Respons Pemprov DKI Vaksinasi di Tanah Abang Dibubarkan Polisi Vaksinasi COVID-19 para pedagang di Pasar Tanah Abang. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Pemprov DKI menyayangkan panitia vaksin di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang tidak tegas dalam menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pedagang dan lansia hingga dibubarkan polisi.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta kepada panitia agar mengatur secara baik pemberian vaksinasi supaya kejadian serupa tak terulang.

Baca Juga

Antrean Tak Terkendali, Polisi Hentikan Vaksinasi Pasar Tanah Abang

"Jangan sekedar dibagikan kupon hari dan tanggalnya saja. Tapi jam diatur, umpamanya jam 8-9 jam 9-10 sehingga tidak terjadi kerumunan," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/2).

Ketua DPD Gerindra DKI ini menganggap persoalan tersebut sesungguhnya merupakan hal sederhana jika panitia tegas menerapkan prokes pencegahan COVID-19. Ke depan, Riza meminta proses vaksinasi di Tanah Abang segera dibenahi.

"Dibagi berapa gelombang dan sebagainya," papar dia.

Vaksinasi COVID-19 para pedagang di Pasar Tanah Abang. (Foto: MP/Kanugrahan)

Meski dibubarkan polisi, Riza menyakini, pemberian vaksinasi COVID-19 bagi pedagang dan kelompok lansia dalam tahap kedua vaksinasi ini bakal segera berjalan kembali.

Seperti diketahui, polisi terpaksa menghentikan pemberian vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang karena kegiatan itu mengundang kerumunan saat calon penerima vaksin mengantre.

Baca Juga:

Tiga Pilar Jaga Proses Vaksinasi Pagi Sampai Sore di Pasar Tanah Abang

Tersebar juga sebuah foto dan video di media sosial (medsos) yang memperlihatkan warga yang didominasi lansia berjubel. Diketahui informasi itu saat pelaksanaan vaksinasi ketika warga mengantre menunggu giliran disuntik. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial
Indonesia
Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial

kehadiran Ghufron yang mewakili KPK merupakan tindak lanjut setelah mendapat penjelasan dari Komnas HAM mengenai informasi dan data yang ingin dikonfirmasi.

Membludaknya Penonton MotoGP Mandalika Diharapkan Menular ke Formula E
Indonesia
Membludaknya Penonton MotoGP Mandalika Diharapkan Menular ke Formula E

Indonesia sukes menggelar event MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama Jumat (18/3) hingga Minggu (20/3) kemarin.

Taj Yasin dan Erick Thohir Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024
Indonesia
Taj Yasin dan Erick Thohir Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024

Santri Gayeng, yang selama ini dibina Gus Yasin, panggilan akrab Taj Yasin, merupakan relawan yang terkonsolidasi dengan baik.

Kolonel Priyanto Dituntut Seumur Hidup, Oditur: Sesuai Arahan Panglima TNI
Indonesia
Kolonel Priyanto Dituntut Seumur Hidup, Oditur: Sesuai Arahan Panglima TNI

Oditur Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Sus Wirdel Boy menjelaskan tuntutan tersebut berpedoman pada arahan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

 INDEF Ingatkan Menko Airlangga Ancaman Kaos Akibat 'Rakyat Lapar'
Indonesia
INDEF Ingatkan Menko Airlangga Ancaman Kaos Akibat 'Rakyat Lapar'

Tercermin dari berlarut-larutnya krisis minyak goreng dan melambungnya harga kedelai saat ini.

Sikapi Polemik TWK, Istana Tegaskan KPK Lembaga Otonom
Indonesia
Sikapi Polemik TWK, Istana Tegaskan KPK Lembaga Otonom

"Jadi Presiden, beliau mengatakan 'saya menghormati kesopanan dalam ketatanegaraan', jadi beliau menghormati putusan yang sudah diambil MK maupun MA," kata Fadjroel.

PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Kurangi Titik Penyekatan Jalan
Indonesia
PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Yogyakarta Kurangi Titik Penyekatan Jalan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arief menuturkan, pihaknya akan membuka secara bertahap penyekatan di sejumlah jalan, dimulai dari simpang Jalan Gejayan.

Soal Posisi Wamenpan RB, Tjahjo Sebut Jokowi Tahu Urgensinya
Indonesia
Soal Posisi Wamenpan RB, Tjahjo Sebut Jokowi Tahu Urgensinya

Tjahjo Kumolo meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mempertimbangkan urgensi dalam membuat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 47 Tahun 2021.

Liza Putrie Noviana, Nakes Pertama di RSD Wisma Atlet Gugur Akibat COVID-19
Indonesia
Liza Putrie Noviana, Nakes Pertama di RSD Wisma Atlet Gugur Akibat COVID-19

Salah satu tenaga kesehatan RSD Wisma Atlet, Liza Putrie Noviana akhirnya meninggal dunia setelah berjibaku menangani pasien COVID-19.

Ribuan Warga Lereng Merapi Klaten Krisis Air Bersih
Indonesia
Ribuan Warga Lereng Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Sebanyak ribuan warga tiga desa di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih.