Respon KPK Terdakwa Korupsi Alih Fungsi Hutan Suheri Terta Hirup Udara Bebas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru memvonis bebas terdakwa Legal Manager PT Duta Palma Suheri Terta.

Hakim memvonis bebas terdakwa dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas dugaan korupsi alih fungsi lahan Provinsi Riau tahun 2014. Menyikapi vonis ini, KPK menolak jika dakwaan yang mereka susun tidak kuat.

Baca Juga:

Imbas COVID-19, UNS Surakarta Wisuda Ratusan Mahasiswa Secara Daring

"Dari awal proses penyidikan, KPK yakin dengan alat bukti yang kami miliki dan selama proses persidangan juga dapat dibuktikan semua uraian perbuatan Terdakwa," kata plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Ali mengatakan jika dakwaan KPK terhadap terdakwa Suheri Terta sudah tepat dan diperkuat atas vonis terhadap terdakwa Annas Maamun yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Riau.

"Terlebih dalam putusan MA atas nama terpidana Annas Ma'mun telah terbukti adanya penerimaan sejumlah uang antara lain dari PT Duta Palma," ujarnya.

Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Kendati demikian, lembaga antirasuah belum berani langsung menyatakan sikap kasasi atas vonis bebas yang diputus PN Pekanbaru tersebut.

"Kami masih menyatakan sikap pikir-pikir atas putusan tersebut, dan selanjutnya akan mengambil sikap langkah hukum setelah mempelajari salinan lengkap putusan majelis hakim," ujar Ali.

Sebelumnya dalam kasus ini KPK juga telah menetapkan pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma, Surya Darmadi.

Baca Juga:

Kemendikbud: Kolaborasi Kunci Kesuksesan Kegiatan Belajar Mengajar dari Rumah

Dalam perkara ini, Surya Darmadi melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO Nomor : R-3246/DIK/.01.02/01-23/08/2019 Tanggal 09 Agustus 2019 silam.

Khusus untuk Annas Maamun, sudah bebas seiiring dengan menerima Grasi dari Presiden Joko Widodo November 2019 silam. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap
Indonesia
Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap

Tito juga mengingatkan akan kesulitan-kesulitan yang akan terjadi

Gedung DPRD DKI Jakarta Ditutup
Indonesia
Gedung DPRD DKI Jakarta Ditutup

Ketiganya terkena virus COVID-19 dari luar kantor DPRD

Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi
Indonesia
Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi

Polda Metro Jaya masih menyelidiki dugaan unsur bahan kimia pada bola kasti yang dilemparkan oleh massa Aksi 1310.

Pasukan Pemberantasan KKB Harus Terkendali dengan Baik
Indonesia
Pasukan Pemberantasan KKB Harus Terkendali dengan Baik

KKB sudah memiliki organisasi yang cukup kuat

Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi
Indonesia
Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi

Semestinya akan membangkitkan bangsa Indonesia berupa ‘rasa memiliki’ republik ini

Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol
Indonesia
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol

Viral di media sosial video seorang pengemudi truk dihampiri oleh sejumlah oknum derek liar di Jalan Tol dekat Gerbang Tol Halim, Jakarta Timur.

Sambangi Balai Kota DKI, Sandiaga Sebut Pariwisata Jakarta Bisa Tumbuh 20 Persen
Indonesia
Sambangi Balai Kota DKI, Sandiaga Sebut Pariwisata Jakarta Bisa Tumbuh 20 Persen

"Jika kita terus tekan angka penularan Covid-19 mungkin kita kenaikan 15 sampai 20 persen," tuturnya.

FPI Berencana Ganti Nama, Begini Kata Polisi
Indonesia
FPI Berencana Ganti Nama, Begini Kata Polisi

FPI sejak 20 Juni 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas

KPK Garap Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko terkait Kasus Gratifikasi
Indonesia
Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas
Indonesia
Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas

Gubernur Anies pun meminta kepada siapa saja yang pernah ketemu dengannya untuk tes COVID-19 di puskesmas tedekat.