Resign dari Kantor Lalu Jadi Traveler, Berani? Berani resign sekarang juga? (Foto: Pexels/rawpixel.com)

JENUH. Mungkin begitu yang kamu rasakan sebagai seorang pekerja kantoran. Rutinitas harian itu-itu saja. Bangun tidur, mandi sarapan, lalu bergegas ke kantor. Selama delapan jam kamu di kantor, setelah sore kembali pulang ke rumah. Keesokan harinya? Sama saja.

Kalau sudah begitu, rasanya traveling menjadi kegiatan yang harus kamu lakukan. Mencari suasana baru dan menyegarkan pikiran. Kalau bisa malah kamu ingin menjadi seorang traveler saja daripada jadi orang kantoran. Pertanyaannya apa memang bisa kamu seperti itu?

Mengutip laman Travel + Leisure ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi traveler sejati.

1. Berhemat sebelum kamu berangkat

Biaya yang kamu butuhkan enggak sedikit (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Kamu harus nabung dulu sebelum resign dari kantor dan menjadi seorang traveler. Stabilkan terlebih dulu keuangan kamu. Karena biaya perjalanan kamu nantinya enggak sedikit. Jika kamu memang niat juga, mulailah berhemat, kurangi gaya hidup kamu. Memang agak sulit, tapi ingat ganjarannya, kamu bisa mengelilingi dunia.

Buktinya, Cassie De Pecol, traveler sekaligus seorang penulis berhasil, melakukan ini. Hingga saat ini, ia sudah mengelilingi 200 negara dalam waktu 18 bulan 10 hari. Ia memulai perjalanannya di usia 27 tahun.

Untuk menambahkan tambahan biaya ia mengambil pekerjaan tambahan sebagai baby sitter. Akhirnya ia berhasil mengumpulkan uang 10 ribu dolar sebagai modal keliling dunianya. "Saya banyak mengurangi gaya hidup saya, saya mengurangi bergaul dan jarang ke luar rumah," tuturnya.

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH