Merawat Ingat
'Reuni' Pematung dan Pemesan Tugu Pancoran Patung perunggu setinggi 11 meter dengan tiang penyangga 27 meter yang berada di Pancoran. (123RF/ximagination)

TEPAT enam tahun, Edhi Sunarso bersua kembali dengan Proklamator Republik Indonesia Sukarno di suargaloka, yang memercayakannya proyek pembangunan Tugu Pancoran sejak 1964. Maestro yang juga membuat patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia dan Pembebasan Irian Barat Lapangan Banteng itu menutup mata di ICU Jogja Internasional Hospital, Senin, 4 Januari 2016, pukul 22.53 WIB, akibat sesak nafas, di usia 83 tahun.

Baca Juga:

Disangka Pasukan Udara Inggris, Arek Suroboyo Malah Menembaki Pesawat Sukarno

edhi sunarso
Edhi Sunarso semasa hidup, sosok maestro pematung kepercayaan Presiden Pertama RI Sukarno. (Flickr/Sandy Pirouzi)

Patung Dirgantara, nama asli Tugu Pancoran yang menggambarkan sosok Gatotkaca, jadi proyek fenomenal nasional terakhir Sukarno kepada peraih juara dua dari 117 negara peserta, lomba seni patung internasional London 1953 itu. Total biaya patung berkisar Rp 12 juta (kurs Rp 250 per USD pada 1964), dengan uang muka dari Pemerintah Rp 5 juta, Sukarno pribadi Rp 1 juta, dan sisanya jadi utang negara. Namun, proyek mangkrak sejak gempa politik 1965 hingga akhirnya Bung Karno menanyakan nasibnya pada 1970. Terjerat utang menutupi biaya awal, Edhi baru bisa melanjutkan proyek setelah menerima Rp 1.750.000 hasil penjualan mobil Bung Karno. Sempat dua kali datang mengecek hingga memicu kerumunan di kawasan Pancoran, Bung Besar terakhir berpesan akan datang lagi pekan depan.

Baca Juga:

Mengurai Sejarah Situ Pancoran Mas

patung pancoran
Monumen Patung Dirgantara dilihat dari Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Benar saja, sepekan berlalu Minggu pagi 21 Juni 1970, ketika Edhi berada di puncak patung, betul Sukarno datang lagi melintas di bawah, tetapi sudah terbujur kaku dalam mobil jenazah dari Wisma Yaso menuju Halim Perdanakusuma untuk diterbangkan ke Blitar. Turun dengan air mata berlinang, Edhi langsung menyusul rombongan ikut mengantar jasad diturunkan ke liang lahat. Beberapa pekan setelah pemakaman, Edhi memenuhi janjinya menyelesaikan pembangunan patung setinggi 11 meter dengan tiang penyangga 27 meter itu. Sayangnya, ikon nasional yang berdiri puluhan tahun itu tak pernah diresmikan oleh negara, hingga era Pemerintahan Presiden Joko Widodo sekalipun. Patung Gatotkaca itu hanya bisa menjadi saksi bisu reuni dua tokoh bangsa di atas angkasa sana. (Aru)

Baca Juga:

Catatan Penyakit Sukarno Sebelum Wafat

Munir 'Pergi' dalam Pesawat Garuda GA-974
Fun
Bioskop Kembali Dibuka Untuk Umum Setelah PPKM
Fun
Lebih Dekat dengan Maknae BTS, Jung-kook
ShowBiz
Munir 'Pergi' dalam Pesawat Garuda GA-974
Fun
Bioskop Kembali Dibuka Untuk Umum Setelah PPKM
Fun
Lebih Dekat dengan Maknae BTS, Jung-kook
ShowBiz
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berbeda dengan Pasta, Inilah Egg Noodles
Kuliner
Berbeda dengan Pasta, Inilah Egg Noodles

Beberapa berpendapat bahwa jenis tepung yang digunakan menjadi faktor pembeda yang kedua.

Perobekan Bendera di Gedung DENIS Bandung
Travel
Perobekan Bendera di Gedung DENIS Bandung

Bendera Belanda berkibar hingga Oktober membuat marah warga Indonesia.

Lingkar Barda "Si Buta" Mandrawata Sebelum Jadi Pengelana
Indonesiaku
Lingkar Barda "Si Buta" Mandrawata Sebelum Jadi Pengelana

Seluruh anggota perguruan Elang Putih meski tidak sedarah telah menjadi keluarga bagi Barda

Marosok, Jual Beli Hewan Ternak dengan Jabat Tangan
Tradisi
Marosok, Jual Beli Hewan Ternak dengan Jabat Tangan

Tradisi ini masih dipertahankan hingga sekarang karena diyakini mampu mengurangi persaingan harga antarpenjual.

Wisatawan ke Malioboro Dibatasi Waktunya Maksimal 2 Jam
Travel
Wisatawan ke Malioboro Dibatasi Waktunya Maksimal 2 Jam

Wisatawan diberi waktu maksimal dua jam untuk jalan-jalan dan berbelanja di kawasan legendaris ini.

Petik Laut Wujud Rasa Syukur Hasil Laut Melimpah
Tradisi
Petik Laut Wujud Rasa Syukur Hasil Laut Melimpah

tradisi penghormatan terhadap sumber daya laut.

WTD 2022 untuk Bangkitkan Pariwisata Pascapandemi
Travel
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Raja Rakyat
Tradisi
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Raja Rakyat

Meskipun dirinya berpendidikan barat, namun tetap sebagai orang Jawa.

Manghutti Tandok Tradisi yang Dilakukan Perempuan Batak
Tradisi
Manghutti Tandok Tradisi yang Dilakukan Perempuan Batak

Tandok sendiri merepresentasikan kehidupan agraris suku Batak.

Melestarikan Warisan Budaya Lewat Metaverse
Tradisi
Melestarikan Warisan Budaya Lewat Metaverse

Mengenal warisan budaya Indonesia lewat metaverse.