Reaksi Wagub Soal Permintaan DPRD Fungsi Operasional TGUPP Dihilangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat konferensi pers terkait leveling PPKM. (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/rst)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta meminta fungsi operasional dan kewenangan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dihilangkan karena berani mencampuri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI.

Menanggapi kritik legislator Kebon Sirih itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kehadiran TGUPP sangat dibutuhkan guna membantu meningkatkan kinerja Pemprov selama Gubernur Anies Baswedan memimpin.

"Itu merupakan bagian dari tim gubernur, tim provinsi yang membantu pimpinan untuk meningkatkan kinerja, percepatan. Namanya juga tim percepatan, ya," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (9/11).

Baca Juga:

DPRD Minta Anies Evaluasi Kewenangan TGUPP

Lagipula, ucap Riza, TGUPP lahir sejak gubernur terdahulu, yakni saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI.

Oleh karena itu, menurut dia, tidak ada masalah yang luar biasa ihwal kehadiran TGUPP di DKI.

"Kami menghormati masukan pendapat saran dan kritik dari siapa saja, masyarakat, termasuk teman-teman di DPRD," tutur Riza.

Tapi ia berpendapat, sebelum berkomentar lebih jauh harus tahu dulu apa fungsi dan kinerja dari perangkat pembantu gubernur itu.

"Namun demikian, itu bagian daripada tim percepatan pembangunan untuk membantu gubernur, membantu Pemprov DKI Jakarta," pungkasnya.

Baca Juga:

PSI Kritik Soal Situs PPDB Eror, Apa Gunanya Jakarta Smart City dan TGUPP?

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono meminta Pemprov DKI untuk mengevaluasi tugas dan kewenangan TGUPP bentukan Gubernur Anies Baswedan.

Mujiyono bilang, sejatinya rekomendasi ini sudah berulang kali disampaikan setiap rapat anggaran. Tapi saran tersebut tak digubris oleh Gubernur Anies.

Pasalnya, ia menilai, fungsi operasional yang dimiliki TGUPP dianggap terlalu mencampuri dan bisa mempengaruhi kinerja dari SKPD.

"Komisi A merekomendasikan dilakukan evaluasi terkait tupoksi dan kewenangan TGUPP dengan menghilangkan fungsi operasionalnya," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono saat rapat paripurna pembahasan rancangan Kebijakan Umum Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI tahun anggaran 2022. (Asp)

Baca Juga:

Dibiayai APBD, Ketua DPRD DKI Minta TGUPP Dievaluasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub Klaim Herd Immunity Sudah Terbentuk di Jakarta
Indonesia
Wagub Klaim Herd Immunity Sudah Terbentuk di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku telah memberikan dosis vaksin COVID-19 kepada lebih dari 9 juta orang yang beraktivitas di Ibu Kota Jakarta.

Dari Sex Toys sampai Bagian Senjata, Jadi Hasil Tegahan Bea Cukai Surakarta
Indonesia
Dari Sex Toys sampai Bagian Senjata, Jadi Hasil Tegahan Bea Cukai Surakarta

"Jangan sampai barang impor ilegal babas dijial belikan. Itu akan mengurangi pemasukan pajak bagi negara," kata Muhamad Purwantoro.

Buka Posko di Monas, Anies Perintahkan Anak Buah Kerja Ekstra Pasok Oksigen ke RS
Indonesia
Buka Posko di Monas, Anies Perintahkan Anak Buah Kerja Ekstra Pasok Oksigen ke RS

"Di sini adalah tempat untuk transit aja. Jadi dari RS dibawa ke sini (Monas) kemudian (tim di Monas) dibawa ke pusat pengambilan oksigennya," papar Anies saat tinjau posko oksigen di Monas, Senin (5/7).

[Hoaks atau Fakta]: Amien Rais Meninggal
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Amien Rais Meninggal

Video serupa terkait klaim Amien Rais meninggal sempat beredar di Youtube, diunggah oleh akun Pena Istana pada 23 Mei 2021.

Kemensos Tampung 5,9 Juta Penerima Bansos Usulan Daerah
Indonesia
Kemensos Tampung 5,9 Juta Penerima Bansos Usulan Daerah

Pemerintah juga mengalokasikan BST sebesar Rp 15,1 triliun untuk 10 juta KPM selama 2 bulan yakni Mei Juni 2021, yang cair pada Juli dengan indeks Rp 600 ribu/KPM yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN
Indonesia
Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN

"Kami langsung salurkan ke warga untuk menghindari kerumunan, sekaligus melihat kondisi mereka," Wakil Wali Kota Depok Iman.

Gunung Semeru Masih Berpotensi Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Gunung Semeru Masih Berpotensi Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada

usat Vulkanologi Mitigasi Bencana (PVMBG) meminta kepada masyarakat di sekitar Gunung Semeru untuk tetap waspada. Sebab, potensi erupsi Gunung Semaru masih bisa terus terjadi.

Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung
Indonesia
Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung

"Ini sangat sadis ini. Supaya menjadi pesan khusus kepada para pedofil atau pelaku kekerasan seksual untuk hati-hati bahwa ancamannya sangat berat," kata Yandri.

Megawati dan Jokowi Diklaim Sudah Bicara Soal Wacana Penundaan Pemilu
Indonesia
Megawati dan Jokowi Diklaim Sudah Bicara Soal Wacana Penundaan Pemilu

Komunikasi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo berlangsung intens dalam menentukan sikap terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Vitamin C Berlebihan Tak Akan Rusak Ginjal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Vitamin C Berlebihan Tak Akan Rusak Ginjal

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa meminum vitamin C berlebihan merusak ginjal hanyalah mitos belaka.