Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik

Ilustrasi pesawat. (Foto: Unsplash/Ross Parmly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena mahalnya harga tiket pesawat domestik kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa relawan medis yang ditugaskan ke Aceh terpaksa menempuh rute transit melalui Kuala Lumpur, Malaysia, demi memperoleh biaya perjalanan yang lebih murah.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak pemerintah segera melakukan reformasi terhadap struktur biaya tiket pesawat domestik yang dinilainya sudah tidak kompetitif.

“Ini adalah ironi kedaulatan udara kita. Tiket Jakarta–Medan bisa menyentuh Rp8–9 juta saat bencana, sementara Jakarta–Kuala Lumpur hanya Rp1,5 juta. Hal ini dipicu oleh beban pajak ganda, di mana rute domestik dikenakan PPN 11 persen, sementara rute internasional justru nol persen,” ujar Huda, Selasa (13/1).

Huda menilai tingginya harga tiket pesawat di Indonesia bukan semata-mata disebabkan keterbatasan kursi atau permintaan tinggi, melainkan akibat struktur biaya penerbangan yang tidak efisien jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Baca juga:

Legislator Gerindra Desak Kemenhub Turunkan Harga Tiket Pesawat, Juga Ingatkan Kepastian Waktu Penerbangan

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor utama yang memicu mahalnya tiket pesawat domestik. Selain pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada rute domestik, harga avtur yang tinggi akibat minimnya kompetisi penyedia bahan bakar di bandara turut menjadi beban besar. Di sisi lain, bea masuk suku cadang pesawat yang menyumbang hingga 70 persen dari komponen biaya perawatan juga memperberat operasional maskapai.

“Kami sudah lama mendorong adanya terobosan kebijakan dari pemerintah agar harga tiket pesawat domestik ini bisa bersaing dengan negara lain,” tegasnya.

Untuk menekan harga tiket agar lebih kompetitif di kawasan ASEAN, Huda mendorong pemerintah mengambil langkah-langkah strategis. Di antaranya penghapusan PPN tiket pesawat domestik, relaksasi bea masuk suku cadang pesawat, serta membuka peluang kehadiran multi-provider avtur di bandara-bandara utama.

“Tanpa intervensi kebijakan fiskal dan pembongkaran monopoli avtur, maskapai nasional akan terus terjepit biaya operasional yang tinggi, dan masyarakat yang menjadi korbannya,” tambahnya.

Baca juga:

Gerak Cepat Rehabilitasi Bencana Sumatra, Pemerintah Buka Posko Terpadu di Aceh Fokus Segerakan Pendirian Hunian Layak

Huda menegaskan bahwa penurunan harga tiket pesawat akan memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian nasional. Ia memperkirakan penurunan tarif sebesar 20 persen dapat meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara hingga 35 persen.

Dampak positif tersebut juga diyakini akan meningkatkan efisiensi logistik kargo udara yang berperan penting dalam perdagangan UMKM serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah terpencil.

“Jika tiket murah, lama menginap wisatawan bertambah dan belanja di sektor UMKM meningkat. Sektor perdagangan menjadi lebih efisien karena ongkos kargo udara turun. Yang terpenting, negara memiliki mobilitas tinggi dalam merespons situasi darurat tanpa harus bergantung pada rute luar negeri,” tandasnya. (Pon)

#Komisi V DPR #Tiket Pesawat #Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Indonesia
Komisi V DPR Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, ODOL hingga Transportasi Daring Jadi Sorotan
Komisi V DPR mulai membahas revisi UU LLAJ. ODOL, transportasi daring, kendaraan listrik, ETLE, ERP hingga kendaraan otonom menjadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Komisi V DPR Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, ODOL hingga Transportasi Daring Jadi Sorotan
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Bagikan