Red Notice Habib Rizieq Ditolak Interpol, Pengacara: Sudah Diduga Kapitra Ampera, kuasa hukum Rizieq Shihab. (MP/Ponco Sulaksono)

Pengacara Habib Rizieq Shihab sudah menduga bahwa red notice yang dikirim Polri bakal ditolak Interpol. Pasalnya, kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu bukan termasuk kategori pornografi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengirim red notice kepada interpol guna melakukan kerjasama mengembalikan tersangka pornografi Habib Rizieq Shihab ke tanah air.

Belakangan diketahui, surat tersebut ditolak karena tidak sesuai kategori kasus.

Menanggapi hal itu, pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengatakan tidak heran atas penolakan tersebut.

"Ya pasti ditolak dari awal kita sudah bilang karena tidak masuk kategori kasus," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (14/6).

Ia menjelaskan kasus yang akan ditangani adalah pornografi, sementara di dunia barat tidak kenal dengan kejahatan tersebut.

"Kejahatan pornografi itu tidak dikenal di Barat. Orang telanjang aja gak ditangkap. Jadi bukan kejahatan itu. Jadi ga mungkin dikabulkan itu karena gak sesuai klasifikasi," terangnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya tak permasalahkan belum diprosesnya permohonan red notice tersangka kasus dugaan konten pornografi, Habib Rizieq Shihab oleh National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia.

"Kami tidak masalah ya. masih ada cara lain," ujar Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Argo Yuwono kepada merahputih.com, Selasa (13/6).

Polisi telah menetapkan tersangka terhadap Rizieq dan seorang wanita Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar pada Senin (29/5).

Rizieq Shihab dijerat Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sejauh ini, penyidik menduga Rizieq berada di Arab Saudi sejak 26 April 2017 guna mangkir dari panggilan kepolisian. (Fdi)

Baca juga berita lain terkait Habib Rizieq di: Permohonan Red Notice Dimentahkan Interpol, FPI: Polda Metro Jaya Bikin Malu


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE