Rawan Disalahgunakan, KPU Solo Bakar 8.237 Surat Suara Rusak KPU Solo, Jawa Tengah melakulan pemusnahan kertas suara kedua paslon Pilwakot Solo, Selasa (8/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah memusnahkan sebanyak 8.237 surat suara rusak pada Selasa (8/12). Pemusnahan dilakukan sebagai antisipasi adanya penyalahgunaan kertas suara rusak.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengatakan, pemusnahan kertas suara rusak ini menindak lanjuti aturan PKPU RI. Di mana pada aturan tersebut pada H-1 pilkada berlangsung, kertas suara rusak dan sisa kelebihan kertas suara harus dimusnahkan.

Baca Juga

Teken Pakta Integritas, Paslon Dilarang Rayakan Kemenangan dengan Konvoi

"Ada 8.237 surat suara rusak yang kami temukan saat dilakukan sortir. Kami musnahkan dengan cara membakarnya," kata dia.

Ia mengemukakan, dari hasil sortir 429.231 lembar surat suara, sebanyak 421.692 surat suara dinyatakan baik dan 8.237 surat suara dinyatakan rusak.

KPU Solo, Jawa Tengah melakulan pemusnahan kertas suara kedua paslon Pilwakot Solo, Selasa (8/12). (MP/Ismail)
KPU Solo, Jawa Tengah melakulan pemusnahan kertas suara kedua paslon Pilwakot Solo, Selasa (8/12). (MP/Ismail)

Kertas suara rusak disebabkan karena kertas terlipat, ada bercak hitam di kolom yang ada foto serta nama paslon, dan warna yang tidak merata atau buram.

"Kebanyakan kerusakan kertas suara karena di salah satu gambar tampak buram dan ada tanda titik disalah satu gambar paslon," kata dia.

Pemusnahan kertas suara rusak, kata dia, disaksikan langsung Bawaslu, dan Polresta Surakarta. Pemusnahan ini dilakukan sebagai antisipasi adanya penyalahgunaan kertas suara.

"Pemusnahan tidak hanya dilakukan di KPU. Dari pihak percetakan di Kabupaten Kudus juga memusnahkan 16 master atau bahan cetak kertas suara dan 8.626 kertas suara gagal cetak," tutup Nurul.

Diketahui, Pilwakot Solo pada 9 Desember diikuti dua paslon, yakni paslon nomor 01, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa diusung PDIP dan didukung sembilan parpol. Sedangkan paslon nomor 02, Bagyo Wahyono-FX Supardjo maju dari jalur independen. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Bawaslu Sebut Ada 1.023 Penyelenggara Pilkada yang Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pasien Corona Bertambah Jadi 69 Orang, Dua Diantaranya Balita
Indonesia
Pasien Corona Bertambah Jadi 69 Orang, Dua Diantaranya Balita

Jumlah itu didapat berdasarkan hasil tracing kontak atau pelacakan kontak dari pasien sebelumnya. Pasien tambahan pertama yang teridentifikasi adalah pasien nomor 35, perempuan 57 tahun, meninggal dunia.

Pemulung Temukan Bayi Laki-laki dalam Kondisi Hidup dan Dikerubungi Semut
Indonesia
Pemulung Temukan Bayi Laki-laki dalam Kondisi Hidup dan Dikerubungi Semut

Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan dikerubungi semut.

Jelang Natal, Polresta Surakarta Sterilisasi Belasan Gereja dan Larang Jemaat Bawa Tas
Indonesia
Jelang Natal, Polresta Surakarta Sterilisasi Belasan Gereja dan Larang Jemaat Bawa Tas

Jelang Natal, Polresta Surakarta melakukan sterilisasi gereja besar di Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/12).

Biden Sah Jadi Presiden Terpilih, Jaksa Agung AS Mundur
Dunia
Biden Sah Jadi Presiden Terpilih, Jaksa Agung AS Mundur

Para elector yang ditunjuk biasanya adalah pejabat partai atau tokoh terkemuka yang berjanji akan mewakili negara bagian untuk memberikan suara kepada Biden atau Trump.

Satgas COVID-19 Bawa Angin Segar untuk UMKM di Tengah Pandemi
Indonesia
Satgas COVID-19 Bawa Angin Segar untuk UMKM di Tengah Pandemi

Dari segi ekonomi, pemerintah akan menyiapkan agar daerah bisa melakukan pinjaman

KPK Dorong Sertifikasi 35.545 Aset Negara Senilai Rp29 Triliun
Indonesia
KPK Dorong Sertifikasi 35.545 Aset Negara Senilai Rp29 Triliun

KPK juga telah mendorong pemulihan aset baik di pusat maupun daerah senilai Rp51 triliun

Keputusan Jokowi Larang Warga Mudik Dinilai Tepat
Indonesia
Keputusan Jokowi Larang Warga Mudik Dinilai Tepat

Menurut Karyono, kebijakan larangan mudik memang terasa berat bagi masyarakat.

Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang
Indonesia
Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang

kejanggalan yang ditemukan penyidik kepolisian antara lain tidak terdeteksinya kegiatan penggalian Cai yang berlangsung selama delapan bulan oleh petugas Lapas

Calon Pengganti Idham Azis Diminta Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat Sipil
Indonesia
Calon Pengganti Idham Azis Diminta Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat Sipil

Terdapat beberapa perwira tinggi Polri dengan pangkat komisaris jenderal (bintang tiga) yang potensial untuk menjadi calon Kapolri pengganti Idham Aziz.

Bank Asal Korea Ambil Alih Bukopin, Bosowa Gugat OJK
Indonesia
Bank Asal Korea Ambil Alih Bukopin, Bosowa Gugat OJK

Gugatan tersebut telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dengan nomor perkara 480/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst, tertanggal 24 Agustus 2020.