Rekonstruksi Ilmuwan Pecahkan Misteri Spinosaurus, Dinosaurus Perenang Pertama Ilmuwan sebut Spinosaurus sebagai monster sungai. (twitter @JuliotheArtist)

NIZAR Ibrahim, Paleontoloog, kepala tim peneliti asal University of Detroit harus mencocokan kepingan kecil tulang salah satu jenis Dinosaurus. Tulang tersebut hancur terkena ledakan bom selama masa Perang Dunia II. Dari potongan kecil tulang tersebut, Nizar akhirnya bisa beroleh data cukup banyak ketika merekonstruksi bagian ekor.

Berdasar hasil tim risetnya, mengutipe Nature, Dinosaurus tersebut memiliki kemampuan renang sangat baik. Tubuh predator tersebut memiliki panjang sekitar 50 kaki dan memiliki catatan fosil lebih dari 50 juta tahun.

Fosil ekor tersebut ditemukan di lapisan Kem Kem berusia 95 juta tahun di tenggara Maroko, tambah Weather, memberikan fakta baru tak terduga namun mengejutkan tentang Spinosaurus Aegyptiacus sebagai spesies Dinosaurus sangat cocok hidup di air.

Baca juga: Fosil Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan di Inggris



"Ekornya aneh sekali, saya belum pernah melihat jenis seperti itu," kata Matthew Lamanna, paleontolog vertebrata di Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh, pengulas makalah untuk Nature, kepada Science News.

Penelitian tersebut, kutip Weather, mendeskripsikan ekor Spinosaurus sangat fleksibel seperti dayung, memungkinkan telah membantunya bergerak di air seperti buaya masa kini.

Spinosaurus
Ilustrasi seekor Spinosaurus berenang di dalam sungai. (twitter @d_bonadonna)



Ekor berbentuk unik dibentuk serangkaian duri saraf sangat tinggi tersebut akan membantu mereka bergerak menyamping untuk menciptakan dorongan di dalam air. Selain itu, Spinosaurus juga memiliki moncong memanjang dengan gigi kerucut membuatnya menyerupai rahang buaya.



Hingga saat ini, Spinosaurus menjadi dinosaurus perenang pertama berhasil direkonstruksi. Meski begitu penelitian Nizar dan tim menunjukkan semua jenis dinosaurus juga bisa berenang atau mungkin beberapa jenis saja.

Penelitian lanjutan dari University of Portsmouth menemukan ratusan fosil gigi di Maroko. Science Alert melaporkan jumlah gig sangat besar merupakan milik Dinosaurus dan beberapa hewan air. Tercatat ada lebih dari 1.200 fosil, dan para peneliti menemukan hampir setengahnya berasal dari Spinosaurus.

Spinosaurus
Ratusan gigi Spinosaurus yang ditemukan di Maroko. (Beevor et al., Cretaceous Research, 2020)



Para peneliti semula ragu Spinosaurus merupakan Dinosaurus mayoritas hidup di air, namun penemuan termutakhir meyakinkan sang predator air benar-benar sebuah "river monster."

David Martill, profesor Paleobiologi di University of Portsmouth, melansir laman BBC, menegaskan tidak tahu lokasi lain berkait massa gigi Dinosaurus seperti itu ditemukan di batuan bantalan tulang.

Baca juga: Kesempatan Dimakan Dinosaurus dalam Film Jurrasic World 3, Ada yang Mau?



Peningkatan kelimpahan gigi Spinosaurus, relatif terhadap dinosaurus lain, merupakan cerminan dari gaya hidup akuatik mereka. "Hewan yang sebagian besar hidupnya di air lebih mungkin menyumbangkan gigi ke sungai daripada dinosaurus yang mungkin hanya mengunjungi sungai untuk minum dan mencari makan di sepanjang tepiannya". (Lev)

Baca juga: Tidak Hanya Manusia, Dinosaurus juga Bisa Kena Kanker


Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho

LAINNYA DARI MERAH PUTIH