Respons Kemendikbud setelah Rektor UNJ Ditangkap KPK Dalam operasi tangkap tangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Rabu (20/5/2020) siang petugas KPK mengamankan Kepala Bagian Kepegawaian UNJ berinisial DAN beserta barang bukti b

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan akan menunggu hasil pemeriksaan polisi soal kasus dugaan pemberian tunjangan hari raya (THR) oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin kepada pejabat kementerian.

"Saat ini kami sedang menunggu hasil pemeriksaan kepolisian. Kami terus berkoordinasi terkait kasus tersebut," ucap Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muchlis Rantoni Luddin di Jakarta, Jumat (22/5).

Baca Juga

KPK Limpahkan Kasus OTT Rektor UNJ ke Polri

Ia mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan surat edaran berisi larangan bagi pegawai menerima gratifikasi terkait hari raya keagamaan.

Menurut surat edaran yang ditandatangani Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 20 Mei tersebut, pegawai kementerian dilarang menerima bingkisan, parsel, parsel, dan bentuk pemberian lainnya.

Apabila dalam keadaan tertentu ada pegawai yang terpaksa menerima pemberian, maka pegawai yang bersangkutan wajib melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu 30 hari kerja.

Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin (unj.ac.id)
Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin (unj.ac.id)

Surat edaran Inspektur Jenderal juga melarang pegawai negeri maupun penyelenggara negara mengajukan permintaan dana dan yang lainnya kepada masyarakat.

KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Rabu (20/5) siang, setelah menerima informasi dari Inspektorat Jenderal perihal dugaan akan adanya penyerahan uang dari Rektorat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kepada pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga

KPK Tangkap Rektor UNJ Terkait Pemberian THR ke Pejabat Kemendikbud

Dalam operasi tersebut, petugas KPK mengamankan Kepala Bagian Kepegawaian UNJ berinisial DAN beserta barang bukti berupa uang 1.200 dolar AS dan Rp27,5 juta. KPK kemudian melimpahkan kasus itu ke kepolisian. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengadilan Tinggi DKI Potong Vonis Eks Dirkeu Jiwasraya Jadi 20 Tahun Penjara
Indonesia
Pengadilan Tinggi DKI Potong Vonis Eks Dirkeu Jiwasraya Jadi 20 Tahun Penjara

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memotong vonis mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dari seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

Jelang Pemungutan Suara, Komnas HAM Soroti Lonjakan COVID-19
Indonesia
Jelang Pemungutan Suara, Komnas HAM Soroti Lonjakan COVID-19

KPU daerah didorong untuk berkoordinasi secara intensif dengan gugus tugas di daerah dan dinas kesehatan serta mempersiapkan langkah kedaruratan.

Sambut MotoGP, Bandara Lombok Praya Diperluas
Indonesia
Sambut MotoGP, Bandara Lombok Praya Diperluas

Bandara nantinya menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat berbadan besar.

Besok, Gibran Pantau Vaksinasi di Pasar Gede dan Pasar Klewer
Indonesia
Besok, Gibran Pantau Vaksinasi di Pasar Gede dan Pasar Klewer

"Usai dilantik akan langsung bekerja melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi terhadap lansia pedagang Pasar Gede dan Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Sabtu besok," ujar Gibran

Komjen Listyo Sesumbar Tak Jadikan Polri Penegak Hukum Tumpul ke Atas
Indonesia
Komjen Listyo Sesumbar Tak Jadikan Polri Penegak Hukum Tumpul ke Atas

Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta Pusat.

Mabes Polri Sebut Kasus Abu Janda Tak Dihentikan
Indonesia
Mabes Polri Sebut Kasus Abu Janda Tak Dihentikan

Abu Janda dianggap mengejek mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai

[HOAKS atau FAKTA] Jangan Makan Singkong dan Minum Alkohol Setelah Divaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jangan Makan Singkong dan Minum Alkohol Setelah Divaksin COVID-19

Beredar sebuah pesan di Whatsapp yang berisi larangan memakan singkong dan minum alkohol setelah divaksin COVID-19.

Rumah Sakit Diminta Tidak Promosikan Vaksin COVID-19
Indonesia
Rumah Sakit Diminta Tidak Promosikan Vaksin COVID-19

Permintaan satgas ini merespons munculnya iklan yang ditawarkan sebuah rumah sakit

Stiker di Rumah Warga yang Belum Vaksin Dipersoalkan, Polisi: Kok Baru Ribut Sekarang
Indonesia
Stiker di Rumah Warga yang Belum Vaksin Dipersoalkan, Polisi: Kok Baru Ribut Sekarang

Pemasangan stiker bagian dari terobosan untuk membantu mempercepat vaksinasi COVID-19

Tjahjo Serahkan Nama Wakilnya ke Jokowi
Indonesia
Tjahjo Serahkan Nama Wakilnya ke Jokowi

KemenPAN-RB hanya menyiapkan rancangan aturan terkait hal itu