Realisasi Penerimaan Pajak DKI Jakarta Capai 29,7 Persen Ilustrasi pajak. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggenjot realisasi penerimaan pajak di ibu kota di tengah pandemi virus corona.

Sampai Kamis (5/8), realisasi penerimaan daerah telah mencapai 29,76 persen atau total Rp 15,15 triliun dari target pendapatan Rp 50,9 triliun. Meski beberapa sektor usaha di Jakarta masih ditutup.

Baca Juga

Jakarta Cetak Rekor Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, Ini Kata Anies

Realisasi pajak itu terdiri dari Rp 14,8 triliun sektor pajak dan Rp 334 miliar dari sektor retribusi.

"Untuk penerimaan dari 1 Januari hingga 5 Agustus, telah mencapai Rp 15, 1 triliunan. Sektor pajak yang menyumbang terbesar yakni, Pajak Kendaraan Bermotor, BBN-KB, pajak restoran, BPHTB dan PBB," ucap Humas Bapenda DKI Jakarta, Herlina Ayu, melalui pesan tertulis, di Jakarta, Kamis (6/8).

Ilustrasi pajak

Herlina menjelaskan, realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 4,5 triliun, BBN-KB Rp 2,3 triliun, pajak restoran Rp 1,2 triliun, BPHTB Rp 1,7 triliun serta Pajak Bumi dan Bangunan mencapai Rp 1,9 triliun.

Baca Juga

Bantuan Bagi Pekerja Bergaji Rp5 Juta Langsung Ditransfer ke Rekening

"Untuk pajak hiburan, baru terealisasi sebesar Rp 206 miliar, pajak hotel Rp 514 miliar, pajak reklame Rp 448 miliar, pajak parkir Rp 214 miliar dan pajak rokok Rp 493 miliar," ungkapnya. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH