Rencana Pemprov Jabar Tes COVID-19 Massal di Stadion Dinilai Berbahaya Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Foto: Net

MerahPutih.com - Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengkritik adanya rencana tes massal corona yang diadakan Pemprov Jawa Barat. Sebab, kegiatan tersebut bakal berlangsung di tempat terbuka dan menggunakan metode pengumpulan massa.

Neta khawatir, hal itu akan menimbulkan penyebaran baru virus corona karena mengumpulkan orang dalam jumlah banyak di satu tempat. Mantan wartawan itu meminta Polri harus berani membubarkan tes COVID-19 massal yang diputuskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mulai berlangsung Rabu (25/3)

Baca Juga

Pasien Corona Terus Bertambah, Wali Kota Solo Akan Tutup Bioskop dan Tempat Hiburan

"Sebab tes dengan pengumpulan massa ini bertentangan dengan instruksi Presiden Jokowi dan Maklumat Kapolri," kata Neta kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (24/3).

Neta
Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane

Neta meminta, aparatur pemerintah bersikap satu kata dengan perbuatan dalam mengatasi penyebaran virus Corona. Dirinya meyakini, tes corona buat masyarakat tidak harus dengan mengumpulkan massa di stadion.

"Jangan di satu sisi melarang pengumpulan massa, di sisi lain membuat pencitraan dengan mengumpulkan massa. Tapi bisa dilakukan door to door, untuk menghindari pengumpulan massa yang justru berisiko menyebarkan virus Corona," imbuhnya

Baca Juga

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah mengumumkan tes corona tersebut dilakukan di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta serta sebagian Bandung Raya. Yakni, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Sumedang.

Daerah ini dipilih karena sebaran kasus COVID-19 paling banyak dibandingkan daerah lain.

Pemerintah Jawa Barat memutuskan peserta tes masif hanya pada warga yang memenuhi syarat dan dibagi dalam 3 kategori. Pertama, Kategori A, yakni masyarakat dengan resiko tertular paling tinggi, yakni Orang Dalam Pemantauan atau ODP yang baru tiba dari luar negeri; lalu Pasien Dalam Pengawasan atau PDP serta keluarga, tetangga, serta temannya; dan petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani pasien COVID-19.

Dua kategori selanjutnya, yakni Kategori B, untuk masyarakat yang rawan tertular karena profesi dan interaksi sosialnya. Serta terakhir, Kategori C, yakni masyarakat yang saat ini tengah mengalami gejala sakit yang mengarah pada gejala klinis terjangkit Covid-19. Khusus Kategori C, warga harus berbekal surat rujukan dari fasilitas kesehatan.

Baca Juga

Surat Terbuka Fadli Zon untuk Jokowi: Menunda Lockdown, Memperbanyak Korban

Terkait pelaksanaan tes dengan drive-thru, direncanakan berlangsung di tiga lokasi pelaksanaan, yakni Stadion Patriot di Bekasi untuk warga Bekasi dan Karawang, Stadion Pakansari di Bogor untuk warga Bogor dan Depok, serta Stadion Si Jalak Harupat untuk Kabupaten Bandung dan sisanya.

Dari tiga lokasi tersebut, lampu hijau pelaksanaan tes dengan cara drive-thru baru diberikan pada Stadion Patriot di Kota Bekasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Daftar 22 Koruptor yang Hukumannya Dikorting MA
Indonesia
Daftar 22 Koruptor yang Hukumannya Dikorting MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan ada 22 koruptor yang hukumannya dikorting Mahkamah Agung (MA). Pengurangan hukuman itu setelah mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan akan menghadirkan saksi sekitar tiga hingga empat orang, termasuk saksi ahli

Dianggap Pengkhianat Demokrat, Jhoni Allen Marbun Didepak dari Anggota DPR
Indonesia
Dianggap Pengkhianat Demokrat, Jhoni Allen Marbun Didepak dari Anggota DPR

Partai Demokrat memecat secara tidak hormat terhadap 7 kader yang berkhianat kepada partai yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pembangunan Masjid Agung Solo Hibah Pangeran UEA Dibangun Pekan Ini
Indonesia
Pembangunan Masjid Agung Solo Hibah Pangeran UEA Dibangun Pekan Ini

Masjid dan Islamic Center ini merupakan Hadiah untuk Presiden Jokowi dari Pangeran UEA, Sheik Mohammed bin Zayed Nahyan.

Perang Ego Pusat dan DKI Jakarta Tangani COVID-19
Indonesia
Perang Ego Pusat dan DKI Jakarta Tangani COVID-19

Teranyar, Presiden Joko Widodo, menugaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menangani COVID-19 di sembilan provinsi yang berkontribusi besar terhadap total kasus secara nasional.

Wagub DKI: Pemecatan Yoory Pinontoan Tunggu Hasil Penyelidikan KPK
Indonesia
Wagub DKI: Pemecatan Yoory Pinontoan Tunggu Hasil Penyelidikan KPK

"Ini kan dinonaktifkan, kita menunggu dulu hasil daripada KPK (untuk pemecatan)," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah
Indonesia
SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah

"Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan penerbitan SKB Tiga Menteri ini." kata Nadiem

Saat Presiden Jokowi Kecewa Pada Kebijakan PPKM
Indonesia
Saat Presiden Jokowi Kecewa Pada Kebijakan PPKM

Selama 20 hari pelaksanaan PPKM ada penambahan kasus 241.596 atau setiap harinya 12 ribu kasus tambahan.

Ketua MPR Anggap Tahap Awal Pilkada Serentak 2020 Mengkhawatirkan
Indonesia
Ketua MPR Anggap Tahap Awal Pilkada Serentak 2020 Mengkhawatirkan

Ratusan bakal calon kepala daerah diduga melanggar aturan karena membawa kerumunan massa saat proses pendaftaran.

 [HOAKS atau FAKTA]: Juni Menko Perekonomian Buka Kembali Aktivitas Ekonomi Pasca COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Juni Menko Perekonomian Buka Kembali Aktivitas Ekonomi Pasca COVID-19

"Kajian awal yang beredar sebagai antisipasi untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan pasca pandemi COVID-19 mereda," terang dia.