Redam Penyebaran Virus PMK Jelang Idul Adha, Jokowi Perintahkan Lockdown Hewan ternak. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak telah menyebar ke 19 provinsi di Indonesia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan PMK, Suharyanto mengungkapkan, tidak perlu memobilisasi hewan ternak antardaerah apabila kebutuhan hewan kurban tidak bisa terpenuhi.

Baca Juga:

Anggaran Penanganan COVID-19 Digunakan Buat Tangani PMK

Presiden juga telah memberi arahan agar dilakukan lockdown di tingkat kecamatan, apabila 50 persen kecamatan dari suatu provinsi tersebut terinfeksi atau zona merah. Artinya tidak boleh ada pergerakan hewan dari satu titik ke titik lain.

“Ini memang tidak mudah memberikan penjelasan kepada masyarakat, tetapi ini sudah keputusan pemimpin negara, sehingga mohon masing-masing daerah mengikuti kebijakan ini,” kata Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan wabah PMK, Jumat (24/6).

Untuk itu, perlu dipastikan pembentukan posko di lintas daerah, jembatan timbang, pelabuhan laut dan udara, posko desa serta personel yang bertugas.

Ia juga meminta Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang selama ini sudah ada diaktifkan kembali untuk pelaporan data, optimalisasi surveilans, testing dan karantina. Anggaran dari daerah didukung pusat untuk vaksinasi dan testing.

Komunikasi publik harus dilakukan secara masif terkait lalu lintas momentum Iduladha, edukasi masyarakat, dan antisipasi daerah yang masih bebas PMK.

"Harga daging juga akan dimonitor, baik oleh satgas pusat maupun daerah, sehingga pelaksanaan kegiatan penanganan PMK tidak menimbulkan kepanikan dan kelangkaan,” ujar Suharyanto.

Baca Juga:

Airlangga Bilang Penanganan PMK di Daerah Berbasis Mikro

Per 23 Juni 2022, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK sebanyak 232.549 ekor (sakit), ternak yang sembuh sebanyak 75.350 ekor, ternak dipotong bersyarat sebanyak 2.248 ekor, dan ternak mati sejumlah 1.333 ekor.

Selain sapi, PMK juga sudah terdeteksi secara terbatas mulai menyerang ternak kerbau, kambing, domba, dan babi.

Suharyanto mengatakan Satgas akan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah kepala daerah yang wilayahnya memiliki zona merah PMK. Satgas akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan.

"Sehingga mohon dari aparat pemerintah daerah, para gubernur, Bupati dan wali kota menyiapkan sehingga kita bersama-sama bisa menangani penyakit mulut dan kuku pada ternak di Indonesia ini dengan secepat mungkin," kata jenderal TNI bintang tiga ini.

Suharyanto mengatakan dalam melakukan penanganan PMK, satgas akan berupaya secepat mungkin. Satgas akan menggunakan model penanganan COVID-19.

"Karena kita sudah punya model pada saat penanganan COVID-19 sehingga hal-hal yang dilakukan dalam penanganan COVID-19 yang saat ini masih berjalan, akan kami terapkan dalam penanganan mulut dan kuku," ujar dia. (Knu)

Baca Juga:

Jateng Terima Tambahan 75.500 Dosis Vaksin PMK, Diprioritaskan untuk Sapi Perah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pj DKI 1 Persilakan Formula E Jakarta 2023 dan 2024 Dilanjutkan
Indonesia
Pj DKI 1 Persilakan Formula E Jakarta 2023 dan 2024 Dilanjutkan

"Silakan saja kalau Jakpro dengan Ancol laksanakan, tidak apa-apa juga. Silakan," kata Heru di gedung DPRD DKI, Rabu (9/11).

Anies Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, PSI Ungkit 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas
Indonesia
Anies Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, PSI Ungkit 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menyesalkan keputusan Gubernur Anies Baswedan yang mengubah nama RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Santer Isu Reshuffle Kabinet, Dua Menteri NasDem tak Hadiri Ratas di Istana
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet, Dua Menteri NasDem tak Hadiri Ratas di Istana

Dalam rapat tersebut, dua menteri dari Partai NasDem dikabarkan tidak hadir.

Wagub DKI Respons Pengunduran Bambang Widjojanto dari TGUPP
Indonesia
Wagub DKI Respons Pengunduran Bambang Widjojanto dari TGUPP

"Saya belum tahu, saya belum denger," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (20/7). 

65,34 Juta Warga Indonesia Telah Terima Vaksin Booster
Indonesia
65,34 Juta Warga Indonesia Telah Terima Vaksin Booster

Jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis penguat tercatat bertambah 79.077 orang dari hari sebelumnya

Heru Budi Minta BPN DKI Selesaikan Permasalahan Tanah di Jakarta
Indonesia
Heru Budi Minta BPN DKI Selesaikan Permasalahan Tanah di Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta untuk dapat menyelesaikan permasalahan tanah yang saat ini masih kerap ditemui.

Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia
Indonesia
Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan kabar gembira bagi umat Katolik di Indonesia. Ia berkeinginan mengundang pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus ke tanah air.

KPK Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LNG di Pertamina
Indonesia
KPK Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LNG di Pertamina

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan terkait perkara dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2021.

Petugas PT KAI Amankan Belasan Remaja Yang Melempari Kereta di Sukoharjo
Indonesia
Petugas PT KAI Amankan Belasan Remaja Yang Melempari Kereta di Sukoharjo

Petugas PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengamankan sebanyak 14 remaja yang melakukan pelemparan pada kereta api saat melintas di wilayah antar Stasiun Purwosari Solo- Stasiun Gawok Sukoharjo.

Jepang Balas Pengusiran Diplomat
Dunia
Jepang Balas Pengusiran Diplomat

Persona non grata adalah suatu langkah dalam hubungan diplomasi di mana setiap negara berhak untuk menolak atau mengusir diplomat asing.