diskriminatif secara terbuka. "Kita juga akan mendengar DPR, karena ada anggota DPR yang tidak setuju UU ITE ini direvisi. Selanjutnya dua tim ini akan bekerja pada hari Senin 22 Februari 2021," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Di Tengah Pandemi, UU ITE Bikin Tambah Kesusahan Masyarakat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SAR Evakuasi 26 Korban Tertimbun Longsor Nganjuk, 10 Masih Hilang
Indonesia
SAR Evakuasi 26 Korban Tertimbun Longsor Nganjuk, 10 Masih Hilang

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya telah mengevakuasi 26 korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Internet Massal karena Di-hack
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Internet Massal karena Di-hack

Beberapa waktu lalu, pengguna internet di Indonesia banyak mengeluhkan masalah terkait lambatnya jaringan sampai hilangnya sinyal.

Waketum Persis Tegaskan Minuman Keras Induk Segala Kejahatan
Indonesia
Waketum Persis Tegaskan Minuman Keras Induk Segala Kejahatan

"Sebagai bangsa dan masyarakat religius, kita harus berpedoman kepada norma dasar agama yang menyatakan bahwa al khamru, ummul khabaaits, minuman keras adalah induk segala kejahatan," kata Ustaz Jeje

Tertutup Soal Hasil COVID-19, Rizieq Dinilai Korbankan Umat
Indonesia
Tertutup Soal Hasil COVID-19, Rizieq Dinilai Korbankan Umat

Sikap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang tertutup soal riwayat kesehatannya menuai kritikan.

DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024
Indonesia
DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024

Potensi kerumitan dalam pilkada serentak sangat tinggi. Tidak hanya membebani pemerintah dan penyelenggara pemilu nantinya, partai politik dan masyarakat juga bisa ikut bingung.

13 Gereja di Solo Laksanakan Ibadah Misa Secara Tatap Muka
Indonesia
13 Gereja di Solo Laksanakan Ibadah Misa Secara Tatap Muka

Sebanyak 13 gereja di Solo akan melaksanakan ibadah misa Natal secara tatap muka, Kamis dan Jumat.

Ketua DPRD DKI Usul Pemerintah Tutup SPBU di Jalur Mudik
Indonesia
Ketua DPRD DKI Usul Pemerintah Tutup SPBU di Jalur Mudik

Pemerintah tegas melarang masyarakat untuk mudik pada Idulfitri 2021 guna mengantisipasi penyebaran kasus COVID-19 semakin meluas.

Trump Klaim Raih Banyak Kemenangan
Dunia
Trump Klaim Raih Banyak Kemenangan

Kemenangan atas Pennsylvania, Michigan, Georgia dan Nort Corolina, bisa mengukuhkan kembali Trump di Gedung Putih.

Marak Begal Sepeda, Sudin Jakbar Hanya Bisa Imbau Lewat Medsos
Indonesia
Marak Begal Sepeda, Sudin Jakbar Hanya Bisa Imbau Lewat Medsos

Jambret itu memang mobilenya tinggi tuh

KPK Tindaklanjuti Munculnya Nama Azis dan Fahri di Sidang Suap Benur
Indonesia
KPK Tindaklanjuti Munculnya Nama Azis dan Fahri di Sidang Suap Benur

Safri membalas pesan tersebut dengan menyatakan kesiapannya