Rawan Tertular COVID-19, Ojol dan Opang di Solo Ikuti Rapid Test Ratusan ojol dan opang jalani rapid test massal yang diadakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah kembali mengadakan rapid test massal untuk mencegah penularan virus corona. Rapid test massal kali ini menyasar driver ojek online (Ojol) dan ojek pangkalan (opang) baik roda dua dan roda empat.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengungkapkan total ada sebanyak 150 driver ojol dan opang dari roda dua serta empat yang menjalani rapid test massal yang diadakan di pendopo Balai Kota Solo. Rapid test tersebut DKK bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo.

Baca Juga

Terungkap, Asal Muasal Makam di Jalan Umum Pisangan Lama

"Jumlah ojol di Solo sangat banyak, sedangkan jumlah rapid test terbatas sehingga hanya cukup diambil sample saja. Kami lihat antusias mereka ikut rapid test massal sangat luar biasa," ujar Ning sapaan akrabnya, Rabu (17/6).

Ning mengakui awalnya juga melakukan rapid test pada ojol di Solo, tetapi tidak ada yang datang. Namun, setelah bekerjasama dengan Dishub Solo dan perusahaan ojol cabang di daerah mereka akhirnya datang mengikuti rapid test massal.

"Ya mudah-mudahan semuanya sahat. Rapid test kali ini khusus ojol berdomisili asli Solo," kata dia.

Ratusan ojol dan opang jalani rapid test massal yang diadakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6). (MP/Ismail)
Ratusan ojol dan opang jalani rapid test massal yang diadakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6). (MP/Ismail)

Ia mengatakan alasan ojol dan opang diharuskan mengikuti rapid test karena mereka adalah kelompok beresiko terpapar COVID-19. Dimana mereka setiap hari bertemu banyak orang dari luar daerah dalam jumlah banyak.

"Sebanyak 150 orang rapid test ini perinciannya 60 driver ojol dan opang roda empat dan 90 driver ojol dan opang roda dua," tutup dia.

Seorang driver Gojek, Burhanudin (38) mengapresiasi DKK Solo yang mengadakan rapid test massal. Sebagai driver ojol pasti punya rasa khawatir terpapar COVID-19.

Baca Juga

Ratusan Pedagang Pasar Baru Jalani Tes Swab COVID-19

"Kita tidak tahu ada penumpang OTG (Orang Tanpa Gejala) COVID-19. Dengan rapid test ini bisa mengetahui kondisi kesehatan driver," kata Burhan. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PN Jakarta Pusat Batalkan Rapat Sidang Pailit CNQC Mitra JO
Indonesia
PN Jakarta Pusat Batalkan Rapat Sidang Pailit CNQC Mitra JO

Rapat dalam persidangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) CNQC Mitra Joint Operation yang sedianya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/1), terpaksa dibatalkan.

Warga Medan Terkonfirmasi COVID-19 Diharap Mau Isolasi di Lokasi Isoter
Indonesia
Warga Medan Terkonfirmasi COVID-19 Diharap Mau Isolasi di Lokasi Isoter

Sigit juga mendorong Forkopimda Medan untuk menambah jumlah lokasi isoter

Warga Diminta Tidak Asal Klaim Obat Penyembuh COVID-19
Indonesia
Warga Diminta Tidak Asal Klaim Obat Penyembuh COVID-19

Sejauh ini vaksinasi masih diprioritaskan di daerah dengan populasi rentan, secara paralel mengejar cakupan nasional secara luas.

Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Pemda Harus Terapkan Aturan Karantina
Indonesia
Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Pemda Harus Terapkan Aturan Karantina

Pemerintah Pusat, harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agar informasinya tepat dan satu pintu.

Ditjen PAS: 124 Penghuni Lapas dan Rutan Positif COVID-19
Indonesia
Ditjen PAS: 124 Penghuni Lapas dan Rutan Positif COVID-19

Virus corona masuk ke lapas dan rutan lantaran adanya interaksi antara petugas dan narapidana (napi).

Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo
Indonesia
Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo

Presiden Jokowi meresmikan sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko.

Azis Syamsuddin dan Kader Golkar Disebut Setor Rp 3,6 Miliar ke AKP Robin
Indonesia
Azis Syamsuddin dan Kader Golkar Disebut Setor Rp 3,6 Miliar ke AKP Robin

Dalam surat dakwaan disebut pada awalnya sekitar Agustus 2020, Robin dimintai tolong Azis Syamsudin berdiskusi dengan Maskur Husain apakah bersedia mengurus kasus yang melibatkan Azis Syamsudin dan Aliza Gunado terkait penyelidikan KPK di Lampung Tengah.

KPK Duga Effendi Gazali Usulkan Vendor Bansos ke Anak Buah Juliari
Indonesia
KPK Duga Effendi Gazali Usulkan Vendor Bansos ke Anak Buah Juliari

KPK rampung memeriksa pengamat politik Effendi Gazali sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bansos) COVID-19.

Ruas Jalan Yang Disekat di Jakarta Diusulkan Ditambah
Indonesia
Ruas Jalan Yang Disekat di Jakarta Diusulkan Ditambah

Penyekatan jalan-jalan itu harus dilihat juga seberapa pentingnya. Hal ini yang menjadi pertimbangan untuk menutup yang sedang dikaji saat ini.

Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI
Indonesia
Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI

Namun, Awi tak menjelaskan secara detail ihwal penangkapan tersebut. Begitu pun dengan alasan penangkapan terhadap keempatnya.