Real Madrid 1-2 Levante: Catatan Buruk Los Blancos Berlanjut Real Madrid v Levante. Foto: @realmadrid

MerahPutih.com - Catatan Buruk Real Madrid berlanjut setelah dibekuk klub papan tengah, Levante 1-2 pada lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/10) malam WIB. Ini merupakan laga kelima dimana Real Madrid gagal memetik kemenangan.

Tampil membawa beban mengakhiri rapor buruk, Real Madrid yang bermain di depan publik sendiri kembali mengusung formasi agresif 4-3-3. Namun pelatih Julen Lopetegui kali ini menampilkan komposisi pemain yang sangat berbeda.

Di lini depan, Lopetegui memberi kesempatan kepada trio Mariano Diaz, Marco Asensio, dan Lucas Vazquez. Sedangkan Gareth Bale dan Karim Benzema ditempatkan di bangku cadangan.

Sementara Levante tampak sudah membaca dan lebih siap meladeni permainan agresif tuan rumah dengan memperkuat lini pertahanan lewat skema 3-5-2. Alhasil, sejak laga dimulai, Madrid memang banyak menguasai bola, namun kesulitan berkreasi membuat peluang.

Real Madrid v Levante. Foto: Zimbio

Tuan rumah kesulitan karena tim tamu berhasil memadatkan lini tengah. Mereka juga langsung melecancarkan serangan balik dengan melempar bola ke depan saat mendapatkan bola.

Taktik Levante terbukti ampuh. Saat laga baru berjalan enam menit, tim tamu mampu menjebol gawang Madrid. Gol berawal dari umpan terobosan Sergio Postigo yang membuat Raphael Varane salah mengantisipasi serangan.

Bola diterima Jose Luis Morales yang dengan mudah mengelabui Thibaut Courtois dan mengirimkan bola ke dalam gawang kosong.

Tertinggal 0-1, permainan Madrid tidak kunjung membaik. Pasukan Lopetegui masih seperti kebingungan mencari ruang.

Pada menit ke-11, petaka menimpa tuan rumah. Wasit setelah mendapatkan bantuan VAR, menghadiahi Levante sepakan penalti setelah Varane menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang.

Roger Marti yang menjadi eksekutor Levante tidak ragu melepaskan sepakan. Derasnya bola tidak kuasa dihadang Courtois meski sang kiper bisa membaca arah sepakannya.

Selang enam menit kemudian, Madrid sejatinya bisa menipiskan keadaan. Namun wasit tidak mengesahkan gol yang dibuat Madrid karena Marco Asensio ada di posisi offside.

Los Blancos makin gencar menyerang. Namun peluang demi peluang yang didapat Sergio Ramos dan Mariano Diaz masih belum membuahkan gol.

Pada menit ke-43, sebuah gol kembali dianulir wasit. Kali ini gol Levante yang dibatalkan kerana Tono terlebih dulu offside.

Hingga babak pertama usai, Madrid tetap tertinggal 0-2 meski mampu menguasai bola hingga 68 persen dan melepaskan delapan tembakan.

Memasuki babak kedua, Madrid masih banyak menguasai bola. Namun tidak satu golpun mampu mereka buat. Memasuki menit ke-55, gol Madrid tak kunjung datang. Artinya, Madrid mencetak rekor puasa gol terpanjang sepanjang sejarah mereka.

Ya, tepat menit ke-55, Madrid sudah 464 menit tanpa membuat gol, memecahkan rekor yang yang dicatat April 1985 silam.

Setelah beberapa kali membuang peluang, Real Madrid akhirnya mengakhir puasa gol mereka saat laga berjalan 72 menit. Marcelo membuat gol setelah meneruskan assist Benzema yang masuk sebagai pengganti lima menit sebelumnya.

Real Madrid v Levante. Foto: @realmadrid

Menit ke-78, Real Madrid kembali gagal memanfaatkan peluang. Kali ini giliran bola sepakan Benzema yang masih tidak menemui target. Hal serupa yang dilakukan Luka Modric beberapa saat sebelumnya.

Hingga laga usai, Madrid gagal menyamakan kedudukan. Madrid hanya mampu membuat satu gol pada laga ini meski melepaskan 34 tembakan, 12 di antaranya on target.

Ini merupakan kekalahan ketiga yang dicatat Real Madrid dari sembilan pekan LaLiga. Real Madrid pun gagal menembus ke empat besar klasemen sementara LaLiga.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Alvaro Odriozola (Gareth Bale 46), Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Luka Modric, Casemiro, Isco (Dani Ceballos 61); Lucas Vazquez, Mariano Diaz, Marco Asensio (Benzema 61)

Levante (3-5-2): Oier Olazabal; Ercik Cabaco, Sergio Postigo (Chema Rodriguez 76), Rober Pier; Jason, Ruben Rochina (Cheick Doukoure 67), Enis Bardhi, Jose Campana, Tono; Jose Luis Morales, Roger Marti (Emmanuel Boateng 79). (*/Bolaskor)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH