Rekanan Anak Ayu Azhari Jadi Buron Polisi Kasus senjata ilegal anak Ayu Azhari, Axel Djody Gondokusumo kini sudah ditangani polisi (Foto: ANTARA)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Selatan tengah memburu satu orang buron yang diduga masih rekanan putra kedua artis Ayu Azhari, Axel Djody Gondokusumo.

Axel diketahui jadi tersangka kasus penjualan senjata api ilegal kepada pengemudi mobil super Lamborghini Abdul Malik yang merupakan tersangka kasus penodongan pistol kepada dua pelajar.

“Sementara ada satu (buron) dalam proses penyelidikan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/1).

Baca Juga:

Ketum PKB Minta Kasus 5000 Pucuk Senjata Ilegal Diusut Tuntas

Namun, Bastoni tidak membeberkan identitas si buron. Begitu pun soal peranannya. Dia berdalih hal itu bisa mengganggu proses penangkapan. Pasalnya, yang bersangkutan tengah dalam pemburuan sekarang.

"Dia (si buron) WNI (Warga Negara Indonesia). Dia tinggal di Indonesia," katanya.

Sebelumnya diberitakan, putra kedua artis Ayu Azhari itu dicokok bersama dengan dua orang lain yaitu Muhammad Setiawan Arifin dan Yunarko. Mereka terbukti menjual senpi secara ilegal ke Abdul Malik.

Axel Djody diduga memasok senjata ilegal unutk Abdul
Senjata ilegal yang dipasok Axel untuk pengusaha koboi Abdul Malik (Foto: ANTARA)

Usut punya usut, Axel ternyata menjual senjata api laras panjang jenis M16 dan M4 kepada Abdul Malik. Lalu, Abdul juga beli tiga pucuk senjata api laras pendek dan satu buah granat dari tersangka Yunarko. Senjata dijual ke Abdul dengan harga ratusan juta rupiah.

Hingga kini, polisi masih mencari tahu sumber Axel cs mendapat senjata buatan Amerika itu.

Motif Abdul Malik menodongkan pistol kepada dua pelajar SMA, karena emosi dia disebut bos. Aksi koboi itu bermula, ketika Malik yang mengendarai mobil Lamborghini-nya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu sore, 21 Desember.

Baca Juga:

Gerindra: Pengusutan Isu Impor Senjata Ilegal Harus dengan Kepala Dingin

Ketika melintas, Malik lantas bertemu dengan dua pelajar SMA yang tengah berjalan. Emosi Malik pun memuncak, tatkala mendengar ucapan salah satu pelajar yang menyebut 'Wah, mobil bos nih'.

Malik sempat meminta kedua pelajar itu untuk berhenti. Namun, kedua pelajar menolak hingga Malik berang dan menembakkan pistol kaliber 32 sebanyak tiga kali ke udara. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim Pemenangan Naik Pitam Bajo Disebut Calon Boneka Pilwakot Solo
Indonesia
Tim Pemenangan Naik Pitam Bajo Disebut Calon Boneka Pilwakot Solo

"Saya sangat terusik dengan pernyataan pakar politik dan tata negara yang menyebut Bajo calon boneka dan setingan. Itu tidak benar," ujar Sigit

Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak
Indonesia
Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait meminta, semua pihak tidak melibatkan anak dalam kegiatan-kegiatan politik, demonstrasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

2 'Kekompakan' SBY dan Megawati di Sidang Tahunan MPR Saat Pandemi
Indonesia
2 'Kekompakan' SBY dan Megawati di Sidang Tahunan MPR Saat Pandemi

SBY dan Mega hadir secara virtual, tetapi kedua anak mereka ikut sidang tahunan secara fisik.

Mahfud MD Ingatkan Korupsi Tak Sebatas Rugikan Keuangan Negara
Indonesia
Mahfud MD Ingatkan Korupsi Tak Sebatas Rugikan Keuangan Negara

Kemenko Polhukam diberikan mandat melalui Perpres Nomor 87/2016 itu membentuk dan memimpin serta mengkoordinasi Satuan Tugas Saber pungli

Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Pekan Depan Pelanggar Mulai Ditilang
Indonesia
Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Pekan Depan Pelanggar Mulai Ditilang

Agar bisa menyampaikan informasi yang lebih masif lagi ke masyarakat

Ingin Buka Sekolah, Pemerintah Mesti Pastikan Guru dan Siswa Tak Bawa Virus
Indonesia
Ingin Buka Sekolah, Pemerintah Mesti Pastikan Guru dan Siswa Tak Bawa Virus

Pemerintah juga harus melakukan tes PCR secara acak kepada peserta didik di semua jenjang pendidikan.

KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Nurhadi

Dalam kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA itu, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka

Akibat Corona, Dana Revitalisasi Trotoar Dipangkas Jadi Rp20 Miliar
Indonesia
Akibat Corona, Dana Revitalisasi Trotoar Dipangkas Jadi Rp20 Miliar

"Ditunda karena COVID-19, kemarin kan Rp1,2 triliun yang ini bisa transaksi paling Rp20 miliar," ungkapnya.

AS Laporkan 8.910 Kematian akibat Corona, Kasus Sebanyak 330.891
Indonesia
AS Laporkan 8.910 Kematian akibat Corona, Kasus Sebanyak 330.891

CDC memperbarui jumlah kasusnya menjadi 304.826 dan mengatakan 7.616 orang telah meninggal di seluruh negeri.

 Sehari Sebelum Mudik Dilarang, 3.383 Perantau dari Jabodetabek Mudik ke Wonogiri
Indonesia
Sehari Sebelum Mudik Dilarang, 3.383 Perantau dari Jabodetabek Mudik ke Wonogiri

Kepala Terminal Induk Giri Adipura Krisak, Agus Hasto Purwanto, mengatakan ada pelonjakan jumlah pemudik di Terminal Induk Giri Adipura selama dua hari ini