Ravio Patra Ajukan Gugatan Praperadilan Salah satu tweet Ravio sebelum ditangkap polisi (@raviopatra)

MerahPutih.com - Aktivis Ravio Patra mengajukan praperadilan terkait penangkapanya oleh pihak kepolosian ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (3/6).

Ada sejumlah poin yang diajukan oleh Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus dalam praperadilan yang dilayangkan kali ini. Pertama adalah sah atau tidaknya penangkapan terhadap Ravio Patra pada Kamis (22/5) lalu.

Baca Juga

Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat

Selanjutnya adalah penggeledahan terhadap indekos Ravio yang berada di kawasan Jakarta Pusat dan penyitaan sejumlah barang-barang.

Kuasa Hukum Ravio dari Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus, Oky Wiratama menilai, penggeledahan di indekos Ravio oleh pihak Polda Metro Jaya tidak sah. Sebab, penggeledahan harus mendapat izin dari Pengadilan Negeri (PN) setempat dalam hal ini PN Jakarta Pusat.

"Ravio juga digeledah di kosannya dimana penggeledahannya tidak sah karena tidak ada surat izin penggeledahan dari PN setempat. Dimana itu di wilayah PN Jakarta Pusat karena kosan Ravio berada di wilayah Jakarta Pusat," kata Oky kepada wartawan, di PN Jakarta Selatan, Rabu (3/6).

Ravio Patra. Foto: FACEBOOK RAVIO PUTRA

Oky mengatakan, penggeledahan yang dilakukan di indekos Ravio dilakukan tanpa surat izin dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Nyatanya, hingga kini surat izin dari PN Jakarta Pusat tidak ada.

"Setelah itu pihak kepolisian seharusnya mendapat surat izin penggeledahan dari PN Jakpus tapi tidak ada," bebernya.

Soal penyitaan terhadap barang-barang pribadi Ravio, Oky punya jawaban lain. Menurutnya, penyitaam dua ponsel pintar dan dua laptop milik Ravio tidak relevan dalam perkara yang dituduhkan.

"Kenapa penyitaan, karena tidak lantaran ada barang-barang Ravio yang disita, tapi tidak relevan dengan tuduhan pada Ravio. Barangnya itu dua HP dan dua laptop. Jadi kami menilai banyak proses yang janggal dalam kasus Ravio ini," tutup Oky.

Diketahui, Gugatan praperadilan itu telah terdaftar di PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 63/PID/PRA/2020/PN.JKT.SEL tertanggal 3 Juni 2020.

Sebelumnya, Ravio Patra ditangkap pada Rabu (22/4) malam. Dia dituduh melakukan penghasutan agar publik melakukan penjarahan. Sesaat sebelum ditangkap, Ravio disebut sempat menerima telepon dari dua orang misterius berinisial AKBP HS dan Kol ATD.

Baca Juga

Hakim Nyatakan Pemerintah Bersalah karena Matikan Internet di Papua

Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus yang terdiri dari SAFEnet, YLBHI, LBH Jakarta, LBH Pers, KontraS, AMAR, ICW, Lokataru, AJAR, Amnesty International Indonesia, ICJR menduga WhatsApp milik Ravio telah diretas orang tak bertanggung jawab untuk menyebarkan pesan provokatif.

Berdasarkan informasi awal yang dapatkan pada Selasa, 22 April 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, Ravio Patra mengadu kepada SAFEnet kalau ada yang meretas WhatsApp miliknya. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rudy Usul ke Ganjar Pakai Asrama Haji Donohudan untuk Tempat Isolasi Mandiri
Indonesia
Rudy Usul ke Ganjar Pakai Asrama Haji Donohudan untuk Tempat Isolasi Mandiri

Saya sudah kirim surat sebanyak tiga kali pada Gubernur (Ganjar) agar menjadikan Asrama Haji Donohudan sebagai tempat isolasi mandiri pasien COVID-19," ujar Rudy p

Saat Ditangkap, Munarman Sudah Jadi Tersangka
Indonesia
Saat Ditangkap, Munarman Sudah Jadi Tersangka

Ramadhan juga mengungkapkan alasan mengapa Munarman ditutup mata dan diborgol

Besok Ridwan Kamil Hadiri Undangan Bareskrim Soal Kerumunan Rizieq di Bogor
Indonesia
Besok Ridwan Kamil Hadiri Undangan Bareskrim Soal Kerumunan Rizieq di Bogor

Undangan Bareskrim Polri bukan untuk pemeriksaan

Pentolan FPI Susul Rizieq Shihab Ditahan Karena Pelanggaran Prokes
Indonesia
Pentolan FPI Susul Rizieq Shihab Ditahan Karena Pelanggaran Prokes

Tujuh tersangka yang ditahan karena pelangaran protokol kesehatan adalah Rizieq Shihab, Haris Ubaidillah, Ali bin Alwi Alatas, Maman Suryadi, Sobri Lubis, Idrus dan Hanif Alatas.

Ini Kunci Sukses Vaksinasi Versi Epidemolog Matematika ITB
Indonesia
Ini Kunci Sukses Vaksinasi Versi Epidemolog Matematika ITB

Saat ini, jumlah vaksin yang tersedia sangat terbatas. Sebagai contoh Jawa Barat yang jatahnya baru 97 ribuan vaksin COVID-19. Sedangkan kebutuhan vaksin Jawa Barat sekitar 33,5 juta.

Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja
Indonesia
Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja

Draf tersebut hasil rekomendasi Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Hukum Muhammadiyah se-lndonesia.

Alasan Pemerintah Perpanjang Pengetatan Masa Larangan Mudik
Indonesia
Alasan Pemerintah Perpanjang Pengetatan Masa Larangan Mudik

Latar belakang dari perpanjangan masa pengetatan, yaitu karena adanya peningkatan kasus positif COVID-19 di hampir semua provinsi di Sumatera.

Kapolri Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Lancar
Indonesia
Kapolri Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Lancar

serangkaian kegiatan ibadah Kamis Putih, Jumat Agung dan persiapan Paskah semuanya berjalan dengan baik. Seperti di Menado dan Nusa Tenggara Timur.

TNI AL Kerahkan 7 Kapal Cari Sriwijaya Air
Indonesia
TNI AL Kerahkan 7 Kapal Cari Sriwijaya Air

TNI AL juga menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 di KRI Bontang yang posisinya bersandar dermaga JICT Jakarta, armada ini juga siap dukung Operasi SAR.