Realisasi Investasi DKI Triwulan III Tembus Rp 50,9 Triliun

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 29 Oktober 2023
Realisasi Investasi DKI Triwulan III Tembus Rp 50,9 Triliun
Suasana kawasan jalan protokol di Jakarta, Jumat (8/10/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jakarta terus mencatatkan tren positif raihan realisasi investasi dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data BKPM RI, capaian realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta pada Triwulan III Tahun 2023 meraih yang tertinggi di tingkat nasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra mengungkapkan, pada Triwulan III tahun 2023 ini, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai USD 1,1 Miliar atau setara Rp 16,7 triliun, sementara realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menembus angka Rp 34,2 triliun.

Baca Juga:

Leonardo DiCaprio Berinvestasi pada Merek Arloji Berkelanjutan ID Geneve

"Alhamdulillah, kinerja investasi DKI Jakarta kembali mencatatkan hasil yang positif. Secara kumulatif realisasi investasi PMA dan PMDN DKI Jakarta pada Triwulan III 2023 menempati urutan pertama tingkat nasional dengan total Rp 50,9 triliun atau 13,6 persen terhadap realisasi investasi nasional," ungkap Benni.

Benni menyebut, realisasi penanaman modal di DKI Jakarta pada Triwulan III 2023 meningkat 79 persen dibandingkan Triwulan III 2022 yang mencatatkan realisasi sebesar
Rp 28,4 triliun.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, tingginya angka realisasi investasi di Jakarta tidak terlepas dari arahan
Penjabat Heru Budi Hartono agar seluruh jajaran Pemprov DKI terus melakukan berbagai inovasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat guna mendorong laju investasi menuju Jakarta sebagai kota global.

Sesuai arahan Pj Heru, Dinas PTSP terus berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dengan berbagai inovasi dalam bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan.

"Hal ini sejalan dengan posisi Jakarta yang akan memperkuat perannya sebagai pusat ekonomi dan bisnis, tak hanya secara nasional melainkan juga di tatanan regional dan global," tegas Benni.

Adapun sepanjang Januari s.d. September 2023 realisasi investasi PMDN Jakarta juga masih menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia, dengan capaian Rp 74,7 triliun. Sementara realisasi PMA Jakarta pada periode Januari s.d. September 2023 mencapai USD 3,8 Miliar atau setara USD 55,6 triliun.

"Jika dilihat pada periode Januari s.d. September 2023, total capaian realisasi investasi di Jakarta yang terdiri dari PMA dan PMDN ini angkanya sangat positif yakni mencapai Rp 130,3 triliun,“ papar Benni.

Baca Juga:

Puan Undang Jepang Banyak Investasi ke Proyek Strategis RI

Benni menyebut, sepanjang Januari s.d. September tahun 2023 setidaknya terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi terbesar pada realisasi penanaman modal bagi Provinsi DKI Jakarta. Ketiga sektor itu adalah Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai, Rp 46,6 triliun (36 persen); Jasa Lainnya, Rp 23,7 triliun (18 persen); dan Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran, Rp 16,5 triliun (13 persen).

Benni pun memaparkan sebaran realisasi investasi secara kumulatif pada periode Januari s.d. September Tahun 2023, berdasarkan wilayah kota Administrasi di DKI Jakarta.

Menurutnya, realisasi investasi PMDN dan PMA kumulatif terbesar masih berada di wilayah Jakarta Selatan dengan nilai investasi sebesar Rp 64 triliun, dimana
PMDN sebesar Rp.27,5 triliun dan PMA sebesar Rp 36,5 triliun.

"Realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar ada di Jakarta Selatan dengan total nilai Rp 64 triliun, Jakarta Pusat Rp 27 triliun, Jakarta Utara Rp 15,2 triliun, Jakarta Barat Rp 12,1 triliun, Jakarta Timur Rp 12 triliun. Sedangkan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 32,4 miliar," papar Benni.

Secara agregat, realisasi investasi DKI Jakarta yang mencapai Rp 130,3 triliun pada periode Januari s.d. September 2023 ini pun telah mencapai 156 persen dari yang ditargetkan pada Perjanjian Kinerja (Perkin) Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, yakni sebesar Rp 83,5 triliun. (Asp)

Baca Juga:

Kini Investasi Emas Jadi Lebih Praktis dan Cepat

#Investasi #Ekonomi Nasional #Pemulihan Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan