Red Notice Tersangka Korupsi Lahan Sawit Puluhan Ribu Hektare Masih Aktif Markas Besar Kepolisian Internasional (International Police/Interpol) di Prancis. (ANTARA/AFP)

MerahPutih.com - Tersangka korupsi lahan sawit seluas 37.095 hektare, Surya Darmadi (SD), kini dalam radar aparat penegak hukum.

Saat ini dia terdeteksi ada di Singapura.

Interpol Polri memastikan red notice Surya masih masih berlaku sampai 2025.

Baca Juga:

Kejaksaan Minta Bantuan Jaksa Singapura Pulangkan Tersangka Korupsi Surya Darmadi

"Benar (red notice aktif sampai 2025)," ujar Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Amur Chandra saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/8).

Amur menyebut, nama Surya Darmadi, pemilik PT Duta Palma Grup itu telah masuk dalam daftar buronan yang dicari sejak 13 Agustus 2020.

Dia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan.

Baca Juga:

KPK Kembali Tetapkan Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud sebagai Tersangka

Terkini, Surya Darmadi juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi penguasaan lahan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, perizinan tersebut diberikan kepada lima perusahaan.

"SD (Surya Darmadi), dengan tanpa izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan, serta tanpa adanya hak guna usaha dari Badan Pertanahan Nasional telah memanfaatkan kawasan hutan dengan membuka perkebunan kelapa sawit dan memproduksi sawit," jelas Burhanuddin. (Knu)

Baca Juga:

Pemberi Suap Sudah Meninggal, Maming Jadi Tersangka Tunggal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terserang Hipotermia di Pos 3, Dua Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi
Indonesia
Terserang Hipotermia di Pos 3, Dua Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi

Tim SAR gabungan sampai ke pos 3 kurang lebih pukul 03.00 WIB dini hari

2 Hakim PN Rangkasbitung Konsumsi Narkoba di Kantor, KY Rekomendasikan Pemecatan
Indonesia
2 Hakim PN Rangkasbitung Konsumsi Narkoba di Kantor, KY Rekomendasikan Pemecatan

Tahapan selanjutnya KY menunggu pemeriksaan di MKH. MKH sendiri terdiri dari empat hakim dari KY dan tiga dari MA.

Pertemuan Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Hasilkan Beberapa Kerja Sama
Indonesia
Pertemuan Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Hasilkan Beberapa Kerja Sama

Presiden RI Joko Widodo bertemu Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul, Kamis sore.

Kronologi Ade Armando Digulung Massa di DPR
Indonesia
Kronologi Ade Armando Digulung Massa di DPR

Pegiat media sosial Ade Armando babak belur dikeroyok massa di tengah demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR.

Demokrat Singgung Harun Masiku Usai Hasto Ungkit Manipulasi Era SBY
Indonesia
Demokrat Singgung Harun Masiku Usai Hasto Ungkit Manipulasi Era SBY

Herzaky kemudian mengungkit Harun Masiku, mantan caleg asal PDIP yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR periode 2019-2024

Gempa Sukabumi Terasa hingga Jabodetabek, Karyawan Bank di Bandung Panik
Indonesia
Gempa Sukabumi Terasa hingga Jabodetabek, Karyawan Bank di Bandung Panik

Hingga pukul 10.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Alasan Sopir Bus Transjakarta Penabrak Penyeberang Jalan Hingga Tewas Tak Jadi Tersangka
Indonesia
Doa Bersama Kesembuhan SBY, Demokrat Singgung Kemenangan dari Kubu Moeldoko
Indonesia
Doa Bersama Kesembuhan SBY, Demokrat Singgung Kemenangan dari Kubu Moeldoko

Doa bersama itu di pimpin oleh Kiai Abdullah Gymnastiar atau AA Gym yang digelar di Aula GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan.

Terapkan Asas Kehati-hatian, Bank BUMN Diminta Berhenti Danai Perusahaan Batubara
Indonesia
Terapkan Asas Kehati-hatian, Bank BUMN Diminta Berhenti Danai Perusahaan Batubara

Petisi dari Aksi Anak Muda Agar BNI Peduli Iklim ini, telah ditandatangi sekitar 9.552 orang dari target 10 ribu orang.

DPD Gerindra DKI Belum Terima Surat Pengunduran Diri M Taufik dari DPRD
Indonesia
DPD Gerindra DKI Belum Terima Surat Pengunduran Diri M Taufik dari DPRD

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI M Taufik mengaku akan keluar dari anggota DPRD DKI Jakarta.