Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap Menko Perekonomian Airlangga Hartanto. (Foto: Antara).)

MerahPutih.com - Anggaran pemulihan ekonomi nasional untuk sektor korporasi dan insentif usaha, dengan masing-masing alokasi Rp53,5 triliun dan Rp120,61 triliun, belum terserap secara optimal.

Pada tahun ini, total pagu anggaran untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional mencapai Rp695,2 triliun. Dan untuk anggaran kesehatan di dalam PEN 2021, mencapai Rp25,4 triliun atau turun dari 2020 yang mencapai Rp87,5 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, realisasi [aling besar adalah anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk UMKM sudah mencapai 91,4 persen dari alokasi Rp123 triliun dan kesehatan mencapai 31,6 persen dari alokasi Rp87,5 triliun.

Baca Juga:

DPRD DKI: Anies Ingin Selamatkan Nyawa Rakyat Sesuai Instruksi Jokowi

Pemerintah, lanjutnya, juga sedang mendorong berbagai klaster untuk meningkatkan realisasi PEN tersebut.Dan mendorong realisasi dengan perpanjangan berbagai program sampai Desember.

Sementara itu, pos untuk perlindungan sosial sudah terealisasi mencapai 62,8 persen dari pagu Rp203 triliun, kemudian untuk sektoral kementerian dan pemda mencapai 27,8 persen dari pagu Rp106 triliun.

Ilustrasi UMKM
Caption

Menko Airlangga melanjutkan, beberapa program perlindungan sosial terus dioptimalkan yakni program keluarga harapan (PKH), sembako, bantuan langsung tunai (BLT), dan diskon listrik.

Pemerintah akan melanjutkan anggaran PEN pada RAPBN 2021 yakni mencapai total Rp356,5 triliun atau menurun dibandingkan PEN 2020 mencapai Rp695,2 triliun. Pemerintah tahun ini rencananya akan membayar Rp3,3 triliun untuk uang muka pengadaan vaksin COVID-19 dan total mencapai Rp37 triliun untuk tahun jamak atau multiyear.

Baca Juga:

Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Naik 34 Persen



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH