Relaksasi di Bandung Akan Dilakukan Sedikit-sedikit Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung di gedung DPRD Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

MerahPutih.com - Meski kasus COVID-19 di Bandung menurun dalam beberapa hari terakhir, sampai status diturunkan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ke Level 3, namun tidak serta merta relaksasi diberlakukan secara luas.

Wali Kota Bandung Oded M Danial yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kota Bandung meminta para pelaku di beberapa sektor yang belum memperoleh relaksasi atau masih dibatasi untuk bersabar. Pihaknya akan melakukan relaksasi secara bertahap.

"Kita tetap terus berupaya bertahap, sedikit-sedikit merelaksasi. Jadi tidak langsung besar dan banyak," katanya usai Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, di gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (1/8).

Baca Juga:

85,2 Persen Penduduk Bandung Pengguna Internet

Oded mengaku telah menandatangani Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 87 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019 di Kota Bandung. Antara lain mengenai jam operasional suatu sektor.

Misalnya, pusat perbelanjaan, mal, pertokoan dari sebelumnya pukul 20.00 WIB ke pukul 21.00 WIB.

“Jadi masyarakat pun sudah mulai berikan relaksasi tapi pelan-pelan," katanya.

Pengecekan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat masuk mal di Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)
Pengecekan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat masuk mal di Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Oded mengaku memperoleh banyak sekali aspirasi masyarakat yang meminta relaksasi. Namun Oded menegaskan, relaksasi harus secara bertahap untuk menjaga kondisi Kota Bandung agar kasus COVID-19 tetap menurun.

"Tetap bertahap sedikit-sedikit. Ini bukti kita punya kepedulian kepada masyarakat. Kita tetap menjaga juga, mudah-mudahan terus seperti ini (kasus COVID-19 menurun di Kota Bandung)," katanya

Baca Juga:

Minimnya Informasi Rumah Sakit Kosong Jadi Tantangan Kota Bandung

Kunci menurunkan kasus COVID-19 merupakan partisipasi dari semua elemen masyarakat yang tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan.

Ia berharap, ke depan kasus COVID-19 Kota Bandung terus landai sampai masuk ke zona kuning (risiko rendah). Saat ini, Bandung masih zona oranye atau risiko sedang.

"Karena prinsipnya, apabila saling mengingatkan prokes di antara kita, mudah-mudahan semua punya kesadaran sehingga akhirnya bisa konsisten," harap Oded. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Stok Plasma Konvalesen di PMI Kota Bandung Kini Tersedia, meski Terbatas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPU Depok Tunda Penetapan Idris-Imam Jadi Pemenang Pilkada
Indonesia
KPU Depok Tunda Penetapan Idris-Imam Jadi Pemenang Pilkada

Penentuan tanggal pelaksanaannya sudah disesuaikan berdasarkan pada tahapan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah di MK dan kebijakan pilkada yang diatur oleh KPU RI.

[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Penuh, Pasien COVID-19 Tinggal Konsumsi Berbagai Obat di Rumah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Penuh, Pasien COVID-19 Tinggal Konsumsi Berbagai Obat di Rumah

pemberian obat, meski pada pasien tanpa gejala, tetap harus dalam pengawasan medis. Obat harus diberikan sesuai kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping penggunaannya.

Firli Buka Diklat Bela Negara Bagi 18 Pegawai Tak Lulus TWK KPK
Indonesia
Firli Buka Diklat Bela Negara Bagi 18 Pegawai Tak Lulus TWK KPK

16 pegawai akan mengikutinya secara langsung

Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri
Dunia
Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri

Sekitar 3.200 warga Pantai Gading mengungsi di Liberia, Ghana, dan Togo, akibat bentrok antara aparat dan masyarakat yang menolak hasil pemilihan presiden.

Usai Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi di Bekasi Terpapar COVID-19
Indonesia
Usai Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi di Bekasi Terpapar COVID-19

Sejumlah personel kepolisian yang positif tengah menjalani isolasi mandiri. Mereka juga mengalami beberapa gejala, seperti demam dan kehilangan indra penciuman.

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh Rentan Disusupi
Indonesia
Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh Rentan Disusupi

“Saya yakin ketika buruh dan mahasiswa turun ke jalan sudah jelas, kontennya jelas dan kuat,” kata Stanislaus

Eks Penyidik KPK AKP Robin Bantah Terima Uang dari Azis Syamsuddin
Indonesia
Eks Penyidik KPK AKP Robin Bantah Terima Uang dari Azis Syamsuddin

AKP Stepanus Robin Pattuju membantah menerima uang dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan mantan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar Aliza Gunado.

Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga
Indonesia
Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga

Pemprov DKI Jakarta bakal mengebut program vaksinasi COVID-19 terhadap warga ibu kota menyusul permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PN Jakpus Lockdown, Sejumlah Hakim Positif COVID-19
Indonesia
PN Jakpus Lockdown, Sejumlah Hakim Positif COVID-19

Bambang pun merinci jumlah pegawai dan hakim yang reaktif maupun positif COVID-19

Atlet dan Ofisial PON XX Terpapar COVID-19 Tercatat 40 Orang
Indonesia
Atlet dan Ofisial PON XX Terpapar COVID-19 Tercatat 40 Orang

PON XX Papua akan berlangsung hingga Jumat (15/10) diikuti 6.496 atlet dan sekitar 3.300 ofisial.