Rencana 50 Ribu Buruh Demo di DPR Tengah Pandemi Corona Tidak Realisitis dan Berbahaya Koordinator TPDI Petrus Selestinus tolak rencana buruh demo di tengah pandemi corona (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mengkritik rencana Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar unjuk rasa pada (30/4) untuk menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang mulai dibahas DPR.

Menurutnya, rencana aksi yang disampaikan oleh Presiden KSPI Said Iqbal itu sangat tidak realistis saat semua pihak berjuang melawan COVID-19.

Baca Juga:

Jumlah Pasien COVID-19 Kian Meningkat, Gubernur Khofifah Akan Panggil Risma

Apalagu saat ini ada pemberlakuan social distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Rencana Said Iqbal menggelar aksi demo pada tanggal 30 April 2020 merupakan langkah yang tidak realistis di tengah kondisi pendemi COVID-19 dan pemberlakuan social distancing dan PSBB yang semakin diperluas di Se-Jabodetabek," kata Petrus kepada wartawan, Sabtu (18/4) kemarin.

Praktisi hukum Petrus Selestinus
Praktisi Hukum Petrus Selestinus (Foto: antaranews)

Petrus menyebut, sikap KSPI itu seakan-akan tidak mendukung program social distancing dan PSBB.

"Dan itu berarti akan berbenturan dengan aparat Kepolisian di lapangan," ujarnya.

Petrus menyarankan, dalam situasi seperti ini sebaiknya perwakilan KSPI cukup datang ke DPR membawa surat keberatan soal pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker.

"Cukup bawa surat keberatan dari KSPI dkk, tentang apa saja yang menjadi poin-poin keberatan dan apa usul KSPI soal Omnibus Law ini," ungkap anggota PERADI ini.

Selain itu, Petrus juga menyarankan agar pemerintah membuka dialog khusus dengan semua pihak yang berkepentingan dalam RUU Omnibus Law Ciptaker.

"Pemerintah dan DPR sudah paham dengan aspirasi buruh yang keberatan dengan konsep Ciptaker dalam Omnibus Law, dan kesempatan itu mestinya Pemerintah dan DPR buka dialog khusus antara Pemerintah, DPR dan buruh/organisasi buruh," pungkasnya.

Sebelumnya, KSPI menyatakan akan menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR dan Kantor Kemenko Perekonomian, pada (30/4). Rencananya aksi ini akan melibatkan 50 ribu buruh.

Baca Juga:

Pemberian Kartu Prakerja Bagi Pekerja yang Terdampak COVID-19 Keliru

Aksi ini digelar KSPI sebagai bentuk penolakan terhadap RUU Omnibus Law Ciptaker yang mulai dibahas DPR. Selain itu, KSPI juga bakal menuntut agar tidak ada PHK selama pandemi corona.

Said mengatakan, KSPI akan tetap mengikuti aturan social distancing dalam aksi tersebut.

"Dalam aksi nanti buruh akan tetap menjaga jarak peserta aksi, memakai masker, dan membawa hand sanitizer," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Pengujian Sampel Corona Bakal Dilakukan Masif dan Libatkan Aparat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Rumah Sakit di Amerika Buktikan COVID-19 Hanya Tipuan Belaka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rumah Sakit di Amerika Buktikan COVID-19 Hanya Tipuan Belaka

Dapat disimpulkan bahwa foto yang memperlihatkan keadaan rumah sakit yang sepi dari pasien COVID-19 di Nevada, Amerika Serikat tidak benar.

  Napi Asimilasi Kembali Berulah, Polda Jateng Ancam Tembak di Tempat
Indonesia
Napi Asimilasi Kembali Berulah, Polda Jateng Ancam Tembak di Tempat

Kami tidak akan segan mengambil tindakan dengan menembak napi di tempat jika membahayakan masyarakat. Itu komitmen polisi dalam menjaga keamanan di tengah wabah virus Corona

RDPU Komisi III-Kompolnas Bahas Calon Kapolri Digelar Tertutup
Indonesia
RDPU Komisi III-Kompolnas Bahas Calon Kapolri Digelar Tertutup

Turut hadir secara fisik Ketua Pelaksana Harian Kompolnas, Benny Mamoto

Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan

Per 20 Desember 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 163.111

Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik

Sejumlah warga lereng Gunung Merapi dikejutkan dengan suara gemuruh longsoran dari puncak Gunung Merapi, Minggu (8/11).

Anies Tegaskan Larangan Berkumpul Saat PSBB Untuk Kurangi Interaksi
Indonesia
Anies Tegaskan Larangan Berkumpul Saat PSBB Untuk Kurangi Interaksi

Gubernur Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020

Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR
Indonesia
Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR

Dion menduga pernyataan Napoleon Bonaparte ini sebagai upaya menggiring opini

LIPI Gandeng Universitas Nottingham Formulasikan Pengurutan Genom Virus SARS-CoV-2
Indonesia
LIPI Gandeng Universitas Nottingham Formulasikan Pengurutan Genom Virus SARS-CoV-2

LIPI sudah memiliki alat untuk melakukan whole genom sequencing tanpa perlu melakukan kultur atau perbanyakan virus

Anies Dipastikan Tak Langkahi Pemerintah Pusat Terapkan PSBB Total
Indonesia
Anies Dipastikan Tak Langkahi Pemerintah Pusat Terapkan PSBB Total

PSBB DKI sudah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Listyo Sigit Akan Sampaikan Arah Kebijakannya dalam Fit and Proper Test
Indonesia
Listyo Sigit Akan Sampaikan Arah Kebijakannya dalam Fit and Proper Test

Calon Kapolri akan menandatangani surat pernyataan yang disiapkan DPR