Resesi Mengancam, Pembahasan RUU Cipta Kerja Diklaim Jalan Terbaik Ilustrasi demo RUU Cipta Kerja dan PKS. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Langkah pemerintah dan DPR membahas RUU Cipta Kerja diklaim sebagai jalan terbaik yang dilakukan saat pandemi dan ancaman resesi di depan mata. RUU ini diyakini jadi sistem dan perangkat yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.

"Momentumnya saya rasa tepat dibahas di tengah masa pandemi ini," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB.Ace Hasan Syadzily dalam keterangan tertulisnya.

Ia menegaskan, RUU Cipta Kerja yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan tenaga kerja yang siap berkompetisi. Selain itu, merupakan upaya jangka panjang untuk desain besar ekonomi Indonesia.

Baca Juga:

Bayar Rp85 Ribu, Tes Cepat COVID-19 Bisa Dilakukan di Stasiun

Faktanya, kata Ace, Indonesia masih mengalami bottlenecking dari aspek ekonomi, perizinan yang tumpang tindih, birokrasi yang berbelit-belit, kemudahan usaha yang masih perlu ditingkatkan.

"Hingga pelibatan UMKM yang perlu lebih besar lagi semuanya ada dalam struktur RUU Cipta Kerja."

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzilysaat (Foto:dpr.go.id)

Ace menegaskan, selain masalah tersebut, Indonesia dihadapkan dengan tantangan harus menyediakan 2 juta lapangan kerja baru tiap tahunnya.

"RUU Cipta Kerja harusnya bisa jadi payung hukum yang sangat kuat untuk peningkatan ekonomi dan lapangan kerja yang berkualitas," ujarnya.

Baca Juga:

Kala Investasi Bodong Menyasar Milenial



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH