Musik

'Renung Resah Intimate Showcase' dari Raissa Anggiani Berjalan dengan Intens

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 28 Agustus 2023
'Renung Resah Intimate Showcase' dari Raissa Anggiani Berjalan dengan Intens
Raissa Anggiani baru saja melepas mini album terbaru. (Foto: Side.id/Prassso)

LORONG hitam berselimut kain menyambut para penonton menuju 'Renung Resah Intimate Showcase’. Pada bagian dindingnya terlihat beberapa foto-foto kenangan manis Raissa Anggiani dalam proses penggarapan mini album Renung Resah.

Saat di pertengahan lorong, terdengar samar-samar lagu Satu Tuju. Barulah saat berada di ujung lorong tersebut suara samar berubah menjadi lebih jelas, Raissa Anggiani yang mengenakan gaun putih begitu merdu melantunkan lagu nan rilis pada 2020 itu. Raissa menyanyikan lagu tersebut sebagai pembuka Renung Resah Intimate Showcase di Studio Palem Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (27/8) malam.

"Halo selamat malam semuanya, terima kasih untuk kalian semua yang sudah datang ke konser intimate ini," ucap Raissa kepada para penonton malam itu.

Baca juga:

Raissa Anggiani Visualkan 'Renung Resah' Dalam Intimate Showcase

Raissa Anggiani ajak Mantra Vutura nyanyikan lagu 'Amakna'. (Foto: Side.id/Prassso)

Setelah Satu Tuju Raissa melanjutkan penampilannya dengan sederet hit lainnya seperti Aku Kamu Yang Lain, Benih, hingga Selamanya Kita. Namun, ketika hendak membawakan lagu berjudul Amakna, Raissa memberi kejutan dengan mendatangkan Mantra Vutura ke atas panggung.

“Kali ini aku akan membawakan lagu yang belum pernah dibawakan secara langsung,” seru Raissa yang langsung memanggil Tristan Juliano dan Zakari Danubrata ke atas panggung.

“Lagu ini begitu istimewa, karena kita rasa lagu ini harus dinyanyikan dengan vokal seorang perempuan dan yang terbenak dipikiran pertama adalah Raissa Anggiani,” tutur Tristan menceritakan kolaborasi Raissa dalam lagu Amakna.

Raissa Anggiani terlihat begitu menikmati lagu demi lagu yang dibawakan. Sebuah intimate showcase yang diciptakan olehnya tanpa adanya jarak kepada para penonton. Beberapa kali Raissa juga turut berinteraksi ke para penonton dengan hangatnya.

Para penonton pun membalasnya dengan menyanyikan bait lirik sedari awal hingga akhir lagu-lagu yang dibawakan oleh Raissa. Seperti pada lagu If You Could See Me Crying yang mendatangkan musisi Arash Buana untuk duet bersamanya di atas panggung. Raissa terlihat menodongkan mic-nya ke para penonton untuk sing along.

Lagu tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya sesi pertama dari ‘Renung Resah Intimate Showcase’. “Aku minta waktu 10 menit dari kalian ya, sembari menunggu untuk masuk ke sesi kedua showcase ini. Pastinya sesi kedua nanti akan membawakan lagu-lagu dari mini album terbaruku,” pinta Raissa kepada penonton.

Baca juga:

Terinspirasi Pengalaman Pribadi, Raissa Anggiani Rilis ‘Aku Kamu Yang Lain’

Total lebih dari 10 lagu dibawakan oleh Raissa Anggiani. (Foto: Side.id/Prassso)

Beberapa menit pun berlalu, panggung yang tadinya gelap mulai diterangi lampu sorot kuning. Menyoroti sebuah sofa yang terpampang di tengah panggung dengan Raissa yang duduk di atasnya. Monolog pengantar lagu Itu Aku pun mulai terdengar.

Tak secara runut Raissa Anggiani membawakan repertoar yang berada di dalam EP Renung Resah, namun hal tersebut tak menghilangkan esensi keindahan pertunjukan tersebut. Penampilan pun berlanjut dengan lagu Menari Aku Menari yang diiringi dengan instrumen tradisional asal Nusa Tenggara Timur, Sasando.

Terhitung sudah sekitar 120 menit showcase istimewa ini berjalan. Keintiman dari Raissa yang ia berikan kepada para penonton begitu terasa. Sesaat sebelum membawakan lagu terakhir Raissa memiliki kejutan lainnya.

"Sebelum mengakhiri showcase ini aku ingin menunjukkan sebuah video dari perjalanan penggarapan EP Renung Resah. Sekali lagi terima kasih untuk kalian semua yang hadir di malam ini," pungkas Raissa sebelum menutup pertunjukan dengan lagu Rumahku. (far)

Baca juga:

Jebolan RADAR Spotify 2022, Raissa Anggiani Raih Berbagai Capaian dalam Bermusik

#Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Bagikan