Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah masyarakat bantaran sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang sibuk menjaring ikan di bendungan pintu air 10, senin, (5/2). Akibat curah hujan yang tinggi sejak minggu (4/2) di kedua hulu sungai Cisadane yaitu Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Bogor, menyebabkan ketinggian air sungai Cisadane naik. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Seorang warga sekitar bantara sungai Cisadane tengah menjaring ikan di bendungan pintu air 10 Kota Tangerang, sungai yang mengalir dari hulu ke hilir sepanjang 137,8 Kilometer hingga laut Jawa diawal tahun 2018 membawa berkah tersendiri untuk masyarakat bantaran sungai. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Ketika masyarakat Ibukota DKI Jakarta waspada akan air kiriman dari Bogor yang dapat menyebabkan banjir. Namun kekhawatiran tersebut tidak dirasakan warga bantaran sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang, para warga malah menyambut air kiriman dari Bogor dengan sukacita. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Masyarakat bantaran sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang sejak pukul 11 siang sibuk menjaring ikan disekitar bendungan pintu air 10, pasalnya air kiriman dari Bogor tidak hanya membawa sampah namun juga menggiring gerombolan ikan air tawar yang banyak. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Dengan bermodalkan jaring ikan dan wadah plastik untuk menempatkan ikan hasil tangkapan, menurut masyarakat bantaran sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang tradisi tersebut sering disebut "ngojai", dimana warga sekitar sungai berbondong-bondong menjaring ikan saat ketinggian air kiriman naik. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Hasil tangkapan jaring masyarakat sekitar bantaran sungai Cisadane berupa sejumlah jenis ikan air tawar seperti, ikan tawas, ikan mujair dan ikan baung yang merupakan jenis ikan khas sungai Cisadane. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Seringnya hasil tangkapan ikan saat tradisi "ngojai" masyarakat bantaran sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang untuk dimasak sendiri, namun jika hasil tangkapan melebihi 10 Kg para warga biasanya menjual dengan harga yang sangat murah. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kredit : rizkifitrianto