Respon Sandiaga Tahu Program Ok-Trip Ditolak Sopir Angkot Sopir angkot trayek Tanah Abang melakukan aksi demo. Mereka menolak program One Karcis One Trip (OK Otrip) yang diberikan oleh Pemprov DKI. Foto: MP/Asropih

Merahputih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi santai sopir angkot trayek Pasar Tanah Abang menolak kebijakan Pemprov DKI terkait program One Karcis One Trip (Ok Otrip).

Menurut Sandi, penolakan terjadi karena ada sosialisasi yang belum tersampaikan secara baik oleh para sopir angkot.

"Tapi ada beberapa yang belum tersosialisasi dengan baik. Itu berkaitan dengan jumlah (rupiah per) kilometernya," ujar Sandi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/2).

Saat ini, Pemprov DKI sedang merampungkan formulasi OK-Otrip untuk sopir angkot. Salah satunya adalah pembahasan batasan kilometer yang harus ditempuh oleh mereka.

"Jadi bagaimana kita bisa menemukan formula kilometer yang tepat untuk OK Otrip dan bisa masuk dalam negosiasi akhir dengan para pengemudi, dan juga para operator," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan sopir angkot trayek Tanah Abang yakni M 08, M 03, M 10 melakukan aksi demo di Jalan Bengkel Jati Baru, Jakpus untuk menolak program Ok Otrip andalan Anies-Sandi.

Menurut salah sopir angkot M 03 Leo Hariadi program tersebut akan memperberat sopir angkot, sebab para sopir angkot harus mencapai 170 Kilometer (KM) dalam melaksanakan Program tersebut.

"Sekarang kita nolak Ok Otrip kita mau lihat reaksi mereka justru penolakan Ok Otrip jarak 170 KM," kata Leo di lokasi beberapa waktu lalu. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH