Rencana Prabowo Beli 15 Pesawat Bekas Eurofighter Thypoon Berpotensi Langgar UU Ilustrasi (Foto: Unsplash/Jonathan Ridley)

Merahputih.com - Pengamat kemaritiman dan intelijen Laksda TNI (Purnawirawan) Soleman B. Ponto menilai rencana pembelian pesawat tempur Eurofighter Thypoon bekas milik Austria berpotensi melanggar undang-undang.

"Itu melanggar Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan karena tidak memungkinkan membeli pesawat bekas," ujar Soleman B. Ponto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (28/7).

Baca juga:

Miris, Siluman F-35 Lightning II 'Rapuh' Terhadap Petir

Kondisi pesawat yang bekas juga tidak memungkinkan untuk mengetahui harga pastinya di pasaran sehingga membuka peluang besar terjadinya kongkalikong.

Dari aspek pemeliharaan, kondisi barang bekas tentu membuat biaya pemeliharaan sulit ditaksir karena menyangkut komponen atau suku cadang.

"Ada yang namanya suku cadang kritis, seperti radar, dan macam-macam lainnya. Masih ada enggak itu? Kalau radar saja rusak, pesawat enggak bisa terbang," kata mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI itu.

Artinya, banyak persiapan menyangkut pemeliharaan, termasuk sumber daya manusia (SDM) yang tentu membutuhkan biaya sangat besar.

"Butuh biaya sangat besar, sangat rugi. Belum lagi kalau nanti jatuh. Yang baru saja bisa jatuh, apalagi yang lama," jelas dia.

Indonesia tengah mencari armada tempur baru.(Foto: Unsplash/Curioso Photography)

Selain itu, Soleman mengingatkan bahwa keputusan untuk pengadaan pesawat tempur semestinya bukan di Menteri Pertahanan, tetapi di TNI Angkatan Udara.

Sesuai dengan UU No. 34/2004 tentang TNI, kata dia, Menhan semestinya hanya sebagai pembuat kebijakan, sementara pelaksanaannya oleh TNI AU.

Hal itu termasuk kajian-kajian secara teknis menyangkut spesifikasi pesawat tempur dan sebagainya sesuai dengan yang dibutuhkan juga diserahkan kepada TNI AU.

"Bukan di Menhan, keputusannya ada di TNI AU. Menhan tinggal menyiapkan anggarannya, yang dibutuhkan berapa. Jadi, malah ada dua UU yang dilanggar," kata Soleman.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Indonesia dikabarkan berminat membeli 15 pesawat tempur buatan konsorsium Eropa, yakni Eurofighter Typhoon, yang saat ini dioperasikan oleh AU Austria.

Baca Juga

Indonesia Minati Pesawat Tempur Eurofighter 'Typhoon'

Menhan Prabowo Subianto disebut telah mengajukan proposal kepada Menteri Pertahanan Republik Austria Klaudia Tenner untuk mengakuisisi 15 pesawat tempur jenis delta wing hasil rancangan empat negara, yakni Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol itu.

Situs berita berbahasa Jerman, Kronen Zeitung mengunggah foto proposal tawaran pembelian 15 pesawat Eurofighter Typhoon dari Menhan Prabowo kepada Menhan Austria. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ikuti Keputusan Anies, KPK Keluarkan Kebijakan WFH
Indonesia
Ikuti Keputusan Anies, KPK Keluarkan Kebijakan WFH

Dalam hal pertemuan tatap muka tidak dapat dihindari, pertemuan dibatasi waktu paling lama 3 jam

Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang
Indonesia
Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang

Penyemprotan desinfetan dilaksanakan guna mencegah adanya klaster baru penyebaran penyakit corona.

Belajar Strategi Penanganan Pandemi dari Masa Lalu
Indonesia
Belajar Strategi Penanganan Pandemi dari Masa Lalu

Bayu mengatakan bahwa yang mengerikan dari flu burung adalah angka kematian (fatality rate) yang sangat tinggi.

Tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ribut dengan Polisi di PN Jakarta Timur
Indonesia
Tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ribut dengan Polisi di PN Jakarta Timur

im kuasa hukum terdakwa, Rizieq Shihab bersitegang dengan aparat kepolisian yang berjaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur karena tak diizinkan masuk ke ruang persidangan.

Pengawal Rizieq Disebut Tak Bersenjata Api, Polda Metro Peringatkan FPI
Indonesia
Pengawal Rizieq Disebut Tak Bersenjata Api, Polda Metro Peringatkan FPI

Polda Metro Jaya mengingatkan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman terkait pidana penyebaran berita tak benar.

Pasien OTG Makin Banyak, Tower Penampungan di RS Darurat Wisma Atlet Bakal Ditambah
Indonesia
Pasien OTG Makin Banyak, Tower Penampungan di RS Darurat Wisma Atlet Bakal Ditambah

Saat ini, tower 8 Wisma Atlet Pademangan sedang dalam proses finalisasi kelengkapan dan kebutuhan alat kesehatan

Jakarta Jadi Sorotan Gegara Penambahan Kasus COVID-19 Tak Terkendali
Indonesia
Jakarta Jadi Sorotan Gegara Penambahan Kasus COVID-19 Tak Terkendali

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan kondisi pandemi di Indonesia kembali mengkhawatirkan.

Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Indonesia
Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Kapasitas rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI sebelumnya ada sebanyak 67

Pesinetron RR Positif Pakai Sabu-sabu
Indonesia
Pesinetron RR Positif Pakai Sabu-sabu

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memastikan pesinetron berinisial RR positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Ibu Negara Prancis Jalani Isolasi Mandiri
Indonesia
Ibu Negara Prancis Jalani Isolasi Mandiri

Ibu Negara Prancis Brigitte Macron akan menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari setelah ia melakukan kontak dengan seseorang terdiagnosis terinfeksi COVID-19.