Respons AHY Terkait Pencapresan Anies Baswedan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Twitter/@AgusYudhoyono

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan respons terkait deklarasi Partai NasDem yang mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

AHY menyampaikan ia menghormati sepenuhnya hak dan kedaulatan Partai NasDem. Ia menyebut keputusan NasDem mencalonkan Anies sudah disampaikan sebelumnya kepada Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga

Anies Baswedan Digoyang KPK Jelang Akhir Jabatan

"Dan kita menghormati sepenuhnya itu adalah hak dan kedaulatan Partai Nasdem. Begitu pula sebaliknya mereka menghormati kedaulatan, proses dan mekanisme yang berlaku internal di Partai Demokrat, termasuk di partai PKS,” kata AHY dalam keterangannya, Selasa (4/10).

Kepada para kader yang hadir pada pelantikan 35 Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Jawa Tengah, Senin (3/10) di Magelang, AHY menyampaikan bahwa ia dan jajaran DPP terus beriktiar.

“Koalisi itu penuh dengan misteri, karena bukan hanya kita yang menentukan dan tidak semua dalam kendali kita. Kita hanya bisa terus berikhtiar. Saya, Sekjen, dan semua jajaran di Jakarta berusaha yang terbaik dan selalu terbuka ruang untuk terjadi koalisi seperti yang kita harapkan,” tutur AHY.

Baca Juga

Anies Capres NasDem, Riza Tetap Dukung Prabowo

Oleh karena itu, putera sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meminta seluruh kader Demokrat di seluruh Indonesia untuk tidak perlu khawatir dan jangan sampai gagal fokus.

“Tapi sekali lagi tidak perlu terlalu khawatir dengan itu, jangan sampai kita gagal fokus. Siap semuanya ya?” ujarnya.

AHY meminta seluruh kader Demokrat untuk meningkatkan elektabilitas partai di daerah.

"Terus saja tingkatkan elektabilitas partai kita, tingkatkan elektabilitas caleg-caleg kita, tingkatkan elektabilitas supaya ada jalan ke arah sana. Dan semoga pada saatnya dan saya yakinkan di saat yang tepat, kita juga akan mengumumkan sikap kita seperti apa, dan juga mengumumkan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh Partai Demokrat," lanjutnya.

Menurut AHY, Demokrat masih punya cukup waktu ke depan dan kembali menegaskan agar menghormati partai-partai yang telah menentukan sikap.

“Waktunya masih cukup karena pendaftaran itu akan terjadi di bulan September hingga Oktober 2023 tahun depan. Waktunya masih ada sehingga saya berharap para kader juga tetap tenang. Kita hormati partai-partai yang telah menentukan sikapnya,” tutup AHY. (Pon)

Baca Juga

Wagub DKI Jakarta Yakin Anies Tak Gunakan Status Gubernur untuk Kepentingan Pilpres

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buruh Protes Tak Diizinkan Anies Pakai JIS, Wagub: Tidak Boleh untuk Kepentingan Politik
Indonesia
Buruh Protes Tak Diizinkan Anies Pakai JIS, Wagub: Tidak Boleh untuk Kepentingan Politik

Anies Baswedan tidak mengizinkan pelaksanaan perayaan Hari Buruh atau May Day di Jakarta International Stadium (JIS).

KBRI Kawal Pemulangan Jenazah Eril ke Indonesia
Indonesia
KBRI Kawal Pemulangan Jenazah Eril ke Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss secara resmi, mengumumkan putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah meninggal dunia.

Menparekraf Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan Destinasi Wisata di Kawasan Gempa
Indonesia
Menparekraf Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan Destinasi Wisata di Kawasan Gempa

Gempa yang mengguncang Cianjur dikhawatirkan berdampak ke semua lini. Salah satunya sektor pariwisata.

Inggris Dukung Pembiayaan MRT Fase 3 Cikarang-Balaraja Rp 19,3 Triliun
Indonesia
Inggris Dukung Pembiayaan MRT Fase 3 Cikarang-Balaraja Rp 19,3 Triliun

Pemerintah Inggris melalui Expression of Interest (EoI) menyatakan dukungan pembiayaan Fase 3 sebesar sekitar USD 1,2 miliar.

RS DKT Solo Tetap Buka Pelayanan Terapi 'Cuci Otak' ala Terawan
Indonesia
RS DKT Solo Tetap Buka Pelayanan Terapi 'Cuci Otak' ala Terawan

Danrem 074 Warastratama, Kolonel Inf Achiruddin mengatakan Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo tetap membuka pelayanan terapi metode digital subtraction angiography (DSA) atau yang lebih dikenal dengan terapi ‘cuci otak’ di tengah munculnya keputusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

DPR Sebut Perppu Pemilu Tinggal Menunggu Teken dari Jokowi
Indonesia
DPR Sebut Perppu Pemilu Tinggal Menunggu Teken dari Jokowi

Komisi II DPR RI hingga kini masih menunggu pemerintah mengirimkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pemilu ke DPR agar dapat segera dibahas dan disetujui parlemen.

Puan Minta Pelaku Penculikan Belasan Anak Dijerat Dua Undang-Undang
Indonesia
Puan Minta Pelaku Penculikan Belasan Anak Dijerat Dua Undang-Undang

Ia meminta penegak hukum untuk menjerat pelaku dengan UU No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kardinal Suharyo Doakan Idulfitri 1443 H Bawa Berkah untuk Seluruh Bangsa
Indonesia
Kardinal Suharyo Doakan Idulfitri 1443 H Bawa Berkah untuk Seluruh Bangsa

Pemimpin umat Katholik Indonesia Kardinal Ignatius Suharyo mengucapkan selamat Idulfitri 1443 Hijriah bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

Jepang Ikuti Jejak Negara Barat Jatuhkan Sanksi Ekonomi ke Rusia
Dunia
Jepang Ikuti Jejak Negara Barat Jatuhkan Sanksi Ekonomi ke Rusia

Jepang melarangan penerbitan obligasi Rusia di Jepang dan pembekuan aset orang-orang Rusia

Pandemi COVID-19 Bikin Penelitian Vaksin Lebih Maju
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Penelitian Vaksin Lebih Maju

Peneliti di Departemen Kimia Fakultas MIPA sudah lama mengembangkan riset di bidang biokimia kesehatan, salah satunya adalah vaksin.