Reaktif COVID-19, Puluhan Demonstran Tolak Omnibus Law Dievakuasi ke Wisma Karantina Demo Tolak Omnibus Law Rusuh di Jakarta. Foto: Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Merahputih.com - Aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, berpotensi menyebabkan terjadinya 'klaster' baru penyebaran COVID-19. Buktinya, ada 30 demonstran hasil rapid tesnya reaktif dan dievakuasi ke Wisma Karantina Pademangan.

Namun, sampai saat ini belum ada yang di rawat atau melaksanakan Isolasi mandiri di RSDC Wisma Atlet Kemoyaran maupun di Flat Isolasi Mandiri Kemayoran.

Baca Juga

Anies Khawatir Muncul Klaster Baru COVID-19 Usai Demo Tolak UU Ciptaker

Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol drg. M Arifin, menjelaskan, kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum secara berkelompok di masa pandemi COVId-19 saat ini, sangat beresiko terjadinya penularan Corona Virus.

"Karena akan susah pengendalian dilapangan terkait protokol kesehatan yang harus mereka jaga," jelas Arifin dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sabtu (10/10).

Demonstran tersebut saat ini posisinya di Wisma Karantina Pademangan Tower 9. Mereka masuk pada hari Kamis, 8 Okteber 2020 sebanyak 12 orang, kemudian sore harinya masuk lagi sebanyak 18 orang. Jadi jumlah seluruhnya 30 orang.

"Itu yang kami monitor di grup WA evakuasi," ujar Arifin.

Jika nantinya hasil swab mereka positif, mereka akan tak dibawa ke Wisma Atlet, tetapi akan dipindahkan ke Tower 8 Wisma Karantina Pademangan. "Disana mereka akan menjalani isolasi mandiri, semoga tidak bertambah lagi," pungkas Arifin.

Sementara itu, Toggle navigation Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19.

Ilustrasi. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.359 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.080 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 952 positif dan 7.128 negatif.

Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.253 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 301 kasus dari 1 laboratorium rumah sakit vertikal 7 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 98.688.

"Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.474," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.253 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 85.617 kasus.

Baca Juga

Nyanyian Demonstran Berpotensi Tularkan COVID-19

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 70.487 dengan tingkat kesembuhan 82,3%, dan total 1.877 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,6%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mensesneg Pastikan Pemerintah Tidak Ingin Revisi UU Pemilu
Indonesia
Mensesneg Pastikan Pemerintah Tidak Ingin Revisi UU Pemilu

Menurutnya, ketentuan tersebut sudah ditetapkan pada 2016 lalu dan belum dilaksanakan sehingga tidak perlu direvisi.

Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Sekda Kabupaten Nias Utara Mendekam di Penjara
Indonesia
Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Sekda Kabupaten Nias Utara Mendekam di Penjara

Polrestabes Medan menahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara, Yafeti Nazara.

Rakernas Perkin Ke-XIV Angkat Tema Bersatu untuk Kemajuan Kinologi Indonesia
Indonesia
Rakernas Perkin Ke-XIV Angkat Tema Bersatu untuk Kemajuan Kinologi Indonesia

Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin) menyelenggarakan Rakernas Ke-XIV di JHL Solitaire Hotel Serpong, Tangerang, 20 dan 21 Maret 2021.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan

Adapun ke-12 tersangka yang berhasil ditangkap yakni inisial NL, R alias MM, SY, DM alias M, SP, AJ, MR, DW alias D, R, RS, dan TH

39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19
Indonesia
39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19

Klaster ponpes tersebut merupakan yang kedua kalinya ditemukan di Solo

Pencairan Subsidi Pegawai Capai 95 Persen, Kapan Masuk Tahap Ke-3?
Indonesia
Pencairan Subsidi Pegawai Capai 95 Persen, Kapan Masuk Tahap Ke-3?

Subsidi ini merupakan salah satu bantuan dari pemerintah bagi pekerja/buruh dalam penanganan dampak COVID-19.

Kisah Putri Keraton Yogyakarta saat Divaksin COVID-19 dari Mual hingga Hampir Pingsan
Indonesia
Kisah Putri Keraton Yogyakarta saat Divaksin COVID-19 dari Mual hingga Hampir Pingsan

"Ternyata tidak sakit. Cuma saya mulasnya sejak pagi, (karena) takut," kata Mangkubumi

12 Ribu Lebih Pengendara Ditilang, Paling Banyak di Jakarta Pusat
Indonesia
12 Ribu Lebih Pengendara Ditilang, Paling Banyak di Jakarta Pusat

Total ada sebanyak 12.736 pengendara ditilang dalam enam hari Operasi Patuh Jaya 2020 bergulir.

 KPK Periksa Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Edhy Prabowo

Anak buah Prabowo Subianto itu diperiksa sebagai saksi untuk penyuapnya, Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama, Suharjito. Keduanya telah menyandang status tersangka dalam kasus ini.

Begini Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan Senilai Rp1,5 Triliun
Indonesia
Begini Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan Senilai Rp1,5 Triliun

Pembangunan bendungan telah dimulai akhir 2015 dengan biaya sebesar Rp1,058 triliun.