Respons Sandiaga Wisatawan di Malioboro Bayar Parkir Rp 350 Ribu Sejumlah PKLĀ di kawasan Malioboro Yogyakarta. (Foto: MP/Patricia Vicka)

Merahputih.com - Pariwisata di Yogyakarta tercoreng akibat aksi getok harga tarif parkir bus. Dalam video yang viral di media sosial, seorang wisatawan yang makan pecel lele mengaku diminta bayar parkir sampai Rp 350 ribu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun langsung berkomentar soal adanya kejadian tak mengenakan ini.

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro

"TINDAK TEGAS dan jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini!," kata Sandiaga dalam unggahan Instagram terbarunya, Kamis (20/1).

Sandi mengaku tengah beupaya agar usaha yang ada di dalam lingkup pariwisata dapat bangkit kembali seperti semula.

"Jangan sampai dirusak oleh oknum yang secara sengaja hanya ingin mendapat keuntungan pribadi, dan justru mencoreng pariwisata di Yogyakarta," terang Sandiaga.

Sekedar informasi, keluhan viral wisatawan tentang tarif parkir bus di Malioboro, Yogyakarta sebesar Rp 350 ribu untuk 2 jam ini memang viral di medsos.

Baca Juga:

Bulan Depan, Kemen PUPR Bakal Mulai Kerjakan Proyek Malioboro Solo

Keluhan itu disampaikan oleh akun Kasri StöñèDåkøñ dalam sebuah grup Facebook.

"Kami hanya wisata lokal. Tidak bermaksud jelek. Cuma kami mau tanya apakah wajar parkir di wilayah sekitar Malioboro tepatnya di belakang Hotel Premium Zuri. Kalau enggak salah. Sebesar itu. Yaitu 350.000 rb," tulis akun tersebut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buwas Tegaskan Pramuka Terus Bertekad dan Berbakti Tanpa Pamrih
Indonesia
Buwas Tegaskan Pramuka Terus Bertekad dan Berbakti Tanpa Pamrih

Peringatan Hari Pramuka Tahun 2021 mengangkat tema "Pramuka Berbakti Tanpa Henti Dalam Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru Dengan Kedisiplinan dan Kepedulian Nasional"

Penempatan Novel Cs di Polri Kewenangan Jenderal Listyo Sigit
Indonesia
Penempatan Novel Cs di Polri Kewenangan Jenderal Listyo Sigit

Tjahjo juga mengaku belum mengetahui teknis detail peralihan pegawai KPK menjadi ASN Polri

Belasan Warga DIY Diduga Terinfeksi COVID-19 Varian Omicron
Indonesia
Belasan Warga DIY Diduga Terinfeksi COVID-19 Varian Omicron

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) bergerak cepet memeriksakan sampel virus belasan warga diduga terinveksi COVID-19 varian Omicron.

Polisi Kejar Pelaku Penembakan Remaja di Taman Sari
Indonesia
Polisi Kejar Pelaku Penembakan Remaja di Taman Sari

"Sudah diidentifikasi kita lihat CCTV. Tadi kita sudah identifikasi ada yang mengenal salah satu pelaku," jelasnya.

Partai Buruh Besok Kepung Gedung DPR, Sampaikan 8 Tuntutan
Indonesia
Partai Buruh Besok Kepung Gedung DPR, Sampaikan 8 Tuntutan

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, dalam kegiatan itu mereka menyampaikan delapan tuntutan yang selama ini dianggap terpinggirkan bagi kaum buruh perempuan.

Gugat Menkum HAM di PTUN, Kubu Moeldoko Dinilai Memalukan
Indonesia
Gugat Menkum HAM di PTUN, Kubu Moeldoko Dinilai Memalukan

Jumat (25/6), Moeldoko dan Jhonny Allen memasukkan gugatan terhadap Menkumham RI yang menolak permohonan panitia KLB Ilegal Deli Serdang pada tanggal 31 Maret 2021.

Tito Izinkan ASN Kemendagri dan BNPP Laksanakan WFH
Indonesia
Tito Izinkan ASN Kemendagri dan BNPP Laksanakan WFH

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengizinkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Keluarga Korban Kecewa Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Menwa UNS Tak Dihadirkan saat Sidang
Indonesia
Keluarga Korban Kecewa Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Menwa UNS Tak Dihadirkan saat Sidang

Pengadikan Negeri (PN) Surakarta, Jawa Tengah menggelar sidang perdana kasus dugaan pembunuhan Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu (2/2).

Masinton PDIP Singgung Ada Menko Hanya Diam Setelah Disentil Jokowi
Indonesia
Masinton PDIP Singgung Ada Menko Hanya Diam Setelah Disentil Jokowi

Jokowi juga mengingatkan pada jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju agar tak ada lagi isu-isu soal penundaan pemilu maupun soal perpanjangan masa jabatan presiden.

PTM di Kota Cirebon Direncanakan Mulai Pekan Depan, Ini Syaratnya
Indonesia
PTM di Kota Cirebon Direncanakan Mulai Pekan Depan, Ini Syaratnya

Hadir secara fisik dalam rapat tersebut yakni Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Irawan Wahyono