Reaktif Saat Berkerumun di Malam Pergantian Tahun, Siap-Siap Dikirim ke Wisma Atlet Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di kawasan Monas (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polisi memastikan bakal melakukan pengamanan ekstra ketat saat malam pergantian tahun. Hal itu guna untuk mencegah adanya kerumunan massa. Di Jakarta Pusat sendiri, total ada 3.495 personel gabungan yang diturunkan.

"Tak ada perayaan. Kami minta warga untuk tak melakukan kegiatan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (31/12).

Baca Juga:

Pemkot Berlakukan Buka-Tutup Malioboro di Malam Tahun Baru

Apabila warga tetap bergerombol, maka akan ada tindakan tegas. Seperti melakukan tes swab antigen. Ada 1.500 personel yang bakal lakukan tes swab. Mereka dibagi empat titik yang siap bergerak mencari kerumunan.

"Kalau reaktif kami akan lakukan perawatan di RS Wisma Atlet," jelas lulusan AKPOL 1995 ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di kawasan Monas (MP/Kanugraha)

Ada penutupan ruas menuju kawasan Monas terhitung mulai pukul 19.00 WIB. "Kami prioritas di jalur protokol. Dari HI, Monas,Lapangan Banteng dan Tugu Tani kami jaga. Bersih tak ada orang jalan kaki, sepeda dan berkerumun," ungkap Heru.

Baca Juga:

Ini Jam Operasional KRL pada Malam Tahun Baru

Tak hanya itu, polisi bakal menindak orang yang kedapatan bermain petasan. Apalagi sampai menggangu orang lain. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendag Optimistis Trade Expo 2020 Dapat Tingkatkan Ekspor Produk Indonesia
Indonesia
Mendag Optimistis Trade Expo 2020 Dapat Tingkatkan Ekspor Produk Indonesia

"Hingga hari ini 10.30 kami mencatat sebanyak 3.870 buyer terdapat terdaftar dari 109 negara melalaui pendaftaran online maupun perwakilan RI di luar negeri," jelasnya.

Kuasa Hukum: Putusan Heru Hidayat Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Indonesia
Kuasa Hukum: Putusan Heru Hidayat Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan

Menurut Kresna Hutahuruk, kliennya tidak ada keterkaitan dengan investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Tiga Pasang Bertarung di Pilkada Sumatera Barat
Indonesia
Tiga Pasang Bertarung di Pilkada Sumatera Barat

Pendaftaran dilakukan dengan protokol kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Semua pasangan calon yang hadir juga harus bebas dari COVID-19 ditunjukkan dengan surat keterangan yang berwenang.

Layanan Data Telkomsel Diprediksi Melonjak 49,3 Persen saat Natal-Tahun Baru
Indonesia
Layanan Data Telkomsel Diprediksi Melonjak 49,3 Persen saat Natal-Tahun Baru

Trafik layanan data saat perayaan Natal dan tahun baru 2021 mengalami peningkatan sebesar 10,19 persen dibandingkan dengan hari biasa.

BMKG: Celah Antara Pusat dan Daerah Harus Segera Diidentifikasi Wujudkan 'Zero Victims
Indonesia
BMKG: Celah Antara Pusat dan Daerah Harus Segera Diidentifikasi Wujudkan 'Zero Victims

Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia sekitar 20-40 persen di atas normal

[HOAKS Atau FAKTA]: Piramida Mesir Sedang Dilanda Hujan Salju
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Piramida Mesir Sedang Dilanda Hujan Salju

Akun Twitter bernama @/Ran_Paratrooper mengunggah foto Piramida dan Sphinx dengan narasi klaim saat ini Mesir sedang turun salju.

Ribuan Calon Siswa Cabut Berkas PPDB Online karena Takut Dipolisikan Ganjar
Indonesia
Ribuan Calon Siswa Cabut Berkas PPDB Online karena Takut Dipolisikan Ganjar

"Alhamdulillah mulai ada kesadaran orang menarik SKD palsu. Bahwa hipotesis kami yang menduga ada banyak pemalsuan SKD ada benarnya," tutur dia.

Pariwisata Yogyakarta Bergeliat, Okupansi Hotel Capai 55 Persen
Travel
Pariwisata Yogyakarta Bergeliat, Okupansi Hotel Capai 55 Persen

Sektor Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai bergairah kembali. Tingkat okupansi hotel kini mencapai 55 persen.

Muncul Wacana Status Darurat Sipil, Oposisi Kritik Jokowi Kebingungan
Indonesia
Muncul Wacana Status Darurat Sipil, Oposisi Kritik Jokowi Kebingungan

Kenapa mengusulkan status darurat sipil jika ada UU Kekerantinaan Kesehatan.

BPKPD dan Satpoll PP Surabaya Kejar 38 Elit Penunggak Pajak
Indonesia
BPKPD dan Satpoll PP Surabaya Kejar 38 Elit Penunggak Pajak

Langkah represif tersebut dilakukan bagi penunggak PBB yang nominal tagihannya rata-rata di atas Rp 5 juta yang disusul tunggakan tahun sebelumnya.