Relawan Gelar Istighosah Kubro Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di TMII Relawan pendukung Wapres Ma'ruf Amin bakal menggelar istighosah kubro di kawasan Tugu Pancasila Sakti, Taman Mini Indonesia Indah. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Relawan pendukung Wapres terpilih Ma'ruf Amin bakal menggelar istighosah kubro di kawasan Tugu Pancasila Sakti, Taman Mini Indonesia Indah. Kegiatan ini sekaligus bentuk ucapan doa bersama demi kedamaian bangsa.

Ketua Relawan C19 KH Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin mengatakan, tujuan dari kegiatan itu adalah untuk mendoakan agar pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendatang berjalan sukses dan lancar.

Baca Juga

Pelantikan Kepala Negara Mutlak Harus Sesuai Jadwal KPU

"Kami minta pertolongan sebesarnya dengan mengetuk pintu langit semangat di negara kita untuk menebar damai," kata Syauqi di Markas C19, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Pria yang juga putra Ma'ruf Amin ini menambahkan, akan ada 2 ribu umat Islam yang bakal menghadiri kegiatan ini. Mereka berasal dari pesantren hingga Majelis Taklim.

Ketua Relawan C19 KH Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin. Foto: MP/Kanu
Ketua Relawan C19 KH Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin. Foto: MP/Kanu

Adapula undangan seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menhan Ryamizad Ryacudu hingga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sayangnya, Jokowi dan Ma'ruf tak ikut karena tengah menghadapi persiapan pelantikan Presiden.

Baca Juga

Seluruh Kekuatan TNI AD Dikerahkan pada Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Nantinya mereka akan berdoa bersama 50 kiai sepuh dari Jawa Timur, DIY, NTB dan Sumatera Barat, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.

"Semua kiai hadir karena semangatnya adalah memanjatkan doa. Bagaimana kita menebarkan damai," jelas Gus Oqi.

Sementara itu, dewan pakar C19 Juri Ardiantoro mengatakan kegiatan tersebut adalah tradisi yang dilakukan dalam menghadapi peristiwa penting seperti Pemilu hingga pelantikan Presiden.

'Ada peristiwa monumental dalam hidup kita. Ada peristiwa pelantikan presiden. Ini adalah media kami munajat kepada Allah agar kegiatan besok lancar. Ini gerakan kultural kami," kata Juri.

Baca Juga

Kelompok Khilafah Disebut-sebut Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum ini memastikan, acara ini bukan gerakan politik.

"Meski kumpulkan banyak orang ini bukan gerakan politik namjn meminta doa keselamatan sdmu pihak. Tak ada unsur kegiayan istighosah untuk kegiatan politik," jelas Juri. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH