Rencana Komjen Listyo Bangkitkan Pam Swakarsa Dinilai Bentuk Perpolisian Masyarakat Komjen Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di Lobi Nusantara II, Rabu (20/1). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

MerahPutih.com - Rencana Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo akan kembali menghidupkan Pam Swakarsa untuk mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, menuai sorotan.

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, menilai, langkah bagus jika tujuannya membangun kelompok-kelompok sadar hukum. Apalagi sampai berinisiatif menciptakan keamanan-ketenteraman di lingkungan sekitar.

Baca Juga

Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

"Boleh jadi itu merupakan realisasi perpolisian masyarakat atau community policing," kata Reza kepada wartawan, Senin (25/1).

Ia menyebut jika tujuannya untuk membangun kesadaran hukum di masyarakat, ia memandangnya positif. Pasalnya, sudah lama sekali Polri tidak lagi mengusung community policing sebagai filosofi kerjanya.

"Beda dengan Kapolri sekian periode silam," tambah Reza.

Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menerangkan community policing menjadi sangat penting. Sebab, polisi terkesan menjadi terlalu fokus penegakan hukum.

Ini pun kerap dikritik karena Polri dianggap publik punya persoalan besar terkait procedural justice dan distributive justice.

"Nah, kedua isu itu bisa diatasi lewat digencarkannya kembali community policing,” tuturnya.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri di Komisi III DPRANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/foc.
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri di Komisi III DPRANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/foc.

Pam Swakarsa, menurutnya, jika dibangun secara konstruktif akan merefleksikan pelibatan masyarakat. Dalam kerja polisi, partispasi adalah salah satu unsur penting di samping fairness, neutrality, respect, dignity, dan trustworthy.

“Jadi, lihat saja bagaimana unsur-unsur tersebut bisa juga terpenuhi seandainya gagasan Pam Swakarsa benar-benar terealisasi," ungkap Reza.

Ia meyakini, jika Pam Swakarsa dalam kesehariannya malah memunculkan penilaian buruk dari publik, jelas Pam Swakarsa kontraproduktif.

"Terutama (dampaknya) bagi Polri Sendiri,” paparnya.

Karopenmas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menyebutkan bahwa Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa atau Pam Swakarsa yang ingin dihidupkan kembali oleh calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo, berbeda dengan Pam Swakarsa pada 1998.

"Tetapi yang dimaksud dengan Pam Swakarsa di sini bagaimana masyarakat memiliki keinginan, kemauan secara pribadi mereka mengamankan lingkungannya," katanya kepada wartawan yang dikutip.

Pada 1998, Pam Swakarsa merupakan kelompok sipil bersenjata tajam yang dibentuk untuk membendung aksi mahasiswa sekaligus mendukung Sidang Istimewa MPR (SI MPR).

Polri mengungkapkan, Pam Swakarsa merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Knu)

Baca Juga

Tugas Berat Komjen Listyo, Hindari Kontroversi dan Ubah Citra Polri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lebaran, Kota Bandung Siapkan Penanganan Sampah Secara Khusus
Indonesia
Lebaran, Kota Bandung Siapkan Penanganan Sampah Secara Khusus

Pemkot memetakan titik kumpul sampah di Kota Bandung pada malam takbiran dan lebaran, yakni terdapat 23 titik.

Bayaran Hotma Sitompul Berasal dari 'Fee' Bansos Sembako COVID-19?
Indonesia
Bayaran Hotma Sitompul Berasal dari 'Fee' Bansos Sembako COVID-19?

Saat itu Kemensos sedang mengalami masalah hukum

Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa
Indonesia
Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melarang adanya konvoi saat kampanye Pilwakot Solo berlangsng mulai tanggal 26 September sampai 6 Desember 2020

Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Pil Ekstasi dari Luar Negeri Seharga Jutaan Rupiah
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Pil Ekstasi dari Luar Negeri Seharga Jutaan Rupiah

Barang haram itu diduga berasal dari luar negeri yang dijual hingga jutaan rupiah.

KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin
Indonesia
KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin

Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan adanya potensi kerugian negara dalam program pengadaan vaksin COVID-19.

Polri: Badge Awards untuk Pelapor Tindak Pidana di Medsos Masih Wacana
Indonesia
Polri: Badge Awards untuk Pelapor Tindak Pidana di Medsos Masih Wacana

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan program tersebut masih dalam perencanaan.

KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring
Indonesia
KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring

KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring

Orang Kuat dan Dana Yang Besar Disiapkan Buat Mengudeta AHY
Indonesia
Orang Kuat dan Dana Yang Besar Disiapkan Buat Mengudeta AHY

Menurut kesaksian sejumlah kader yang merasa dijebak juga telah dibagikan dana awal sekitar 25 persen dan sisanya akan dibagikan jika kongres luar biasa (KLB) selesai.

KPK Periksa Direktur Bank Bukopin Terkait Kasus Suap RTH Bandung
Indonesia
KPK Periksa Direktur Bank Bukopin Terkait Kasus Suap RTH Bandung

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka DS (Dadang Suganda)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/10).

Kemenhub Buka Rute Pelayaran Banyuwangi - Lombok
Indonesia
Kemenhub Buka Rute Pelayaran Banyuwangi - Lombok

Rute pelayaran anyar ini, diharapkan efektif mengurangi kepadatan lalu lintas, mengingat para wisatawan atau masyarakat tidak perlu menggunakan jalur darat.