Respon Wijaya Karya Salah Satu Manajernya Ditahan KPK Gedung KPK (Twitter @PBB2019)

Merahputih.com - PT Wijaya Karya (Persero) menghormati proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus hukum yang menjerat salah satu pegawainya.

"PT Wijaya Karya selalu menghormati dan mengikuti proses hukum yang berlaku sebagaimana dijalankan oleh aparat hukum yang berwenang," ujar Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Mahendra Vijaya melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (29/9).

Baca Juga

MA Korting Hukuman Dua Terpidana Korupsi Proyek e-KTP

Hal itu juga menjadi masukan perusahaan untuk mengevaluasi kembali proses bisnis yang telah dilakukan.

"Dalam menjalankan seluruh proses bisnis perusahaan, manajemen memahami bahwa iklim usaha yang sehat dan bersih menjadi fondasi penting bagi ekosistem bisnis yang akuntabel dan berdaya saing," ujar Mahendra.

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Oleh karena itu, Wijaya Karya juga mendorong bagi seluruh jajarannya untuk berkomitmen dan konsisten dalam menerapkan etika bisnis, aturan hukum, "good corporate governance", dan "code of conduct" yang berlaku di perusahaan.

"Untuk semakin mendukung hal tersebut, saat ini perusahaan juga sedang menyiapkan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001," tuturnya.

Selain itu, ia juga mengatakan manajemen perseroan selalu terbuka pada segala bentuk masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan guna kinerja yang lebih baik ke depannya serta selalu berkomitmen untuk senantiasa menjalankan lini bisnis dengan penuh integritas.

Baca Juga

Eks Sekretaris MA Nurhadi Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Sebelumnya, KPK menahan dua tersangka, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Waterfront City di Kampar 2015-2016 Dinas PU Kampar Adnan (ADN) dan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya atau Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya I Ketut Suarbawa (IKT).

Keduanya telah diumumkan sebagai tersangka pada 14 Maret 2019 dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City "multiyears" pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemkab Kampar, Riau Tahun Anggaran 2015-2016. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH