Rayakan Idul Adha, Jokowi Berdoa Pandemi Corona Segera Berakhir Presiden Jokowi salat Idul Adha di di halaman Wisma Bayurini, kompleks Istana Bogor, Jumat (31/7). Foto: Twitter/@jokowi

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan Hari Raya Idul Adha pada Jumat (31/7). Kepala Negara mengajak masyarakat berkorban dengan mengurangi pertemuan fisik dan perjalanan.

"Idul Adha 2020 datang saat kita diuji dengan pandemi global COVID-19. Setiap kita berkorban dengan mengurangi pertemuan fisik dan perjalanan," tulis Presiden Jokowi ssbagaimana dilansir dari unggahan Twitter-nya, Jumat (31/7).

Baca Juga

Lonjakan Pengguna Jalan Tol saat Libur Idul Adha Sampai 39 Persen

Ia menyebut, masyarakat dituntut lebih peduli kepada sesama dan lebih mendekat ke keluarga.

"Semoga ujian pandemi ini segera berlalu," tutup Presiden Jokowi.

Jokowi dan Ibu Negara Iriana melaksanakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah di halaman kediamannya, Wisma Bayurini, kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pagi tadi.

Ia dikawal anggota Paspampres. Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, tampak hadir dalam gelaran shalat tersebut.

Dalam pelaksanaan Salat Idul Adha kali ini, yang bertindak selaku khatib dan imam adalah Ketua DKM Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Muhammadun.

Dalam khotbah, Muhammadun yang sehari-harinya bertugas sebagai anggota tim pengamanan internal Istana Kepresidenan Bogor menyampaikan tema, yakni "Berkorban Ialah Pesan Kehidupan Nabi Ibrahim".

Baca Juga

Idul Adha, Pengguna KRL Membludak hingga Tembus 360 Ribu Orang

Dia menyampaikan, berkorban merupakan pesan yang didapat dari kehidupan Nabi Ibrahim. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu dari pesan dan ajaran Nabi Ibrahim tersebut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Jateng Ingatkan Penjemputan Ba'asyir Tidak Timbulkan Kerumunan
Indonesia
Polda Jateng Ingatkan Penjemputan Ba'asyir Tidak Timbulkan Kerumunan

Terpidana kasus terorisme selama 15 tahun dan mendapatkan remisi 55 bulan, Abu Bakar Ba'asyir dipastikan akan bebas murni dari Lapas Gunung Sindur.

Menangnya Rachmawati Soekarnoputri di MA Tak Punya Impikasi Yuridis ke Jokowi
Indonesia
Menangnya Rachmawati Soekarnoputri di MA Tak Punya Impikasi Yuridis ke Jokowi

Hasil sengketa Pilpres 2019 yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) sudah final

Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Fokus Selidiki Keterangan Polisi
Indonesia
Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Fokus Selidiki Keterangan Polisi

Pengusutan dugaan pelanggaran HAM dalam kasus penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) terus berlangsung.

Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan, Kok Tega Ya?
Indonesia
Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan, Kok Tega Ya?

Seharusnya, kata Obon, Jokowi menerbitkan Perpres yang berisi pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan

Kawin Kontrak Marak di Puncak, DPRD: Perbaiki Sistem Pendidikan
Indonesia
Kawin Kontrak Marak di Puncak, DPRD: Perbaiki Sistem Pendidikan

Kabupaten Bogor perlu melakukan investasi sumber daya manusia

Puan Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Komjen Listyo Jadi Kapolri
Indonesia
Puan Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Komjen Listyo Jadi Kapolri

DPR menggelar rapat paripurna tentang hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Seragam Satpam Bakal Berwarna Cokelat, Polri: Untuk Tumbuhkan Kebanggan
Indonesia
Seragam Satpam Bakal Berwarna Cokelat, Polri: Untuk Tumbuhkan Kebanggan

Satuan pengamanan atau satpam akan tampil dengan seragam berwarna cokelat layaknya kepolisian.

Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang
Indonesia
Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang

Penyemprotan desinfetan dilaksanakan guna mencegah adanya klaster baru penyebaran penyakit corona.

Banjir Jeneponto, Mobil Terserat Arus hingga Empat Warga Hilang
Indonesia
Banjir Jeneponto, Mobil Terserat Arus hingga Empat Warga Hilang

Banjir juga menyeret mobil mini bus dan enam rumah panggung rusak berat karena terseret arus dan akses jalan poros tertimbun material longsor.

Update COVID-19 Kamis (14/5): 16.006 Positif, 3.518 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (14/5): 16.006 Positif, 3.518 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 568 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto