Retensi Semen Baik untuk Kesehatan? Tidak ada bukti pasti menahan ejakulasi bermanfaat untuk kesehatan (Foto: Unsplash/Charles Deluvio)

BERAPA hari kamu bisa tahan tidak ejakulasi? 1-3 hari mungkin masih sanggup. Tapi agaknya sulit ya untuk tidak ejakulasi berhari-hari, apalagi setahun. Terutama bagi kamu yang sudah menikah. Saat pintu kamar tertutup permainan pasti dimulai.

Namun, kalau kamu bisa menahan tidak ejakulasi berhari-hari, mungkin ada manfaat kamu dapat untuk tubuh. Menahan tidak ejakulasi disebut juga retensi semen. Lalu apa manfaat retensi semen?

Baca juga:

Bisakah Pria Orgasme Tanpa Ejakulasi?

Penulis artikel Men's Health, Zachary Zane, mencoba mengungkapkan anggapan retensi air mani memiliki manfaat untuk tubuh. Zane mencoba mengulik pengalaman beberapa pria yang pernah melakukan retensi air mani. Pria-pria ini membagikan pengalamannya di thread reddit.

Pada sebuah thread reddit seorang pria mengaku tidak berejakulasi selama tiga tahun. Apa hasil yang ia dapat? Kata pria ini retensi semen yang ia lakukan menghilangkan segala masalah kesehatan pada tubuhnya. Antara lain seperti keluhan pencernaan, kembung, depresi, emosi, hingga kelelahan intens. Pria ini juga merasa lebih produktif.

Zane pun pernah mencoba retensi air mani pada dirinya sendiri. Ia sanggup tidak berejakulasi selama 30 hari. Selama percobaannya itu ia tidak merasakan manfaat kesehatan. Justru tidak ejakulasi membuatnya lelah.

Retensi air mani membuat kualitas sperma baik untuk kehamilan (Foto: Pexels/Pixabay)

Kemudian Zane berasumsi retensi air mani membuatnya lelah lantaran ia jarang mengantuk. Ejakulasi melepaskan prilaktin, hormon yang membuat pria mengantuk. Retensi air mani membuat Zane sering terjaga, dan pada akhirnya sering lelah dalam beraktivitas.

Selain itu, Zane sama sekali tidak merasakan manfaat kesehatan mental pada dirinya. Justru selama 30 hari menahan ejakulasi, ia malah sering mengalami ereksi. Kemungkinannya karena Mr.P lebih sensitif ketika tidak mengeluarkan semen dalam waktu lama.

Tapi secara ilmiah tidak ejakulasi berhari-hari kemungkinannya bermanfaat untuk kehamilan perempuan. Ada beberapa penelitian menunjukkan retensi semen membantu mobilitas sperma berenang hingga ke tuba falopi untuk pembuahan.

"Jika Anda mencoba untuk hamil, pasti ada manfaat retensi air mani yang menyebabkan hubungan seksual," kata Christopher Carrubba, MD, dokter yang berbasis di Jacksonville, Florida.

Baca juga:

Jangan Pernah Menahan Ejakulasi, Ini Akibatnya!

Di lain sisi, klaim Carruba bertolak belakang dengan Sandip Prasad, MD, ahli onkologi urologi di Garden State Urology. Menurut Prasad, tidak ejakulasi selama satu hari memang akan memberikan kehamilan terbaik untuk perempuan. Tapi kualitas sperma turun begitu saja setelahnya.

Perkataan Prasad dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan terhadap 800 pria di klinik IVF. Penelitian tersebut menemukan pantang ejakulasi lebih dari empat hari memiliki efek merugikan.

Retensi semen tidak terlalu terbukti bermanfaat untuk kesehatan mental (Foto: Pexels/Vlad Chetan)

Meski banyak asumsi, Carruba tetap mengatakan perlu ada penelitian lebih lanjut lagi tentang manfaat retensi air mani. "Dengan demikian, setiap manfaat yang dilaporkan adalah murni anekdot dan juga bisa menjadi hasil dari efek plasebo," tuturnya.

Intinya tidak ada penelitian mendukung, tapi tidak berarti ada penelitian menentang temuan yang ada. Pasti memang belum ada penelitian menemukan retensi air mani bermanfaat untuk kesehatan mental, seperti menghilangkan stres atau depresi.

Carubba tapi menyebutkan ada penelitian melaporkan kadar testosteron akan mencapai puncaknya setelah enam hingga tujuh hari tidak ejakulasi. "Jika retensi air mani meningkatkan kadar testosteron, maka ada kemungkinan hal itu dapat meningkatkan tingkat energi dan suasana hati," ujarnya.

Namun, ia juga mencatat penelitian yang menunjukkan peningkatan testosteron sangat kecil. Butuh penelitian yang lebih besar untuk benar-benar mengonfirmasi validitas temuan ini.

Prasad mengatakan hal serupa. Ia mencatat ada dua penelitian kecil untuk membuktikan manfaat retensi air mani untuk kesehatan mental. Sayangnya penelitian itu hanya memiliki responden kurang dari 50 orang, sehingga tidak pasti juga hasilnya.

"Penelitian itu menunjukkan peningkatan kadar testosteron setelah 1-3 minggu tidak ejakulasi," tukasnya. (ikh)

Baca juga:

Baru Sebentar Tiba-Tiba Kamu Mau Klimaks Duluan, Apa yang Harus Dilakukan?

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH