REI Lakukan Lobi Minta Insentif PPN Rumah Diperpajang Sampai Akhir 2022 Rumah.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Tren pertumbuhan sektor properti yang terus meningkat terutama saat pandemi, perlu dilanjutkan dengan dukungan insentif pemerintah. Sektor Properti, diklaim memberikan efek berganda yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Sekjen DPP REI Amran Nukman mengatakan, insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) telah mendorong permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) cukup signifikan sampai kuartal III 2021. Namun sayangnya, insentif PPN perumahan tersebut akan berakhir tahun ini.

Baca Juga:

Dana Kredit Rumah Program FLPP Dialihkan ke BP Tapera

"Kita sedang berupaya melakukan lobi-lobi. Mudah-mudahan bisa diperpanjang sampai Desember tahun depan, bukan berakhir satu bulan lagi," ujar Amran.

Potensi penambahan penyerapan PPN DPT mencapai Rp 2,12 triliun. Selain perpanjangan insentif PPN perumahan, REI mengusulkan agar program pengakuan PPN DPT diperhitungkan pada tanggal transaksi pembelian dan insentif tersebut juga diusulkan agar berlaku bagi rumah inden dan bukan hanya ready stock.

Fasilitas PPN DPT diberikan untuk penyerahan rumah tapak baru dan unit hunian rumah susun baru. Insentif diskon pajak berupa fasilitas PPN DTP diberikan 100 persen untuk rumah atau unit dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar dan 50 persen untuk rumah atau unit dengan harga jual di atas Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar.

Sementara itu, Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar merinci, kurang lebih 195 ribu unit KPR subsidi akan didanai di 2022. Pendanaan tersebut akan melalui berbagai skema seperti KPR subsidi, FLPP, BP Tapera, dan BP2BT.

Pembangunan rumah. (Foto: Kementerian PUPR)
Pembangunan rumah. (Foto: Kementerian PUPR)

Perseroan memperkirakan akan ada 51 ribu unit KPR subsidi akan didanai pada tahun depan. Penyaluran tersebut juga akan melalui berbagai jalur, seperti kerja sama BP TWD AD, D2C (direct to consumer), kerja sama dengan agen properti dan developer, serta BP Jamsostek.

Ia menegaskan, mendukung penyaluran kredit di sektor properti, penyertaan modal negara (PMN) untuk 2022 yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat segera terealisasi.

"Penyertaan modal itu tentu akan memperkuat perseroan dalam berkontribusi mendorong perekonomian Indonesia. Saat ini perseroan bisa menyalurkan 250 sampai 300 ribu KPR dalam setahun. Jumlah tersebut tentunya bisa meningkat dengan penambahan modal dari pemerintah," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Tambah 8 Bank Daerah Salurkan Kredit Rumah FLPP

Penulis : Asropih Asropih
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Citra Scholastika Bisnis Kos-kosan di Yogyakarta
City Property
Citra Scholastika Bisnis Kos-kosan di Yogyakarta

Citra Scholastika mencoba peruntungan di dunia bisnis properti.

Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah
KPR
Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah

"Saat ini rumah yang dibangun masyarakat secara informal lebih banyak daripada rumah formal. Pemerintah juga wajib menyediakan regulasi dan tata Kelola," kata Abdul Hamid.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Alihkan KPR Umum Jadi KPR JHT MLT
KPR
Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Alihkan KPR Umum Jadi KPR JHT MLT

" Saya meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan yang tergabung dalam HIMBARA dan ASBANDA dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta Program JHT," kata Ida.

SMF Salurkan Rp 3,8 Triliun Untuk Bangun 106 Ribu Unit Rumah Bersubsidi
Indonesia
SMF Salurkan Rp 3,8 Triliun Untuk Bangun 106 Ribu Unit Rumah Bersubsidi

Terhitung sejak Agustus 2018 hingga saat ini SMF telah merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP sebesar Rp 8,270 triliun untuk 239.082 unit rumah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perpanjangan DP Nol Persen Gairahkan Pasar Perumahan
KPR
Perpanjangan DP Nol Persen Gairahkan Pasar Perumahan

Bank Indonesia memperpanjang kebijakan pelonggaran rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi paling tinggi 100 persen, yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022 sampai dengan 31 Desember 2022.

BTN Dapat Tambahan Kuota KPR FLPP 18.500 Unit
KPR
BTN Dapat Tambahan Kuota KPR FLPP 18.500 Unit

Penambahan kuota itu diyakini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Jelang Lebaran, Yuk Hadirkan Suasana Baru di Rumah
Home Lifestyle
Jelang Lebaran, Yuk Hadirkan Suasana Baru di Rumah

Berikan suasan hangat saat Lebaran di rumah.

Tiga Hal Penting Diketahui Sebelum Membeli Tanah dan Membangun Rumah
Hiburan & Gaya Hidup
Tiga Hal Penting Diketahui Sebelum Membeli Tanah dan Membangun Rumah

Pastikan tanah yang dibeli berada di zona hijau.

Tak Perlu Dehumidifier untuk Mengurangi Kelembapan dalam Rumah
Home Lifestyle
Tak Perlu Dehumidifier untuk Mengurangi Kelembapan dalam Rumah

Beberapa cara ini dapat mengurangi kelembapan dalam rumah.

Merdeka 118, Gedung Tertinggi Kedua Dunia Saingan Burj Khalifa
Property