Resmi Jadi Tersangka, Penusuk Syekh Ali Jaber Sempat Berhalusinasi Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Polres Kota Bandar Lampung menetapkan Alpin Adrian, pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber di Kota Bandar Lampung pada Minggu (13/9) sebagai tersangka kasus penganiayaan.

"Sekarang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Tadi malam kita sudah lakukan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Kota Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi wartawan, Senin (14/9).

Baca Juga:

Ditusuk Orang Tak Dikenal, Ulama Syekh Ali Jaber Harus Dirawat 10 Jahitan

Rezky menyebut setelah melakukan pemeriksaan, pihaknya menjerat pelaku penusukan tersebut dengan pasal penganiayaan berat yang mengakibatkan seseorang luka.

"Untuk sementara kita jerat Pasal 351 KUHP, penganiayaan berat yang mengakibatkan luka," ucapnya.

Rezky Maulana menyebut hasil pemeriksaan sementara pelaku melakukan aksinya secara spontan. "Kalau dari hasil pemeriksaan dia spontan (melakukan penusukan)," kata Rezky.

Syeikh Ali Jaber (ANTARA/HO)

Rezky menyebut pelaku sempat berhalusinasi didatangi oleh Syekh Ali Jaber setahun yang lalu. Sejak halusinasi itu, dia kerap mengikuti ceramah-ceramah Syek Ali melalui media sosial Youtube.

"Begitu mendengar dari Masjid ada yang mendengan Syekh Ali Jaber, nah tidak lama dari situ dia ke dapur untuk mengambil pisau menuju ke tempat itu. Jadi secara spontan pada saat itu," ucapnya.

Meski begitu, kata Rezky, pihaknya tidak begitu saja langsung percaya dengan pengakuan pelaku. Kini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap pelaku.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tidak dikenal terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 17.20 saat melangsungkan program satu juta hafidz di Lampung di Masjid Falahuddin di Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB) Kota Bandarlampung.

Baca Juga

Penusuk Syekh Ali Jaber Tak Diproses, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Terganggu

Akibatnya, Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian lengan sebelah kanan akibat tusukan senjata tajam pelaku.

Dari keterangan orang tua, pelaku mengidap gangguan jiwa sejak 2016 lalu. Namun, saat ini polisi belum memastikan apakah pelaku benar mengidap gangguan jiwa atau tidak. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Malam Ini, Jalan di Depan Katedral dan Istiqlal Ditutup Selama Tiga Bulan
Indonesia
Malam Ini, Jalan di Depan Katedral dan Istiqlal Ditutup Selama Tiga Bulan

"Jadinya ditutup malam ini Jam 10," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi, kepada wartawan, Rabu (20/1).

Satu Tahun Pandemi, Belanja Sektor Kesehatan Capai Rp 490 Triliun
Indonesia
Satu Tahun Pandemi, Belanja Sektor Kesehatan Capai Rp 490 Triliun

Situasi itu menggambarkan betapa besarnya potensi usaha dan bisnis di sektor kesehatan yang saat ini bergulir di Indonesia.

Baru Dilantik, Kabareskrim Baru Diingatkan Soal 'Hukum Tumpul ke Atas'
Indonesia
Baru Dilantik, Kabareskrim Baru Diingatkan Soal 'Hukum Tumpul ke Atas'

Karena di masyarakat masih ada suasana kebatinan

Ramai-ramai Tolak Aksi Bela Rizieq Shihab di Istana Negara
Indonesia
Ramai-ramai Tolak Aksi Bela Rizieq Shihab di Istana Negara

Namun, kegiatan yang mengundang massa itu menuai penolakan dari masyarakat terutama di media sosial. Pasalnya, aksi unjuk rasa tersebut dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.

Polisi Usulkan 'BTS Meal' Dihilangkan
Indonesia
Polisi Usulkan 'BTS Meal' Dihilangkan

Klarifikasi terhadap pengelola gerai restoran cepat saji itu dilakukan oleh jajaran Polsek dan Polres di masing-masing wilayah

Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya
Indonesia
Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya

La Nyalla menyebut banyak jasa-jasa Prof. Muladi bagi bangsa dan negara

Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL
Indonesia
Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL

Panglima TNI menyambangi Mabes TNI AL dan disambut hangat oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Catat! Malam Ini Pintu Keluar Masuk Jakarta Mulai Ditutup
Indonesia
Catat! Malam Ini Pintu Keluar Masuk Jakarta Mulai Ditutup

Melalui kebijakan itu, masyarakat dilarang melakukan mobilitas di luar kegiatan yang diizinkan satgas COVID-19

Tim SAR Tutup Pencarian Longsor Sumedang, Semua Korban Ditemukan
Indonesia
Tim SAR Tutup Pencarian Longsor Sumedang, Semua Korban Ditemukan

Tim SAR Bandung beserta unsur gabungan menutup operasi pencarian korban bencana longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.