Reaksi Pemprov DKI Jakarta Digugat Warga Terkait Banjir Banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Biro Hukum DKI Jakarta menanggapi santai warga DKI yang menggugat Pemprov DKI melalui mekanisme class action akibat banjir yang mengepung Ibu Kota pada 1 Januari 2020 lalu.

Kepala biro hukum Pemprov DKI Yayan Yuhana mengatakan Pemprov DKI siap menghadapi gugat perdata ganti rugi tersebut. Ia juga mengaku siap mengerahkan tim advokasi untuk menangani gugatan ini. Bahkan, kata Yayan, bila diperlukan maka Pemprov DKI tak keberatan untuk menghadirkan tenaga ahli.

Baca Juga

Siang ini Warga Korban Banjir Jakarta Gugat Pemprov DKI ke PN Jakarta Pusat

"Sudah siapkan Tim hukum dari dalam, kalau memang perlu tenaga ahli, kita pakai tenaga ahli, ahli apa yang kita perlukan nanti kita panggil," kata Yayan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/1).

Yayan mengaku, bahwa Pemprov DKI sudah terbiasa menangani berbagai kasus. Untuk itu gugatan warga korban banjir yang diajukan melalui class action dianggap hal yang biasa saja.

Kepala biro hukum Pemprov DKI Yayan Yuhana
Kepala biro hukum Pemprov DKI Yayan Yuhana. Foto: MP/Asropih

"Kami sudah sering menangani beberapa masalah, jadi biasa saja sih," paparnya.

Baca Juga

Fraksi PAN DPRD DKI: Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies

Meski demikian, lanjut Yayan, pihaknya akan mempelajari gugatan perdata yang dilayangkan Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta. Tapi, kata Yayan, sejauh ini pihaknya belum menerima berkas gugatan itu.

"Kita lihat dulu gugatannya, nanti akan kita kaji. Mereka gugat apa, apa yang mereka ganti rugi, dasarnya apa, kerusakannya apa," tutupnya.

Seperti diketahui, Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta bakal menggugat Pemprov DKI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akibat bencana banjir pada awal tahun 2029 ini

Saat ini jumlah masyarakat DKI yang menggugat sebanyak 270 orang dengan total kerugian karena banjir ini ditaksir mencapai Rp43 miliar.

Baca Juga

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Pembentukan Pansus Banjir Tidak Penting

"Rencananya kami hari ini sekitar siang lah habis makan siang sekitar jam 14.00 WIB untuk memasukan gugatannya," ujar Koordinator Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta, Diarson Lubis Senin (13/1). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cegah Virus Corona, Jokowi Minum Jamu Tiga Kali Sehari
Indonesia
Cegah Virus Corona, Jokowi Minum Jamu Tiga Kali Sehari

Presiden Joko Widodo mengaku lebih sering minum jami untuk mencegah virus corona.

KontraS Minta Hakim Vonis Penyerang Novel di Atas 1 Tahun
Indonesia
KontraS Minta Hakim Vonis Penyerang Novel di Atas 1 Tahun

Atas perbuatannya, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir dituntut Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Viral Lima Wilayah DKI Jakarta Masuk Zona Hitam, Ini Penjelasan Riza Patria
Indonesia
Viral Lima Wilayah DKI Jakarta Masuk Zona Hitam, Ini Penjelasan Riza Patria

Pemprov DKI saat ini tengah menggencarkan tes COVID-19

KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona
Indonesia
KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona

Penyelenggara memiliki resiko keuangan tidak semata-mata dalam pengadaan namun pengelolaan dan pertanggungjawaban

  Pilwalkot Solo, PDIP Tak Masalah Jika Lawan Kotak Kosong
Indonesia
Pilwalkot Solo, PDIP Tak Masalah Jika Lawan Kotak Kosong

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan tidak mempersoalkan jika nanti PDIP melawan kotak kosong.

Aktor Thomas Jefferson Byrd Tewas dengan Luka Tembakan di Punggung
Indonesia
Aktor Thomas Jefferson Byrd Tewas dengan Luka Tembakan di Punggung

Thomas Jefferson Byrd, aktor yang bermain dalam beberapa film Spike Lee tewas secara tragis di Atlanta.

Rupiah Dibuka Menguat 207 Poin Jadi di Bawah Rp16.500
Indonesia
Rupiah Dibuka Menguat 207 Poin Jadi di Bawah Rp16.500

Senat AS diperkirakan akan menyetujui paket stimulus dua triliun dolar AS

ASN Penjaga Sekolah di Solo Ini Punya 15 Anak dan Sempat Buat Heran Iriana Jokowi
Indonesia
ASN Penjaga Sekolah di Solo Ini Punya 15 Anak dan Sempat Buat Heran Iriana Jokowi

Pasangan suami istri (pasutri) Bandono (56) dan Nur Wigati (50) tidak pernah menyangka punya 15 anak. Warga Kampung Wonosaren RT 04/RW 08, Kelurahan Jagalan

Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo
Indonesia
Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo

"Masjid ini hadiah dari Pangeran UEA untuk Prsiden Jokowi.Beliau sahabat dekat dengan pangeran," kata Menteri Agama Fachrul.

 Jakarta Masih Tetap Macet, Tigor: Dapat Sustainable Transport Award 2020 Demi Apa?
Indonesia
Jakarta Masih Tetap Macet, Tigor: Dapat Sustainable Transport Award 2020 Demi Apa?

"Ini luar biasa statistiknya Tomtom ini. Walaupun peringkatnya (Jakarta) makin baik, tapi setelah dilihat lagi ternyata kemacetan Jakarta tidak berkurang. Stuck saja dia. Tidak naik, tidak turun," papar Azas Tigor.