Rekonstruksi Pembunuhan dengan Racun Tikus Dicampur Jus, Pelaku Peragakan 38 Adegan Pelaku pembunuhan dua orang korban dengan racun tikus menjalani rekonstruksi dikawan ketat anggota Polresta Surakartawa, Jawa Tengah, Kamis (14/5). (MP/Ismail)

MeraPutih.com - Polresta Surakarta menggelar rekonstruksi dua korban pembunuhan, yakni Sunarno (49) dan Triyani (36) di dalam rumah kontrakan di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/5).

Pelaku pembunuhan berinisial G (54) memeragakan 38 adegan dan mengabisi korbannya dengan memberikam racun tikus yang dicampur pada jus buah. Motif pembunuhan berniat menguasai uang tunai senilai senilai Rp725 juta milik korban.

Baca Juga:

Ini Alasan Polri "Bela" Pelaku Terduga Penyerangan Novel

Pantauan merahputih.com, rekonstruksi diawali adegan korban laki-laki dan perempuan yang diperankan oleh pemeran pengganti masuk ke dalam rumah kontrakan. Pelaku beberapa menit kemudian masuk rumah kontrakan. Selama di dalam kontrakan, rekonstruksi berjalan tertutup dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Rekonstruksi yang berlangsung selama dua jam tersebut, polisi membawa dua lokasi rekonstruksi, yakni di Pasar Burung Depok, Solo lokasi membeli racun tikus dan rumah kontrakan.

Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Purbo Adjar Waskito mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi antara keterangan pelaku dan saksi di lapangan. Total ada 38 adegan yang diperagakan pelaku di dua lokasi berbeda. Ada sejumlah fakta yang terungkap selama rekonstruksi berlangsung.

"Pelaku diketahui mencampur racun tikus ke dalam jus buah. Yang membuat jus buah korban perempuan (Triyani) lalu diberikan racun tikus oleh pelaku (G), sebelum diminum (Sunarno)," kata dia.

Pelaku pembunuhan dua orang korban dengan racun tikus menjalani rekonstruksi dikawan ketat anggota Polresta Surakartawa, Jawa Tengah, Kamis (14/5). (MP/Ismail)
Pelaku pembunuhan dua orang korban dengan racun tikus menjalani rekonstruksi dikawan ketat anggota Polresta Surakartawa, Jawa Tengah, Kamis (14/5). (MP/Ismail)

Setelah korban Sunarno meninggal, lanjut dia, jus buah berisikan sisa racun tikus diminum korban Triyani. Keduanya meninggal. Untuk menghilangkan jejak, pelaku melepas baju kedua korban supaya orang menilai kedua korban meninggal saat berbuat mesum.

"Tidak ada penambahan adegan baru dalam rekonstruksi pembunuhan. Proses rekonstruksi sesuai dengan berita acara pemeriksaan yang telah dibuat oleh penyidik," katan dia.

Ia menambahkan, penyebab kematian korban ini karena ada kandungan sianida dalam racun tikus yang telah dicampur dalam minuman jus. Reaksi racun tikus dalam jus tersebut membuat panas organ dalam korban sehingga menyebabkan kematian.

"Hasil laboratorium kedua korban meninggal karena racun tikus. Pelaku ditangkap saat berusaha kabur dari Bandara Adi Sormarmo dengan membawa uang milik korbannya," tutup Purbo.

Baca Juga:

Calon Penumpang Pesawat Tetap Wajib Patuhi Aturan PSBB

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dan perempuan tanpa busana yang diketahui bernama Sunarno (49), warga Ciledug, Tangerang, Banten dan Triyani (34), warga Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah pada tanggal 9 April 2020.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menangkap pelakun pembunuhan, berinisial G (54) pada tanggal 9 April. Pelaku pembunuhan diketahui teman dekat korban Sunarno yang ingin menguasai uang tunai Rp725 juta korbannya.

Sementara korban perempuan adalah seorang pembantu. Pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga hukuman mati. (Ism)

Baca Juga:

Bandara Soetta Membeludak, Bukti Pemerintah Lakukan Diskriminasi Transportasi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy