Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Corona, Menag Yakin Umat Makin Sabar dan Bertakwa Menteri Agama Fachrul Razi (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan pesan Idul Fitri 1441 H. Menurut dia, pandemi Corona adalah kehendak Allah karena itu pasti bukanlah suatu yang sia-sia.

Ia menyatakan pandemi COVID-19 tidak boleh mengurangi kegembiraan dalam menyambut Idul Fitri meski dengan cara yang berbeda. Dia meyakini semua terjadi karena kehendak Allah SWT.

Baca Juga:

Pemprov DKI Peringatkan Warga Disiplin Berlebaran di Rumah

"Sebagai umat yang beriman kita meyakini bahwa Ini semua adalah kehendak Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan kita yakin bahwa kehendaknya pasti bukanlah sesuatu yang akan sia-sia. Musibah COVID-19 ini secara tidak langsung telah semakin mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya, Minggu (24/5).

Menag Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi (kanan) saat berkunjung ke salah satu masjid di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 14-17 Desember 2019. (Kementerian Agama)

Fachrul menjelaskan, sepanjang Ramadhan dalam situasi pandemi, Tuhan mengingatkan manusia bahwa menyelamatkan nyawa bersama adalah prioritas utama.

Selain itu menurutnya cara beribadah sesungguhnya dapat menyesuaikan agar upaya penyelamatan manusia dapat terlaksana.

"Kita tidak memandang siapa yang diselamatkan, berasal dari suku mana atau agamanya apa. Kita dipersatukan oleh rasa kemanusiaan," ujarnya.

Ia meyakini perayaan Idul Fitri 1441 H kali ini lebih bermakna. Hal ini disebabkan umat muslim baru saja melewati suasana Ramadan yang berbeda dari biasanya karena semua ibadah dilaksanakan di tengah pandemi global Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.

"Ramadan dan Idul Fitri tahun ini menurut Menag memang berbeda. Umat muslim menjalani ibadah dengan lebih banyak beraktifitas di rumah. Kita melaksanakan tarawih dan witir secara mandiri. Kita mempercepat pengeluaran zakat mal dan fitrah di awal puasa. Kini kita menjalankan salat Idul Fitri tanpa keramaian seperti biasanya," imbuhnya.

Pandemi ini menurutnya, menjadikan umat muslim menjadi manusia yang benar-benar bertaqwa yang memiliki keseimbangan antara spiritual vertikal dengan kesalehan sosial.

"Kita menjadi umat yang soleh, menjalankan tuntunan beribadah dan juga sekaligus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sesama," tutur Menag.

"Dengan demikian kita akan mencapai derajat yang paripurna sebagai al insan, al kamil. Manusia yang sempurna. Meski dengan berbagai keterbatasan," imbuhnya.

Ia mengatakan di Ramadan sepanjang pandemi, Tuhan mengingatkan kembali kepada manusia bahwa menyelamatkan nyawa sesama adalah prioritas utama. Bahkan menurutnya, di kala pandemi, cara ibadah pun menyesuaikan agar upaya penyelamatan nyawa dapat terlaksana.

"Musibah Covid-19 ini secara tidak langsung telah semakin mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan," kata Fachrul yang juga purnawirawan jenderal ini.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menjaga kondusifitas peribadatan selama Ramadan di Indonesia.

Mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama dan masyarakat, alim ulama, ormas islam, pengelola media, insan pers, para dermawan, TNI/Polri, hingga para tenaga medis yang tengah berjuang menyelamatkan pasien Covid-19.

Menag juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh umat islam yang telah mentaati anjuran beribadah di rumah saja selama Ramadan dan lebaran.

Baca Juga:

Sabu-sabu 1 Ton Siap Edar Saat Pandemi Covid-19, Ketua MPR: Bandar Pesta Pora

"Dan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas ketaatan dan kegotongroyongannya dalam perang melawan Covid-19," sambung dia.

Semoga semua orang tergolong orang-orang yang kembali kepada jatidiri kemanusiaan.

"Menang mengendalikan hawa nafsu dan memberikan manfaat kepada sesama. Semoga Allah menerima dan memberkahi seluruh amal ibadah dan kehidupan kita. Aamiin," tutup Fachrul.(Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: FBI Tangkap Bill Gates Karena Tuduhan Teror Biologis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Berencana Jadikan 100 Sekolah untuk Percontohan Belajar Tatap Muka
Indonesia
DKI Berencana Jadikan 100 Sekolah untuk Percontohan Belajar Tatap Muka

Saat ini Pemprov tengah melakukan kajian dan penelitian

Kewajiban Rapid Test Antigen Bikin Reservasi Hotel Anjlok
Indonesia
Kewajiban Rapid Test Antigen Bikin Reservasi Hotel Anjlok

PHRI menyayangkan kebijakan dari pemerintah pusat yang mendadak tersebut. Padahal, pelaku usaha sudah berharap banyak meningkatkan okupansi saat libur akhir tahun.

Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK
Indonesia
Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK

Diketahui, Firli Bahuri resmi melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN di Gedung KPK, Selasa (1/6)

Gagal Jadi Wagub, Nurmansjah Dihadiahi Anies Komisaris Jakpro
Indonesia
Gagal Jadi Wagub, Nurmansjah Dihadiahi Anies Komisaris Jakpro

Nurmansjah sekarang memegang posisi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sejak 1 Agustus lalu.

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Laut Banda
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Laut Banda

Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

PKS Klaim Menang di 120 Pilkada
Indonesia
PKS Klaim Menang di 120 Pilkada

DPP Partai Keadilan Sejahtera mengklaim memenangkan 120 Pilkada 2020 dari laporan pantauan langsung hasil Pilkada 2020 dari seluruh wilayah di Indonesia

UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru
Indonesia
UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru

Dengan adanya sejumlah perbaikan dalam regulasi dan birokrasi, aktivitas perdagangan yang terdampak COVID-19 dapat kembali hidup dan pulih dalam jangka pendek.

Bantu Pemprov DKI, Politisi PAN Ajak DPRD Gelar Tes COVID-19 Gratis
Indonesia
Bantu Pemprov DKI, Politisi PAN Ajak DPRD Gelar Tes COVID-19 Gratis

Anggota Komisi A ini pun mengajak anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih untuk ikuti jejaknya menggelar kegiatan tes corona gratis

27,6 Juta Orang Tetap Mudik, Seluruh Moda Transportasi Dilarang Beroperasi
Indonesia
27,6 Juta Orang Tetap Mudik, Seluruh Moda Transportasi Dilarang Beroperasi

Survei yang dilakukan Kemenhub pada Maret 2021 menyatakan, ada sekitar 27,6 juta orang yang memilih tetap mudik meskipun ada larangan mudik lebaran 2021.

Bangun Kampung Tangguh, Kapolda Metro Minta Dukungan Biaya ke DPRD DKI
Indonesia
Bangun Kampung Tangguh, Kapolda Metro Minta Dukungan Biaya ke DPRD DKI

"Membangun kampung tangguh di Jakarta tentunya butuh bantuan dukungan biaya," ucap Fadil