Reaksi Prabowo saat Oknum Kemenhan Bertindak bak Koboi di Tol Jagorawi Tangkapan layar pengemudi mobil berpelat dinas menodongkan pistol kepada pengendara lain di Tol Jagorawi. (Foto: Twitter)

MerahPutih.com - Kementerian Pertahanan angkat suara soal adanya oknum kapten berinisial RS di lingkungannya yang menodong pengendara mobil lain di Tol Jagorawi, Jawa Barat.

Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, pihaknya meminta maaf atas perbuatan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh salah seorang personel Kemenhan.

”Kementerian Pertahanan tentu memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa tidak nyaman dan merasa tindakan personel Kementerian Pertahanan itu tidak patut dan tidak layak,” ujar Dahnil dalam keterangan videonya, Senin (19/5).

Baca Juga:

Koboi Jalanan Todongkan Pistol di Tol Jagorawi Bakal Diproses Puspom TNI

Dahnil mengapresiasi peran aktif seluruh masyarakat yang ikut mengawasi tindakan dan perilaku dari setiap personel Kemenhan.

”Kementerian Pertahanan berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang secara aktif peduli dengan tindakan dan perilaku personel Kementerian Pertahanan,” ungkap Dahnil.

Terkait kasus Kapten RS ini, Kemenhan memutuskan untuk mengembalikan yang bersangkutan ke Mabes TNI.

Nantinya, kata Dahnil, pelaku akan menjalani proses hukum berikutnya oleh pihak Puspom TNI.

”Yang bersangkutan diputuskan akan dikembalikan ke Mabes TNI untuk kemudian dihadapkan dalam proses hukum selanjutnya oleh Puspom TNI,” tandasnya.

Baca Juga:

MKD DPR Putuskan Effendi Simbolon Tak Bersalah soal Pernyataan "TNI Seperti Gerombolan"

Aksi koboi jalanan ini sebelumnya terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @kabarnegri.

Dalam keterangannya disebut terjadi di Tol Jagorawi arah Jakarta.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Minggu (18/9) sekitar pukul 14.42 WIB. (Knu)

Baca Juga:

MKD Periksa Effendi Simbolon Buntut "TNI Seperti Gerombolan"

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Didesak Usut Mafia Tambang Pemasok Batu Bara Kualitas Rendah ke PLTU di Sumsel
Indonesia
KPK Didesak Usut Mafia Tambang Pemasok Batu Bara Kualitas Rendah ke PLTU di Sumsel

Setiap hal yang merugikan perekonomian negara harus dibenahi.

[HOAKS atau FAKTA]: Holywings Dibuka di Arab Saudi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Holywings Dibuka di Arab Saudi

Akun tersebut mengklaim bahwa video tersebut merupakan pembukaan Holywings pertama di Arab Saudi.

Jokowi Sebut APBN Surplus, Harga BBM Bersubsidi Harusnya Tidak Naik
Indonesia
Jokowi Sebut APBN Surplus, Harga BBM Bersubsidi Harusnya Tidak Naik

Belanja subsidi dan kompensasi yang dikucurkan pemerintah hingga Agustus 2022 sudah mencapai Rp 502,4 triliun, yang terdiri atas subsidi energi Rp 208,9 triliun dan kompensasi energi sebesar Rp 293,5 triliun.

 Liga 1, 2, dan 3 Indonesia Dihentikan Sementara
Indonesia
Liga 1, 2, dan 3 Indonesia Dihentikan Sementara

"TGIPF ini juga menekankan dan disetujui oleh Menpora bahwa semua kegiatan yang berpayung PSSI terutama Liga 1, 2, dan 3 supaya dihentikan sampai presiden menyatakan bisa dinormalisasi setelah tim ini menyampaikan rekomendasinya," jelas Mahfud

Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser
Indonesia
Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebutkan sebanyak 120.643 peserta dari 612.049 pendaftar dinyatakan lolos.

Mau Daftar ASN PPPK? Simak Nih Caranya
Indonesia
Mau Daftar ASN PPPK? Simak Nih Caranya

Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka pada minggu depan atau paling lambat akhir September 2022.

Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri
Indonesia
Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri

Namun, ia belum tahu soal teknis perekrutan menjadi ASN Polri. Novel hanya menerangkan sosialisasi ini berupa pertanyaan kesediaan untuk masuk ASN Polri.

Eks Wali Kota Yogyakarta Diduga Terima Suap USD 27.258
Indonesia
Eks Wali Kota Yogyakarta Diduga Terima Suap USD 27.258

KPK menduga mantan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menerima suap senilai US$27.258 dari Vice President Real Estate PT Summarecon Agung Tbk, Oon Nusihono.

6 Sapi di Kota Solo Terpapar PMK, Pintu Keluar Masuk Hewan Ternak Diperketat
Indonesia
6 Sapi di Kota Solo Terpapar PMK, Pintu Keluar Masuk Hewan Ternak Diperketat

Kepala Bidang Veteriner Dispertan KPP Solo, Agus Sasmita mengatakan, kasus PMK mulai ditemukan di Kota Solo. Total ada enam sapi milik warga yang terpapar PMK.

Surat Panggilan Dikirim, Ferdinand Hutahaean Diharap Datang Pekan Depan
Indonesia