Ratusan WNI Karantina di Natuna Sehat, Menkes: Ini Berkat Doa Rakyat Indonesia Menkes Terawan Agus Putranto (Foto: antaraews)

MerahPutih.Com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan warga negara Indonesia (WNI) yang menjalani observasi kesehatan di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau dalam kondisi sehat.

Menurut Terawan, 238 orang itu dipastikan negatif virus corona atau sekarang resmi dinamai COVID-19 oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) setelah hampir dua pekan dipantau kesehatannya.

Baca Juga:

Faktor Birokrasi Jadi Biang Lambannya Deteksi Virus Corona di Indonesia

“Karena doa dari seluruh rakyat Indonesia,” kata Terawan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/) pagi.

Ia mengatakan, observasi kesehatan terakhir dilakukan besok, Sabtu (15/2) jam 12.00. Setelah itu akan dilakukan upacara pelepasan di Natuna. Sejumlah pejabat termasuk Menkes akan hadir untuk melepaskan mereka.

Menkes Terawan pastikan WNI di Natuna negatif virus corona
Menkes Terawan Agus Putranto pastikan tidak ada penderita virus corona di Indonesia (Foto: antaranews)

“Besok pagi saya ke sana. Ikut menyiapkan dan melepaskan mereka. Kita akan melihat bagaimana haru birunya mereka bahagia. Apalagi kalau keluarganya yang menerima, apalagi masyarakat yang menerima,” kata dia.

Setelah upacara pelepasan di Natuna, rombongan WNI akan dipulangkan lewat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka diperkirakan tiba di Halim sekitar pukul 16.00 WIB. Panglima TNI telah menyiapkan pesawat berjumlah 4 unit dengan jadwal penerbangan antara pukul 13.00-14.00 WIB.

Masing-masing perwakilan dari tiap daerah telah dikoordinasikan untuk mendampingi proses penjemputan di Bandara Halim Perdanakusuma. Setibanya di Jakarta, tiap WNI sudah dibekali tiket komersial untuk pulang ke kampung halamannya.

Baca Juga:

Warga Tiongkok Terpapar Virus Corona Sepulang dari Bali, Pemerintah Lakukan Penyelidikan

Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, kalau pun WNI ini belum ingin langsung pulang ke kampung halamannya besok, pemerintah juga sepakat memberikan bantuan biaya penginapan dan transportasi untuk memudahkan mereka.

Total yang menjalani masa observasi adalah 285 orang. Sebanyak 238 orang ialah WNI, dan 1 orang WNA (suami WNI) yang dievakuasi dari Wuhan pada Minggu (2/2/2020). Sisanya adalah tim penjemput ke Wuhan, seperti TNI dan kru Batik Air serta tenaga kesehatan. Mereka semua diketahui berasal dari 29 provinsi di Indonesia. Paling banyak berasal dari Jawa Timur.(Knu)

Baca Juga:

INTI Galang Dana dan Doa Bersama untuk Warga Wuhan yang Terpapar Virus Corona



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH