Reklamasi Ancol Dikritik, Anak Buah Anies Ungkit Rencana Bangun Museum Nabi Tangkapan layar peta rencana kota DKI Jakarta yang dikutip dari lamaan jakartasatu.jakarta.go.id, Rabu (1/7/2020) (ANTARA/Fauzi Lamboka)

MerahPutih.com - Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menjawab kritik publik terhadap izin perluasan reklamasi kawasan Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara. Anak buah Gubernur DKI Anies Baswedan itu berdalih reklamasi Ancol dibangun untuk kepentingan masyarakat, salah satunya Museum Internasional Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam.

"Hari ini Pemprov DKI secara resmi menyampaikan keterangan bahwa perluasan daratan Ancol adalahuntuk kawasan rekreasi masyarakat. Jadi kita mengutamakan kepentingan publik," kata Saefullah melalui Chanel YouTube Pemprov DKI, Jumat (3/7).

Baca Juga:

DPRD Minta Pemprov DKI Perhatikan Dampak Lingkungan Reklamasi Ancol

Saefullah menambahkan lokasi reklamasi juga akan dijadikan tempat rekreasi anak-anak selain Museum Sejarah Nabi bertaraf internalsional. Pemda DKI, lanjut dia, bakal memanfaatkan hasil perluasan tersebut secara transparan.

"Ini juga bagian dari pengembangan MRT yang akan sampai ke Ancol," tutur Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu.

Sekda DKI bela Anies soal rekomendasi Formula E di Monas
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. (ANTARA FOTO/Retno Esnir)

Menurut dia, pelebaran kawasan Ancol juga berfungsi sebagai lokasi menampung hasil pengerukan sungai. Langkah itu juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang kerap terdampak banjir saat musim hujan.

Lanjut Sekda, perluasan Ancol telah melakukan kajian teknis, contohnya kajian penanggulangan dampak banjir, pemanasan global, dan kajian perencanaan pengambilan materiil perluasan kawasan.

"Kajian pelaksanaan infrastruktur atau prasarana dasar, kemudian kita minta juga analisa mengenai dampak lingkungan dan kajian lain yang diperlukan," tutup pejabat eselon 1 Pemprov DKI itu.

Baca Juga:

Museum Sejarah Nabi Muhammad dan Peradaban Islam Bakal Berdiri di Jakarta

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara. Izin ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub pembangunan reklamasi itu ditekan Anies pada 24 Februari 2020 lalu.

Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 Hektar (Ha) dan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 Ha.

"Memberikan izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi (Dufan) seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektar," tulis Anies dalam Kepgub itu. (Asp)

Baca Juga:

LBH Jakarta: Sudah Seharusnya Reklamasi Teluk Jakarta Dihentikan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Akibat COVID-19, 250 Ribu Lebih Warga Menganggur Sampai Sekarang
Indonesia
Akibat COVID-19, 250 Ribu Lebih Warga Menganggur Sampai Sekarang

Sebanyak dua ratus ribu lebih warga Jakarta yang menganggur karena kena pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan akibat wabah corona per Februari 2021.

Sederet Pasal yang Bisa Digunakan Polisi Jerat Anji dan Hadi Pranoto
Indonesia
Sederet Pasal yang Bisa Digunakan Polisi Jerat Anji dan Hadi Pranoto

Laporan tersebut perlu ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya

Lebih dari 10 Ribu Pasien Sembuh COVID-19
Indonesia
Lebih dari 10 Ribu Pasien Sembuh COVID-19

Akumulasi kasus positif COVID-19 menjadi 1.037.993 orang, terhitung sejak pengumuman pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo
Indonesia
Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo

Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, mengatakan gelombang pertama tes kesehatan pada Selasa-Rabu dikuti lima kabupaten/kota

Pam Swakarsa Bentukan Listyo Sigit Bakal Dibekali Alat Komunikasi
Indonesia
Pam Swakarsa Bentukan Listyo Sigit Bakal Dibekali Alat Komunikasi

Pengamanan swakarsa tersebut telah diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Bergerak
Indonesia
Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Bergerak

"Jadi tentu pemerintah berharap, proses ini bisa terus dijaga tapi syaratnya bahwa sektor kesehatan perlu kita rem," kata Airlangga.

Ketua DPR: Saatnya Para Menteri Fokus Bekerja
Indonesia
Hakim Ultimatum Broker Proyek Bansos karena Dianggap Lindungi Ihsan Yunus
Indonesia
Hakim Ultimatum Broker Proyek Bansos karena Dianggap Lindungi Ihsan Yunus

Muhammad Damis menyebut keterangan Agustri Yogasmara alias Yogas seolah melindungi legislator PDIP Ihsan Yunus. Sebab, keterangan yang disampaikan berbelit-belit.

Polisi Usut Dua Terduga Teroris yang Pernah Hadiri Sidang Rizieq Shihab
Indonesia
Polisi Usut Dua Terduga Teroris yang Pernah Hadiri Sidang Rizieq Shihab

Yusri tidak menjelaskan kapan HH dan ZA mendatangi sidang Rizieq

KPU Gunung Kidul Pastikan Distribusi Logistik Pilkada Lancar
Indonesia
KPU Gunung Kidul Pastikan Distribusi Logistik Pilkada Lancar

KPU sudah menyelesaikan proses pelipatan dan sortir surat suara. Terdapat kekurangan 3.991 lembar surat suara.