Polisi Selidiki Penembakan Remaja di Taman Sari Ilustrasi penembakan. ANTARA

MerahPutih.com - Kepolisian melakukan penyelidikan soal adanya dugaan kasus penembakan yang dialami seorang pelajar bernama M. Idris Saputra (18) di jalan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Insiden yang terjadi pada Selasa (22/6) sekitar pukul 01.00 WIB itu mengakibatkan korban mendapatkan luka tembakan di bagian ketiak kiri dan tangan sebelah kiri.

Baca Juga

Polri Diminta Profesional dan Transparan Ungkap Penembakan Jurnalis di Sumut

“Ya benar, kami menerima adanya seorang korban yang ditembak di Jalan Mangga Besar VI D, Taman Sari, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Iver Soon Manosoh saat dihubungi wartawan Selasa (22/6).

Iver menjelaskan pihaknya bersama jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi di lokasi.

“Korban saat ini telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” ucapnya.

Ilustrasi senjata api. Foto: USA-Reiseblogger/Pixabay
Ilustrasi senjata api. Foto: USA-Reiseblogger/Pixabay

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Lalu Mesti Ali menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan soal kasus penembakan tersebut.

Diduga, kata Lalu, korban ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) yang diduga merupakan orang timur. Meski begitu, polisi masih menyelidiki kebenarannya.

“Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan lebih rinci, Kami masih melakukan penyelidikan,” terangnya. (Knu)

Baca Juga

Pelaku Penembakan Laskar FPI Ternyata Tewas Sejak Januari Lalu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tekan Penyebaran COVID-19, Polisi Bikin Gerakan 'Jakarta Bermasker'
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Polisi Bikin Gerakan 'Jakarta Bermasker'

Ini untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan

Aniaya M Kece, Apa yang Ingin Ditunjukan Irjen Napoleon Bonaparte?
Indonesia
Aniaya M Kece, Apa yang Ingin Ditunjukan Irjen Napoleon Bonaparte?

Irjen Napoleon Bonaparte juga akan diproses dalam sidang kode etik profesi polri

Alasan PDIP Keberatan Pileg dan Pilpres Digelar 15 Mei
Indonesia
Alasan PDIP Keberatan Pileg dan Pilpres Digelar 15 Mei

Fraksi PDIP di DPR keberatan dengan sikap pemerintah yang mengusulkan pencoblosan pileg dan pilpres dilakukan pada 15 Mei 2024.

Jokowi Bergeming soal TWK, BEM SI Demo di KPK Siang Ini
Indonesia
Jokowi Bergeming soal TWK, BEM SI Demo di KPK Siang Ini

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) bakal menggelar demo di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/9). sekira pukul 14.00 WIB.

Dijadwalkan Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Jerinx Hadir Enggak Ya?
Indonesia
Dijadwalkan Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Jerinx Hadir Enggak Ya?

Kasus ini berawal dari tuduhan Jerinx SID kepada Adam Deni

Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural
Indonesia
Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural

Kapolri mempersilakan kepada seluruh peserta lomba untuk menghasilkan karya mural dengan sub tema kritikan atau masukan kepada Polri baik dari segi negatif maupun positif.

Komika Fico Fachriza Mengaku Konsumsi Tembakau Gorila karena Susah Tidur
Indonesia
Komika Fico Fachriza Mengaku Konsumsi Tembakau Gorila karena Susah Tidur

Komika Fico Fachriza ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint Ditahan Militer
Dunia
Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint Ditahan Militer

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint ditahan pihak militer, Senin (1/2). Hal ini disampaikan juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Myo Nyunt.

Komnas HAM Ungkap Hasil Penyelidikan Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Hasil Penyelidikan Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus sejak September 2021, Komnas HAM mengumumkan hasil temuannya terkait kasus tersebut.

250 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
250 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin COVID-19

Kita memiliki 30 ribu vaksinator yang ada di kurang lebih 10 ribu puskesmas