Remaja Ikut Demo Anarkistis Sujud Minta Maaf kepada Orangtua di Polresta Surakarta

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 31 Agustus 2025
Remaja Ikut Demo Anarkistis Sujud Minta Maaf kepada Orangtua di Polresta Surakarta

Pelaku demo anarkis meminta maaf pada orang tuanya di Mapolresta Surakarta, Minggu (31/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK 65 remaja pelaku demo anarkistis di Kota Solo sujud meminta maaf saat dijemput pulang orangtuanya, Minggu (31/8). Berdasarkan pemantauan di lokasi, sebanyak 65 orangtua remaja yang terlibat demo anarkistis dipanggil ke Polresta Surakarta. Setelah berkumpul, orangtua diminta duduk di kursi. Sementara itu, setiap anak mereka duduk lesehan di hadapan orangtuanya.

Remaja yan terlibat kerusuhan tersebut langsung sujud menangis meminta maaf kepada orangtuanya karena ikut dalam demo anarkistis. Para orangtua pun ikut menangis tak menyangka anak mereka terlibat aksi demo anarkistis dan ditangkap polisi.

Salah seorang orangtua pelaku, Sumarni, 41, warga Kecamatan Banyudono, Boyolali, mengaku anaknya hanya ikut-ikutan diajak temannya. Dia tidak tahu anaknya terlibat.

Baca juga:

Antisipasi Kericuhan Demo Meluas, Solo Berlakukan Status Tanggap Darurat Hingga 5 September



“Anak saya pamit keluar rumah diajak temannya ngopi di Solo di pinggir jalan dan nonton event Pengging Fair di Boyolali. Saya suruh pulang lewat pesan singkat aplikasi, tapi tidak pulang. Tahu-tahu dikabarkan ditangkap polisi,” ujar di Polresta Surakarta, Minggu (31/8).

Dia mengaku saat anaknya mengabari lewat pesan singkat aplikasi sedang melihat demo di DPRD Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB. Ia menambahkan anaknya diminta wajib lapor. Kemudian diperbolehkan pulang setelah membuat surat pernyataan bermaterai agar tidak mengulangi lagi.

“Saya sudah tegaskan lagi kepada anak saya untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya lagi. Anak saya sudah kerja, sudah lulus SMA,” pungkasnya.

Kapolresta Surakarta Kombes Catur Cahyono Wibowo mengatakan mereka terlibat Anarko yang mengganggu ketertiban di depan gedung DPRD. Mereka ialah remaja SMA dan SMP. “Kami imbau untuk para orangtua yang pasti untuk lebih meningkatkan pengawasan dan bisa mendidik mengarahkan putranya untuk menjadi generasi harapan di masa depan,” kata Catur

Ia mengatakan mereka ditangkap karena terlibat aksi demo anarkistis di Kota Solo termasuk DPRD Solo. Polresta Surakarta mengimbau agar masyarakat Kota Solo tidak terprovokasi dengan ajakan demo atau apapun yang dapat mengganggu keamanan Solo.(Ismail/Jawa Tengah)




Baca juga:

Pos Polisi dan Halte Batik Solo Trans Dibakar, Massa Didominasi Berkaos Hitam

#Solo #Demo Rusuh #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir, Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran akan Dijaga Ratusan Personel Gabungan
Sebanyak 316 personel disiapkan untuk mengamankan Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran pada 7–8 November 2026. Gibran dijadwalkan hadir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir, Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran akan Dijaga Ratusan Personel Gabungan
Indonesia
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Barang-barang tersebut yakni telepon genggam, CPU, kendaraan, dan drone.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Indonesia
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Akumulasi tunggakan beserta denda yang harus diselesaikan manajemen Persis mencapai Rp 3,21 miliar sejak 2024 sampai per 13 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Indonesia
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perlu terus diperkuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Indonesia
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Sebanyak 12 santriwati dan 4 ustazah dimintai keterangan sebagai saksi dalam perusakan dan pembakaran warung Mi dan Babi Tepi Sawah Parangjoro, Sukoharjo.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Indonesia
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi Tepi Sawah Desa Parangjoro, Desa Grogol, September lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Indonesia
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko mengatakan para korban diduga direkrut dan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial melalui aplikasi daring.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Indonesia
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Kolaborasi tersebut dinilai membutuhkan kontribusi lintas bidang keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi, termasuk UMS.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Bagikan