Resmi Diperdagangkan, Saham Big Hit Entertainment Laris Manis Big Hit resmi melantai di bursa. (Foto: Starbiz)

AGENSI yang menaungi BTS, Big Hit Entertaiment, resmi melantai di bursa saham. Hari pertama saham diperdagangkan, Kamis (15/10), nilainya langsung melejit dari US$234 atau sekitar Rp3,4 juta menjadi US$292 atau Rp4,2 juta per lembar.

Harga awal saham tersebut hanya US$113 atau sekitar Rp1,6 juta. Alhasil, personel BTS suskes mengantongi lebih dari Rp147 miliar dalam kurun waktu 30 menit.

Mengutip laman Variety, Big Hit siap untuk dinilai sebagai salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea. Perusahaan itu berhasil mengumpulkan sekitar US$815 juta atau sekitar Rp12 triliun berkat penjualan saham mereka. Jumlah itu lebih besar jika dibandingkan dengan SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment bila digabungkan.

Baca juga:

Daftar Pemenang Billboard Music Awards 2020, Post Malone Menang Banyak

Resmi Diperdagangkan, Saham Big Hit Entertainment Laris Manis
Hari perdana penjualan, saham Big Hit melonjak tinggi. (Foto: UPI)

Nilai penawaran saham perdana (IPO) Big Hit merupakan yang terbesar dalam sejarah penawaran saham perdana di Korea Selatan dalam tuga tahun terakhir. Setipa anggota BTS diberi 90% dari pendapatan tersebut. Mereka juga menerima 68.385 saham.

Debut IPO itu disiarkan secara langsung lewat YouTube dan platform lain. Dalam bebebrapa hari terakhir, harga saham ada di bagian atas kisaran yang disarankan. Saat itu, perusahaan disebut-sebut melantai bursa dan tawran dibuat lebih dari 100 juta kali lipat.

CEO Big Hit Bang Si-hyuk pun menjadi pemegang saham terkaya kelima di Korea Selatan, yakni dengan nilai kekayaan US$8,3 miliar atau sekitar Rp122 triliun. Si-hyuk memiliki 43% dari keseluruhan saham Big Hit.

Baca juga:

Jangan Sampai Terlewat Sepak Terjang BTS di September 2020

Resmi Diperdagangkan, Saham Big Hit Entertainment Laris Manis
Bang Si-hyuk menjadi orang terkaya kelima di Korea Selatan. (Foto: Billionaire Monitor)

BTS ialah salah satu grup terbesar di dunia dan banyak investor merasa yakin bahwa mereka akan terus menghasilkan uang untuk Big Hit. Bahkan di era streaming global, penjualan album mereka tetap terjual habis dalam beberapa menit. BTS juga baru-baru ini mendapatkan hit nomor satu di tangga lagu Billboard AS.

Meski demikian, kekhawatiran tetap ada. Hal itu terkait dengan wajib militer para anggota BTS. Di bawah aturan saat ini, setiap pria sehat dan mampu secara fisik dan mental berusia di bawah 28 tahun harus melakukan wajib militer dan mengabdi selama dua tahun. Laman BBC melaporkan belum jelas bagaimana mengenai wajib militer yang dapat memengaruhi profitabilitas Big Hit. (and)

Baca juga:

Cara Big Hit Entertainment Lindungi Member BTS dari Komentar Jahat


Tags Artikel Ini

Andreas Pranatalta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH