Reuni 212 Bawa Berkah Buat PKL dan Juru Parkir Liar Massa Reuni 212 asyik makan di pinggir jalan. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Momentum Reuni alumni 212 di seputaran Jakarta Pusat rupanya menjadi ladang bisnis bagi sebagian orang. Pasalnya, beberapa ruas jalan seperti Medan Merdeka hingga Tugu Tani dimanfaatkan para pedang kaki lima dan juru parkir liar.

Mereka menyulap jalanan itu menjadi lahan parkir dan lapak dagangan. Akibatnya, para pengguna jalan kaki termasuk massa reuni alumni 212 mengaku merasa terganggu dengan adanya parkir motor yang tidak menyisakannya untuk jalan.

Baca Juga

Reuni 212 Jadi Ajang Melawan Ketidakadilan dan Dukungan untuk Habib Rizieq

Begitu juga, lapak dagangan mulai dari penjual kaos, kopiah, kalender hingga ketoprak turut merebut hak pejalan kaki.

"Lumayan untung gede. Bisa Rp 1 jutaan," kata Soleh, salah satu pedagang kopiah asal Depok.

Parkir liar
Parkir liar di kawasan Medan Merdeka Barat saat acara Reuni 212. Foto: MP/Kanu

Sementara, Malik (32), seorang juru parkir liar mengaku sudah datang ke kawasan itu sejak Minggu (1/12) malam.

"Ya saya tau ada acara ini makanya datang kesini untuk markirin. Kalau saya jaga 30 motor ya bisa untung Rp 200 ribuan," kata Malik.

"Beda sama di Senen. Di sana paling hanya dapat Rp.70 ribu per hari," tambah Malik.

Warga Senen ini biasa 'markir' di kawasan Pasar Senen. Namun, karena ada hajatan Reuni 212, ia memilih untuk 'buka usaha' di seputaran Kebon Sirih untuk menjadi juru parkir.

"Saya sih hari ini aja. Nanti siang udah balik ke Senen," kata dia.

Baca Juga

Mantan Peserta Aksi 212 Kesal Dicatut untuk Kepentingan PA 212

Adapun suasana lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Medan Merdeka Selatan terpantau ramai lancar. Pihak kepolisian tidak menerapkan penutupan di dua jalur tersebut.

Beberapa tenda didirikan panitia Reuni 212 di kawasan Monas dan sekitarnya hingga ke Jalan Medan Merdeka dan Jalan Agus Salim. Tenda-tenda itu digunakan untuk menyimpan logistik, media center, dan juga tenda VIP bagi tamu Reuni 212, serta keperluan lainnya.

Parkir liar
Parkir liar di kawasan Medan Merdeka Barat saat acara Reuni 212. Foto: MP/Kanu

Sejumlah panitia dan relawan terlihat sibuk membagikan makanan dan minuman secara gratis kepada peserta Reuni 212. Menu makanan yang dibagikan bervariasi, mulai dari lontong sayur, nasi kebuli, bubur ayam, roti dan menu lainnya. Minuman seperti kopi, teh dan air mineral juga dibagikan para relawan Reuni 212.

Baca Juga

Bertepatan Hari Kerja Polisi Minta Massa Peserta Reuni 212 Tertib

Tak hanya kepada peserta reuni, makanan dan minuman itu juga dibagikan panitia kepada para pengendara yang melintas di kawasan Monas.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan Reuni 212 masih berlangsung dengan mendengarkan sambutan dari para tokoh yang hadir di kegiatan tersebut. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH